News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pramono Anung Sentil Skandal Foto AI di JAKI, Peringatkan Pasukan Kuning Jangan Manipulasi Laporan

Pramono Anung soroti kasus foto AI di JAKI, tegaskan larangan manipulasi laporan dan ancam pecat petugas yang melanggar.
Selasa, 14 April 2026 - 17:45 WIB
Gubernur Jakarta Pramono Anung
Sumber :
  • Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyoroti polemik laporan warga yang dijawab menggunakan foto hasil manipulasi artificial intelligence (AI) dalam aplikasi Jakarta Kini (JAKI). Pernyataan tegas itu disampaikan langsung di hadapan Pasukan Kuning Dinas Bina Marga dalam agenda silaturahmi dan Halal Bihalal di Jakarta Timur, Selasa (14/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Pramono menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme petugas lapangan, terutama dalam menangani aduan masyarakat yang masuk melalui sistem resmi pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tegaskan SOP, Jangan Tunggu Viral Baru Bergerak

Di awal sambutannya, Pramono mengingatkan seluruh Pasukan Kuning agar tetap berpegang pada standar operasional prosedur (SOP) dalam menjalankan tugas sehari-hari. Ia menegaskan, pekerjaan di lapangan tidak boleh bergantung pada viral atau tidaknya suatu laporan di media sosial.

Menurutnya, setiap petugas memiliki tanggung jawab langsung terhadap wilayah kerjanya, tanpa harus menunggu tekanan publik.

“Jangan selalu bekerja karena ada komplain atau karena viral. Saudara bertanggung jawab terhadap tugas masing-masing,” ujar Pramono.

Pernyataan ini menjadi penegasan bahwa pelayanan publik harus berjalan konsisten, bukan reaktif terhadap tren atau tekanan media sosial.

Singgung Kasus Foto AI, Minta Tak Terulang

Dalam arahannya, Pramono secara khusus menyinggung kasus yang sempat mencuat, yakni laporan warga yang dijawab dengan foto hasil rekayasa AI oleh oknum petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

Ia mengingatkan Pasukan Kuning agar tidak meniru tindakan tersebut yang dinilai mencederai kepercayaan publik.

“Jangan sampai terulang seperti yang terjadi di pasukan lain kemarin. Karena ketidakmampuan, sampai dimanipulasi. Itu tidak boleh terjadi di sini,” tegasnya.

Kasus manipulasi ini menjadi perhatian serius Pemprov DKI Jakarta karena menyangkut akurasi laporan dan transparansi pelayanan kepada masyarakat.

Pemprov Siapkan Langkah Tegas dan Evaluasi Menyeluruh

Sebagai tindak lanjut dari kasus tersebut, Pramono memastikan akan mengambil langkah konkret. Salah satunya adalah mengumpulkan seluruh petugas PPSU yang terlibat dalam sistem JAKI dalam forum khusus di Balai Kota.

Langkah ini bertujuan untuk memberikan pembinaan sekaligus evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelaporan dan respons petugas di lapangan.

“Minggu depan semua PPSU dan yang berkaitan dengan JAKI akan kita kumpulkan dalam Town Hall,” kata Pramono sebelumnya.

Forum tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperbaiki sistem sekaligus menegaskan kembali standar kerja yang harus dipatuhi seluruh petugas.

Ancaman Pemecatan Tanpa Kompromi

Tak hanya sebatas evaluasi, Pramono juga melontarkan peringatan keras. Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi bagi petugas yang terbukti melakukan manipulasi laporan, termasuk penggunaan foto AI yang tidak sesuai fakta di lapangan.

Menurutnya, tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius yang dapat merusak kredibilitas pemerintah daerah.

“Saya tegaskan, siapa pun yang melakukan itu lagi, tidak ada maaf. Langsung diberhentikan,” ujarnya.

Pramono juga menegaskan bahwa penindakan akan berlaku tanpa pandang lokasi atau wilayah kerja. Baik di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, maupun wilayah lainnya, aturan akan ditegakkan secara konsisten.

JAKI dan Tantangan Digitalisasi Layanan Publik

Kasus ini menjadi catatan penting dalam implementasi digitalisasi layanan publik di Jakarta. Aplikasi JAKI yang selama ini menjadi andalan warga untuk menyampaikan aduan, kini dihadapkan pada tantangan integritas data dan kejujuran pelaporan.

Penggunaan teknologi seperti AI sejatinya dapat membantu efisiensi, namun jika disalahgunakan justru berpotensi menimbulkan masalah baru.

Pemprov DKI Jakarta menilai bahwa transformasi digital harus diiringi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta pengawasan ketat.

Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Polemik ini juga berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap sistem pelaporan pemerintah. Respons yang tidak sesuai fakta dapat menimbulkan kekecewaan dan menurunkan partisipasi warga dalam menyampaikan aduan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, Pramono menegaskan bahwa integritas menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas pelayanan publik.

Ia berharap seluruh jajaran, termasuk Pasukan Kuning dan PPSU, dapat mengambil pelajaran dari kasus tersebut dan memperbaiki kinerja ke depan. (saa/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 19 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 19 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Sabtu, 19 September 2026, membawa energi yang sangat dinamis untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi
Polda Metro Geledah 9 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Pekerjaan Alat Konstruksi, Barang Bukti Dokumen-Buku Tabungan Bisnis Disita

Polda Metro Geledah 9 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Pekerjaan Alat Konstruksi, Barang Bukti Dokumen-Buku Tabungan Bisnis Disita

Penyidik Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggeledah sembilan lokasi di sejumlah wilayah dalam pengusutan perkara dugaan korupsi proyek pekerjaan alat konstruksi
Gerak Cepat! Polisi Tangkap Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Kronologi dan Motif Masih Didalami

Gerak Cepat! Polisi Tangkap Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Kronologi dan Motif Masih Didalami

Tim Opsnal Subdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat meringkus seorang pria berinisial R (44) yang melakukan dugaan penganiayaan yakni menendang seorang perempuan di Mal Senayan City
Karma Doan Van Hau, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Itu Resmi Dicoret dari Timnas Vietnam Buat FIFA ASEAN Cup 2026

Karma Doan Van Hau, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Itu Resmi Dicoret dari Timnas Vietnam Buat FIFA ASEAN Cup 2026

Doan Van Hau dipastikan tidak memperkuat Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026. Bek kiri tersebut tidak masuk dalam skuad terbaru The Golden Star.
Kasus Onyo Jadi Sorotan, Ruben Onsu Ungkap Peran Putranya dalam Keluarga, Hidup Bersama dengan Nilai Toleransi

Kasus Onyo Jadi Sorotan, Ruben Onsu Ungkap Peran Putranya dalam Keluarga, Hidup Bersama dengan Nilai Toleransi

Ruben Onsu sebagai ayah merasa bersyukur atas kehadiran Betrand Peto. Ia merasa, kehadirannya melengkapi keluarga kecilnya. Dia juga berbakat penuh talenta.
Ballon d'Or 2026 Memanas: Kane, Mbappé dan Lionel Messi Bersaing, Voting Ditutup 28 September

Ballon d'Or 2026 Memanas: Kane, Mbappé dan Lionel Messi Bersaing, Voting Ditutup 28 September

Persaingan Ballon d'Or 2026 semakin memanas setelah 30 finalis diumumkan, dengan nama-nama seperti Harry Kane, Kylian Mbappé, dan Lionel Messi menjadi sorotan.

Trending

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK sedang melakukan penelusuran pasca rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp langsung membuat gebrakan setelah resmi menangani Timnas Jerman. Pelatih anyar Die Mannschaft tersebut memanggil 44 pemain untuk UEFA Nations League.
Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Pengusaha kuliner di Yogyakarta mengungkap pengalaman pahitnya saat membuka usaha foodtruck di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid).
Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Sejumlah berita jadi perhatian pembaca tvOnenews.com, Rabu (16/9), mulai dari kasus wanita ditendang saat mengantre Baso A Fung hingga rekor baru Lionel Messi.
Polsek Mampang Bongkar Kendali Peredaran Narkoba dari Lapas

Polsek Mampang Bongkar Kendali Peredaran Narkoba dari Lapas

Unit Reskrim Polsek Mampang Prapatan menangkap seorang pengedar sekaligus pengguna narkotika jenis sabu yang diduga dikendalikan oleh seseorang yang berada di lembaga pemasyarakatan (lapas).
8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 pemain Timnas Indonesia terancam dicoret pelatih Timnas Indonesia, John Herdman karena cedera jelang FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk Jay Idzes dan Mees Hilgers.
Masih Ingat Istri Joni Iskandar? Dulu Keberatan Suaminya Ditembak Polisi, Kini Ditangkap Imbas Edarkan Narkoba

Masih Ingat Istri Joni Iskandar? Dulu Keberatan Suaminya Ditembak Polisi, Kini Ditangkap Imbas Edarkan Narkoba

Apriliani Niken Pratiwi, istri Joni Iskandar, residivis curanmor & narkotika yang pernah protes suami ditembak polisi kini ditangkap akibat peredaran narkoba.
Selengkapnya

Viral