News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BPS Temukan 16 Ribu PNS hingga TNI-Polri Terdaftar PBI JKN, Data Penerima Subsidi Disisir Ulang

BPS temukan 16 ribu PNS, TNI, dan Polri masuk daftar PBI JKN. Data penerima subsidi kesehatan disisir ulang untuk pastikan tepat sasaran.
Rabu, 15 April 2026 - 16:14 WIB
Dalam memberikan perlindungan jaminan kesehatan di Indonesia, negara hadir melalui Program JKN.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com— Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap temuan mengejutkan dalam proses verifikasi data penerima bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN). Sebanyak 16.103 individu yang berstatus sebagai aparatur negara dan pegawai perusahaan milik pemerintah tercatat masih masuk dalam daftar penerima subsidi kesehatan.

Temuan ini menjadi sorotan karena kelompok tersebut secara aturan tidak berhak menerima bantuan iuran dari negara. Status pekerjaan sebagai PNS, TNI, Polri, hingga pegawai BUMN dan BUMD seharusnya telah menjamin kepesertaan asuransi kesehatan secara mandiri melalui skema yang berlaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

16 Ribu Abdi Negara Masuk “Negative List”

Wakil Kepala BPS, Sonny Hari Budiutomo, menjelaskan bahwa belasan ribu individu tersebut masuk dalam kategori “negative list” atau daftar yang tidak layak menerima subsidi.

Hal ini terungkap setelah dilakukan penyisiran data secara menyeluruh terhadap peserta PBI JKN yang sebelumnya dinonaktifkan oleh pemerintah.

“Dari total data yang kami sisir, terdapat 16.103 individu yang sebenarnya masuk daftar negatif,” ujar Sonny dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IX DPR, Rabu (15/4/2026).

Kelompok ini terdiri dari:

  • Pegawai Negeri Sipil (PNS)

  • Anggota TNI dan Polri

  • Pegawai BUMN dan BUMD

Keberadaan mereka dalam daftar penerima bantuan menandakan masih adanya ketidaktepatan dalam sistem pendataan subsidi kesehatan nasional.

Hasil Penyisiran dari 11 Juta Data PBI JKN

Temuan tersebut merupakan bagian dari proses ground check atau pengecekan lapangan terhadap sekitar 11 juta data peserta PBI JKN yang telah dinonaktifkan pemerintah.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan iuran benar-benar tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat prasejahtera yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 5 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

BPS menegaskan bahwa validasi data menjadi krusial mengingat besarnya anggaran negara yang dialokasikan untuk subsidi kesehatan.

Ratusan Ribu Data Lain Juga Bermasalah

Selain temuan 16 ribu abdi negara, BPS juga mengidentifikasi ratusan ribu data lain yang dinilai tidak sesuai atau perlu diperbaiki.

Berikut rinciannya:

  • 254.443 individu di kelompok ekonomi bawah tetap dinonaktifkan

  • 72.226 orang tercatat telah meninggal dunia

  • 126.113 orang telah beralih menjadi peserta mandiri

  • 28 kasus penyalahgunaan bantuan, termasuk untuk aktivitas seperti judi online dan pinjaman online

Temuan ini menunjukkan bahwa persoalan ketidaktepatan data tidak hanya terjadi pada kelompok mampu, tetapi juga pada aspek administratif dan perubahan status peserta.

Validasi Data Tahap Kedua Masih Berjalan

Saat ini, BPS bersama Kementerian Sosial terus melanjutkan proses validasi lapangan tahap kedua. Tahapan ini akan mencakup jutaan data tambahan guna memastikan akurasi sistem secara menyeluruh.

Sekitar 8,8 juta data individu dijadwalkan untuk melalui proses ground check lanjutan.

Langkah ini diharapkan mampu menghasilkan basis data tunggal yang lebih akuntabel dan transparan, sekaligus mengurangi potensi kebocoran anggaran subsidi.

Pentingnya Akurasi Data untuk Keadilan Sosial

Pembersihan data PBI JKN menjadi langkah penting dalam menjaga keadilan distribusi bantuan sosial. Subsidi kesehatan seharusnya hanya diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, bukan kepada mereka yang telah memiliki jaminan finansial dan pekerjaan tetap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketidaktepatan data tidak hanya berpotensi merugikan negara dari sisi anggaran, tetapi juga mengurangi hak masyarakat miskin yang seharusnya menjadi prioritas utama.

Dengan penyisiran dan validasi yang terus dilakukan, pemerintah berupaya memastikan bahwa program JKN berjalan lebih tepat sasaran, efisien, dan berkeadilan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Michael Carrick Bicara soal Kemungkinan Manchester United Catat Kemenangan dengan Clean Sheet Kontra Como

Michael Carrick Bicara soal Kemungkinan Manchester United Catat Kemenangan dengan Clean Sheet Kontra Como

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, berbicara jelang menghadapi Como di Liga Champions. Dia menyadari bahwa kemenangan meyakinkan dengan clean sheet adalah hal yang dibutuhkan olehnya.
Bingung Mengatur Uang Bulanan? 5 Prompt ChatGPT Ini Bisa Bantu Rekap Keuangan

Bingung Mengatur Uang Bulanan? 5 Prompt ChatGPT Ini Bisa Bantu Rekap Keuangan

Prompt berikut ini bisa dimanfaatkan oleh pengguna untuk membantu rekap pengeluaran uang bulanan melalui platform artificial intelligence (AI) seperti ChatGPT.
Bukti Lolos Liga Champions, Bos Como 1907 Mirwan Suwarso Akui Cesc Fabregas Lawan Kemustahilan

Bukti Lolos Liga Champions, Bos Como 1907 Mirwan Suwarso Akui Cesc Fabregas Lawan Kemustahilan

Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso mengakui keberhasilan tim untuk menembus Liga Champions menjadi bukti bahwa pelatih Como 1907, Cesc Fabregas mampu menjalankan visi dan misi dari proyek jangka panjang Como. 
Kronologi Suara Ashilla Sikado Dipakai di Film AIN Netflix Tanpa Izin, PH Akui Ada Kesalahan Pascaproduksi

Kronologi Suara Ashilla Sikado Dipakai di Film AIN Netflix Tanpa Izin, PH Akui Ada Kesalahan Pascaproduksi

Konten kreator Ashilla Sikado menjadi sorotan setelah menemukan rekaman suaranya digunakan sebagai latar audio dalam film Indonesia AIN yang tayang di Netflix.
Pelaku Pembunuhan Bharatu Valdo Akui Kesalahan dan Sadar Membunuh Rekan Kerja, Disangkakan Pasal Pembunuhan Berencana

Pelaku Pembunuhan Bharatu Valdo Akui Kesalahan dan Sadar Membunuh Rekan Kerja, Disangkakan Pasal Pembunuhan Berencana

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan pelaku pembunuhan Bharatu Valdo disangkakan dengan pasal pembunuhan berencana. Dalam hal ini pelaku telah menyerahkan diri pascamelancarkan aksinya.
7 Atlet Panjat Tebing Indonesia Tampil di World Climbing Series Santiago 2026, Ini Daftarnya

7 Atlet Panjat Tebing Indonesia Tampil di World Climbing Series Santiago 2026, Ini Daftarnya

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) kembali mengirimkan para atlet terbaiknya untuk mengikuti series terakhir World Climbing Series Santiago 2026.

Trending

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Sempat dipanggil ke skuad Hong Kong untuk ajang FIFA, nama pemain keturunan ini tiba-tiba muncul di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menerbitkan keputusan pengangkatan Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi untuk sisa masa jabatan 2025–2030.
Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi resmi meluncurkan Pajero terbaru di Thailand dan menyiapkan ekspansi ke 100 negara. Lantas, kapan SUV legendaris ini akhirnya dijual di Indonesia?
Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Sosok ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yakni Briptu Asky Rizal Toding menjadi sorotan setelah aksi arogannya yang menyenggol mahasiswa dalam demo karhutla.
Jadwal KRL Hari Ini 21 Oktober 2026 Rute Nambo-Jakarta Kota

Jadwal KRL Hari Ini 21 Oktober 2026 Rute Nambo-Jakarta Kota

Simak jadwal KRL hari ini 21 Oktober 2026 rute Nambo-Jakarta Kota. Ada 16 perjalanan dari yang paling pagi pukul 04:55 WIB.
Respons Cesc Fabregas usai Diminta Gantikan Michael Carrick untuk Latih Manchester United

Respons Cesc Fabregas usai Diminta Gantikan Michael Carrick untuk Latih Manchester United

Pelatih Como, Cesc Fabregas, berbicara tentang perbandingan dirinya dengan Michael Carrick. Sang juru taktik Manchester United sedang berada dalam tekanan dahsyat jelang duel di Liga Champions.
Empat Agenda Perubahan Prabowo-Gibran Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Bangsa

Empat Agenda Perubahan Prabowo-Gibran Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Bangsa

BEM PTNU Se-Nusantara secara terbuka memberikan apresiasi atas empat agenda perubahan yang dijalankan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 
Selengkapnya

Viral