News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Tengah Kasus Pelecehan Seksual FH UI Mencuat, Mahasiswa ITB Nyanyikan Lagu  ‘Erika’ Diduga Lecehkan Perempuan

Di tengah ramainya kasus dugaan pelecehan seksual dilakukan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Kini Mahasiswa HMT-ITB turut terseret
Kamis, 16 April 2026 - 15:35 WIB
Himpunan Mahasiswa Tambang ITB dinilai nyanyikan lagu mengandung unsur pelecehan seksual
Sumber :
  • X @IPOOPBASED

tvOnenews.com - Di tengah ramainya kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Kini mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) turut terseret lantaran menyanyikan lagu bermuatan pelecehan seksual.

Telah viral di media sosial, Himpunan Mahasiswa Tambang (HMT) Institut Teknologi Bandung (ITB) menyanyikan lagu berjudul ‘Erika’.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lagu Erika yang dinyanyikan Orkes Semi Dangdut (OSD) HMT ITB ini menjadi sorotan lantaran terdapat lirik yang dinilai bermuatan pelecehan terhadap perempuan.

Video berdurasi 3 menit 55 detik ini diunggah oleh akun X @IPOOPBASED pada Senin, (13/4/2026).

Dalam video tersebut, tampak suasana meriah yang diramaikan oleh mahasiswa laki-laki dan perempuan berjoget bersama di atas panggung mengikuti irama lagu.

Namun, publik tertuju pada penggalan lirik lagu yang dinilai tidak pantas.

“Erika buka celana… Diam-diam main gila… Sambil bawa botol fanta… Siapa mau boleh coba…” bunyi lirik lagu berjudul ‘Erika’ itu.

Viral Lagu Erika Berbau Pelecehan Terhadap Perempuan HMT ITB Minta Maaf
Viral Lagu Erika Berbau Pelecehan Terhadap Perempuan HMT ITB Minta Maaf
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

Setelah video tersebut viral di media sosial, Himpunan Mahasiswa Tambang ITB seketika diserbu netizen.

Sebagian besar publik berpendapat bahwa mahasiswa yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi seharusnya mencerminkan nilai-nilai akademis, terlebih sebuah Himpunan Mahasiswa.

Menanggapi ramainya kritik netizen di media sosial, Himpunan Mahasiswa Tambang Institut Teknologi Bandung (HMT-ITB) secara resmi menyampaikan permohonan maaf.

Permohonan maaf itu disampaikan melalui akun instagram resmi HMT-ITB, @yudhabumi yang menyatakan pihaknya menyadari sensitifitas isu pelecehan seksual di ruang publik serta menyampaikan rasa empati khususnya terhadap perempuan.

Selain itu pihaknya juga menjelaskan bahwa Orkes Semi Dangdut HMT-ITB (OSD) merupakan salah satu unit kegiatan yang berdiri sejak tahun 1970-an. Sementara lagu berjudul ‘Erika’ dibuat pada tahun 1980-an.

“Kami menyadari bahwa ini merupakan suatu kelalaian untuk tetap menampilkan lagu tersebut dengan perkembangan norma sosial dan kesusilaan di masyarakat dewasa ini,” tulis HMT-ITB pada akun Instagram @yudhabumi.

Secara tegas, HMT-ITB mengakui bahwa konten dalam penampilan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai yang seharusnya dijunjung oleh lingkungan akademik dan organisasi kemahasiswaan.

“HMT-ITB dengan tegas menyatakan bahwa kami tidak membenarkan segala bentuk tindakan yang merendahkan martabat individu atau kelompok manapun,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Unggahan yang kini mendapatkan 9.009 likes dan telah dibagikan oleh 3.241 pengguna Instagram ini menimbulkan beragam reaksi dari netizen.

Sebagian besar mempertanyakan kesadaran dari para mahasiswa tersebut, mengingat lagu ini telah diciptakan sejak lama.

“Kok baru sekarang sadarnya? Kok tunggu viral dulu baru sadar? Masa ego untuk meneruskan ‘tradisi’ lebih tinggi dari urgensi untuk menaikkan standar moral himpunannya,” tulis seorang netizen.

“Dari tahun 1980-2026 nggak pernah sadar kalau itu lagu rusak?” ujar salah satu netizen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kak, aku sebagai perempuan yang baca lirik lagunya ngerasa sakit hati banget lho,” kata netizen lain.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemerintah Siapkan Skema Khusus Bereskan Utang KCIC, Purbaya: APBN Belum Tentu Dipakai

Pemerintah Siapkan Skema Khusus Bereskan Utang KCIC, Purbaya: APBN Belum Tentu Dipakai

Menkeu Purbaya mengatakan keputusan mengenai penanganan KCIC pada dasarnya telah ditetapkan Presiden. Pemerintah punya skema penyelesaian tanpa membebani APBN.
Wamenlu Pastikan Tidak Ada WNI Terdampak Serangan Konflik Israel-Iran

Wamenlu Pastikan Tidak Ada WNI Terdampak Serangan Konflik Israel-Iran

Wamenlu Arrmanatha Nasir memastikan sampai saat ini tidak ada WNI yang terdampak konflik maupun serangan antara Israel dan Iran.
Terungkap! Motif Pria Aniaya dan Sekap Pacar di Bekasi: Cemburu, Tuduh Korban Punya Pacar Lain

Terungkap! Motif Pria Aniaya dan Sekap Pacar di Bekasi: Cemburu, Tuduh Korban Punya Pacar Lain

Polisi mengungkap motif penganiayaan dan penyekapan wanita berinisial TS yang terjadi di kontrakan di Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. 
Resmi! Persija Jakarta Pertahankan Gelandang Brasil Fabio Calonego hingga Dua Musim ke Depan

Resmi! Persija Jakarta Pertahankan Gelandang Brasil Fabio Calonego hingga Dua Musim ke Depan

Persija Jakarta memastikan salah satu pemain asing andalannya tetap bertahan untuk menghadapi musim 2026/2027. Gelandang asal Brasil, Fabio Calonego, resmi melanjutkan kebersamaannya bersama Macan Kemayoran setelah mencapai kesepakatan kontrak baru.
Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Wanita di Bekasi, Pelaku Utama Masih Diburu

Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Wanita di Bekasi, Pelaku Utama Masih Diburu

Polisi meringkus satu pelaku penganiayaan dan penyekapan wanita berinisial TS yang terjadi di kontrakan, Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. 
Di KPPD Lemhannas, Wamendagri Wiyagus Ajak Kepala Daerah Bangun Kemitraan Strategis

Di KPPD Lemhannas, Wamendagri Wiyagus Ajak Kepala Daerah Bangun Kemitraan Strategis

Wamendagri Akhmad Wiyagus menegaskan kepala daerah harus mampu mengorkestrasi seluruh sumber daya pembangunan secara optimal untuk menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata.

Trending

19 Tahun yang Lalu Digendong, Kini Lionel Messi Lawan Lamine Yamal di Final Piala Dunia Argentina Vs Spanyol

19 Tahun yang Lalu Digendong, Kini Lionel Messi Lawan Lamine Yamal di Final Piala Dunia Argentina Vs Spanyol

Lionel Messi dan Lamine Yamal dipastikan saling berhadapan saat Argentina menghadapi Spanyol di partai puncak, Senin (21/7/2026), tetapi ternyata keduanya pernah bertemu jauh sebelum menjadi lawan di final Piala Dunia.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris Tantang Sang Juara Bertahan Argentina di Babak Semifinal

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris Tantang Sang Juara Bertahan Argentina di Babak Semifinal

Link Live Streaming Piala Dunia 2026, Kamis 16 Juli, laga semifinal antara Inggris menghadapi Argentina di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pukul 02.00 WIB.
Blunder Taktik Thomas Tuchel Kubur Mimpi Inggris ke Final Piala Dunia 2026

Blunder Taktik Thomas Tuchel Kubur Mimpi Inggris ke Final Piala Dunia 2026

Strategi Thomas Tuchel tidak membuahkan hasil saat menghadapi Argentina. Tim asuhan Lionel Scaloni justru makin leluasa menguasai permainan dan menekan Inggris.
Ucapan Guru Soal Seragam Berujung Teror Bom di Jaksel: 'Saya Tahu Kondisi Kamu Kan Begitu'

Ucapan Guru Soal Seragam Berujung Teror Bom di Jaksel: 'Saya Tahu Kondisi Kamu Kan Begitu'

Di balik aksi mencekam ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, terungkap fakta mengejutkan mengenai aktivitas pelaku berinisial MY (34). 
3 Shio yang Dihampiri Keberuntungan Besar pada 17 Juli 2026, Kuda Paling Hoki

3 Shio yang Dihampiri Keberuntungan Besar pada 17 Juli 2026, Kuda Paling Hoki

3 shio yang dihampiri keberuntungan besar pada 17 Juli 2026 sudah terungkap! Kuda paling hoki, cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Jumat sekarang!
Kejagung Bentuk Tim Khusus Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Ini Respons KPK

Kejagung Bentuk Tim Khusus Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Ini Respons KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut baik tim penyidik khusus yang dibuat oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengusut kasus yang menyeret nama mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Tragis! Pria Tewas Terbakar di Kos Kemayoran Jelang Menikah, CCTV Rekam Perempuan Lari Tinggalkan Lokasi Disorot

Tragis! Pria Tewas Terbakar di Kos Kemayoran Jelang Menikah, CCTV Rekam Perempuan Lari Tinggalkan Lokasi Disorot

Sebuah postingan viral di media sosial menjelaskan bahwa seorang pria berinisial M (27) ditemukan tewas di indekosnya, di Jalan Sumur Batu Raya, Gang Buntu, Kemayoran.
Selengkapnya

Viral