News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dongkrak Insentif Pajak! Pemerintah Genjot Industri Padat Karya, PPh 21 Ditanggung Negara Sepanjang 2026

Pemerintah tancap gas mengamankan sektor padat karya di tengah tekanan global dengan menggelontorkan insentif pajak besar-besaran.
Kamis, 16 April 2026 - 22:42 WIB
Dongkrak Insentif Pajak! Pemerintah Genjot Industri Padat Karya, PPh 21 Ditanggung Negara Sepanjang 2026
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Nganjuk, tvOnenews.com - Pemerintah tancap gas mengamankan sektor padat karya di tengah tekanan global dengan menggelontorkan insentif pajak besar-besaran.

Melalui kebijakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP), negara hadir langsung menopang daya beli pekerja sekaligus menjaga stabilitas industri yang menyerap jutaan tenaga kerja

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Inge Diana Rismawanti menegaskan, kebijakan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan angka kemiskinan dan pengangguran.

“Insentif diberikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan bagaimana pemerintah hadir untuk menurunkan tingkat kemiskinan serta pengangguran,” kata Inge dalam media briefing di Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (16/4/2026).

Kebijakan yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 105/2025 ini menyasar lima sektor padat karya utama, yakni industri alas kaki, tekstil dan pakaian jadi, furnitur, kulit dan produk turunannya, serta pariwisata—sektor yang dikenal paling besar menyerap tenaga kerja.

Melalui skema ini, pemerintah menanggung PPh 21 atas penghasilan pekerja sepanjang 2026, mencakup gaji, tunjangan tetap, hingga imbalan rutin lainnya. Insentif diberikan kepada pekerja dengan penghasilan di bawah Rp10 juta per bulan, termasuk pekerja harian dengan batas upah rata-rata Rp500.000 per hari.

Kebijakan ini dirancang untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian global, sekaligus memberikan ruang napas bagi pelaku usaha yang terdampak gejolak ekonomi, termasuk konflik geopolitik di Timur Tengah.

“Pemerintah pun terus mengevaluasi setiap insentif yang diberikan ke pelaku usaha. Insentif lain, tunggu perkembangan global,” ujar Inge.

Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan instrumen tambahan untuk menarik investasi melalui skema tax holiday. Regulasi tersebut kini tinggal menunggu pengesahan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Tak hanya dari sisi fiskal, dukungan juga diperkuat lewat pembiayaan ekspor oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Kepala Divisi Nia & Strategic Assignment LPEI Berlianto Wibowo menyebut, sektor padat karya memiliki dampak pembangunan yang signifikan.

“Investasi modal kerja diciptakan dan menghasilkan kebermanfaatan. Ini jadi poin penting, kami berusaha dari Kemenkeu untuk program yang diciptakan tidak henti-hentinya,” ujar Berlianto.

Dampak insentif ini mulai dirasakan pelaku industri. Direktur PT Mitra Saruta Indonesia Hoo Yanto Andrian mengaku, kebijakan tersebut membantu menjaga keberlangsungan usaha di tengah tekanan pasar global.

“Ada insentif pajak, ini cukup membantu. Kami pun berharap bisa memberikan kontribusi dan terus memberikan kontribusi buat ekspor kita,” katanya.

Perusahaan yang bergerak di sektor tekstil dengan sekitar 1.700 karyawan itu juga mulai memperluas pasar ekspor untuk mengantisipasi gejolak global.

“Tim marketing kami jadinya lebih agresif sasar pasar yang lebih menyeluruh, terakhir kita dapat dari South Africa,” ujarnya.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak menegaskan, sektor padat karya harus tetap dijaga sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Ia mencatat sektor manufaktur Jawa Timur tumbuh 5,98 persen pada 2025, melampaui sektor perdagangan dan pertanian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari sini lah kemudian kita berharap manufaktur terus menjadi tumpuan ekonomi. Jangan sampai mengalami deindustrialisasi,” ujar Emil Dardak.

Dengan kombinasi insentif pajak, pembiayaan, dan strategi ekspor, pemerintah berharap sektor padat karya tetap bertahan dan tumbuh, sekaligus menjadi bantalan utama menghadapi gejolak ekonomi global.(agr/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Dedi Mulyadi Rencana Siapkan Aula Nikah Gratis di KUA Tiap Daerah, Kemenag Jabar Apresiasi Setinggi Langit

Gubernur Dedi Mulyadi Rencana Siapkan Aula Nikah Gratis di KUA Tiap Daerah, Kemenag Jabar Apresiasi Setinggi Langit

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, Dudu Rohman, mengapresiasi tinggi terobosan Pemprov Jabar kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam perkuat layanan keagamaan. 
Ramalan Keuangan Zodiak 18 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 18 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan keuangan zodiak 18 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, ungkap peluang rezeki, investasi, dan kondisi finansial terkini.
Ancaman Gubernur KDM: Pemda di Jabar Wajib Alokasi 7,5 Persen APBD Buat Infrastruktur Desa jika RAPBD Mau Diteken

Ancaman Gubernur KDM: Pemda di Jabar Wajib Alokasi 7,5 Persen APBD Buat Infrastruktur Desa jika RAPBD Mau Diteken

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mendorong agar Pemerintah Daerah (Pemda) di Provinsi Jabar menyisihkan 7,5 & APBD untuk infrastruktur desa ke depannya.
Gebrakan Besar PBTI! Rakernas 2026 Siapkan Strategi Gila Dongkrak Prestasi Taekwondo Indonesia

Gebrakan Besar PBTI! Rakernas 2026 Siapkan Strategi Gila Dongkrak Prestasi Taekwondo Indonesia

Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 dengan menekankan arah pembenahan organisasi dan peningkatan prestasi.
Petugas PPSU Tewas Ditabrak Saat Menyapu Jalan di Pasar Minggu Jaksel, Pengemudi Mobil Diamankan

Petugas PPSU Tewas Ditabrak Saat Menyapu Jalan di Pasar Minggu Jaksel, Pengemudi Mobil Diamankan

Seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) berinisial BP (40) meninggal dunia, usai ditabrak pengemudi mobil berinisial AS (30), saat menyapu di Jalan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (15/4).
Dirayu Wanita Asal Singajaya, Dedi Mulyadi Justru Sarankan Jadi Ketua IJI

Dirayu Wanita Asal Singajaya, Dedi Mulyadi Justru Sarankan Jadi Ketua IJI

​​​​​​​Dedi Mulyadi dirayu wanita asal Singajaya saat di KUA. Alih-alih menerima, ia justru memberi respons tak terduga dengan menyarankan jadi ketua IJI.

Trending

Gresik Petrokimia Lolos ke Grand Final Proliga 2026, Fans Minta Duel Panas vs Jakarta Pertamina Enduro!

Gresik Petrokimia Lolos ke Grand Final Proliga 2026, Fans Minta Duel Panas vs Jakarta Pertamina Enduro!

Fans minta Gresik Petrokimia lawan Jakarta Pertamina Enduro di Final Proliga 2026. Gresik Petrokimia Ponska Plus memastikan diri sebagai tim pertama yang melaju ke grand final Proliga 2026.
Dedi Mulyadi Bangunkan Pria Paruh Baya Tidur di Trotoar Menahan Lapar, Diberi Makanan hingga Modal Usaha

Dedi Mulyadi Bangunkan Pria Paruh Baya Tidur di Trotoar Menahan Lapar, Diberi Makanan hingga Modal Usaha

​​​​​​​Dedi Mulyadi temukan pria paruh baya tertidur di trotoar karena lapar. Ia beri makanan, nasihat, hingga modal usaha, momen haru ini viral di publik.
Polda Metro Jaya Selidiki Pelayangan Laporan Terhadap Jubir KPK Terkait Pencemaran Nama Baik

Polda Metro Jaya Selidiki Pelayangan Laporan Terhadap Jubir KPK Terkait Pencemaran Nama Baik

Polda Metro Jaya menyatakan telah menerima adanya pelayangan laporan terhadap Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap Direktur Utama PT Sinkos Multimedia Mandiri, Faizal Assegaf. 
Dedi Mulyadi Tegaskan Pembangunan Bukan hanya Fokus Pertumbuhan Ekonomi, Singgung tentang Kesadaran pada Alam

Dedi Mulyadi Tegaskan Pembangunan Bukan hanya Fokus Pertumbuhan Ekonomi, Singgung tentang Kesadaran pada Alam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyebut pembangunan di Jabar harus melibatkan keseimbangan manusia pada lingkungan hidup, tidak hanya fokus ekonomi.
Dirayu Wanita Asal Singajaya, Dedi Mulyadi Justru Sarankan Jadi Ketua IJI

Dirayu Wanita Asal Singajaya, Dedi Mulyadi Justru Sarankan Jadi Ketua IJI

​​​​​​​Dedi Mulyadi dirayu wanita asal Singajaya saat di KUA. Alih-alih menerima, ia justru memberi respons tak terduga dengan menyarankan jadi ketua IJI.
Ramalan Keuangan Zodiak 18 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 18 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan keuangan zodiak 18 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, ungkap peluang rezeki, investasi, dan kondisi finansial terkini.
Ancaman Gubernur KDM: Pemda di Jabar Wajib Alokasi 7,5 Persen APBD Buat Infrastruktur Desa jika RAPBD Mau Diteken

Ancaman Gubernur KDM: Pemda di Jabar Wajib Alokasi 7,5 Persen APBD Buat Infrastruktur Desa jika RAPBD Mau Diteken

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mendorong agar Pemerintah Daerah (Pemda) di Provinsi Jabar menyisihkan 7,5 & APBD untuk infrastruktur desa ke depannya.
Selengkapnya

Viral