Belum Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK: Masih Fokus Mintai Keterangan Dinas-dinas di Pekalongan
- Aldi Herlanda/tvOnenews
Perusahaan tersebut disebut didirikan bersama suaminya, Mukhtaruddin Ashraff Abu.
Padahal, dalam proses lelang, terdapat perusahaan lain yang menawarkan harga lebih rendah. Namun, perangkat daerah tetap diminta memenangkan perusahaan milik keluarga tersebut.
KPK mencatat nilai transaksi dari proyek pengadaan outsourcing tersebut mencapai Rp46 miliar dalam kurun waktu 2023 hingga 2026.
Dari jumlah tersebut, sebagian digunakan untuk operasional, termasuk pembayaran gaji tenaga outsourcing. Namun, sebagian lainnya diduga dinikmati oleh pihak keluarga.
Berikut rincian aliran dana yang diungkap KPK:
Fadia Arafiq: Rp5,5 miliar
Mukhtaruddin Ashraff Abu: Rp1,1 miliar
RUL: Rp2,3 miliar
MSA: Rp4,6 miliar
MHN (anak bupati): Rp2,5 miliar
Total dana yang diduga dinikmati bersama keluarga mencapai sekitar Rp19 miliar. (aha/iwh)
Load more