News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dalami Kasus Fadia Arafiq, KPK Periksa 7 Saksi Termasuk Anggota DPRD Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di wilayah Kabupaten Pekalongan. Dalam
Senin, 20 April 2026 - 17:09 WIB
Jubir KPK, Budi Prasetyo
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebagai tersangka. Ia diduga telah membuat perusahan keluarga untuk memenangkan sejumlah proyek pengadaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guna mendalami kasus ini, hari ini, Senin (20/4), KPK memeriksa sejumlah saksi yang berasal dari DPRD Kabupaten Pekalongan, pihak swasta, hingga ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten.

Pemeriksaan terhadap para saksi dilakukan KPK di Polres Pekalongan Kota.

"KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dugaan tindak pidana korupsi benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Pekalongan," ucap jubir KPK, Budi Prasetyo dalam keterangannya.

Adapun sejumlah pihak di periksa hari ini di antaranya, anggota DPRD Kabupaten Pekalongan, Ruben R. Prabu Faza. Lalu Dendy Setiadi Setiawan dari PT Raja Nusantara Berjaya.

Yang lainnya, ASN Pemkab Pekalongan yakni Jalaludin, Lingkan Anggi Alfianto, dan Siti Hanikatun.

Selanjutnya pimpinan Bank BPD Jateng Cabang Kajen, Teguh Sri Prabowo, serta seorang pegawai restoran, Heri Pebrianto.

Hingga saat ini, Budi belum membeberkan materi pemeriksaan yang akan didalami oleh penyidik terhadap para saksi tersebut.

Diketahui, Fadia Arafiq yang merupakan Bupati Pekalongan, diduga telah membuat perusahan keluarga bersama dengan sang suami dan anaknya.

Perusahaan yang bergerak di bidang pengadaan itu diduga telah mengusasi berbagai pengadaan jasa di Pemkab Pekalongan.

Usut punya usut penguasaan pengadaan tersebut hasil dari dugaan intervensi yang dilakukan Fadia terhadap para dinas-dinas.

KPK juga mengungkap, bahwa setiap dinas di lingkungan Pemkab Pekalongan harus memenangkan perusahaan milik Fadia meski ada perusahaan lain yang menawarkan dengan harga yang lebih murah.

Tak tanggung-tanggung hasil dari pengadaan itu, perusahaan Fadia memiliki transaksi sebesar Rp46 miliar dalam kurun waktu 2023 hingga 2026. Sebagian uang tersebut dibagi-bagi kepada keluarganya dengan rincian:

Fadia Arafiq: Rp5,5 miliar

Mukhtaruddin Ashraff Abu: Rp1,1 miliar

RUL: Rp2,3 miliar

MSA: Rp4,6 miliar

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

MHN (anak bupati): Rp2,5 miliar

Total dana yang diduga dinikmati bersama keluarga mencapai sekitar Rp19 miliar. (aha/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Demi Naik Haji Sampai Jual Rumah, Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah

Demi Naik Haji Sampai Jual Rumah, Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah

Bolehkah menjual rumah demi berangkat haji? Ustaz Syafiq Riza Basalamah memberikan penjelasan lengkap soal hukumnya dan prioritas dalam Islam.
Ayah di Garut Tega Cabuli Anak Kandung Sejak SD, Terancam Hukuman Berat

Ayah di Garut Tega Cabuli Anak Kandung Sejak SD, Terancam Hukuman Berat

Kepolisian Resor (Polres) Garut mengamankan seorang pria berinisial S (43) atas dugaan tindak asusila terhadap anak kandungnya yang masih berusia 12 tahun. 
Penjelasan Sumardji soal Akhirnya Fadly Alberto Resmi Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 setelah Insiden 'Tendangan Kungfu'

Penjelasan Sumardji soal Akhirnya Fadly Alberto Resmi Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 setelah Insiden 'Tendangan Kungfu'

Aksi tidak terpuji mewarnai jalannya kompetisi Elite Pro Academy Super League U-20. Seorang mantan pemain Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 Fadly Alberto ...
Pep Guardiola ke Timnas Italia? Pernyataan Bonucci Bikin Heboh

Pep Guardiola ke Timnas Italia? Pernyataan Bonucci Bikin Heboh

Mantan bek timnas Italia, Leonardo Bonucci, mengungkapkan harapannya agar Pep Guardiola bisa menjadi pelatih baru Gli Azzurri.
Petugas UPK Badan Air Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas Mengapung di Kali Ciliwung Lenteng Agung

Petugas UPK Badan Air Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas Mengapung di Kali Ciliwung Lenteng Agung

Warga di sekitar Gang H. Sonyon, Lenteng Agung, Jagakarsa, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas yang mengapung di aliran Kali Ciliwung, Senin (20/4).
4 Zodiak Paling Hoki dalam Karier pada 21 April 2026: Virgo Dapat Kepercayaan Lebih Besar

4 Zodiak Paling Hoki dalam Karier pada 21 April 2026: Virgo Dapat Kepercayaan Lebih Besar

Berikut 4 zodiak yang diprediksi paling hoki dalam karier pada 21 April 2026, salah satunya Virgo dapat kepercayaan lebih besar.

Trending

Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top skor akhir final four Proliga 2026, di mana dua pemain Jakarta Pertamina Enduro yakni Irina Voronkova dan Megawati Hangestri mampu mempertahankan rekor masing-masing.
Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks kapten Timnas Belanda U-17 berdarah Indonesia, ungkap kesiapannya dipanggil John Herdman dan memperkuat Timnas Indonesia, serta tunggu proses naturalisasi rampung.
Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons negatif soal sanksi yang diberikan SMAN 1 Purwakarta terhadap puluhan siswa yang mengolok-olok guru. Ini katanya.
Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Megawati Hangestri kembali ke V-League musim 2026-2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap berjuang membawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara pada musim ini.
Sumardji Pastikan Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan

Sumardji Pastikan Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan

Fadly Alberto kabarnya langsung mendapat sanksi berat yaitu dicoret dari Timnas Indonesia U-20 usai kedapatan layangkan tendangan kungfu ke arah pemain lawan.
Kondisi Terkini Pemain Dewa United yang Diserang Tendangan Kungfu Eks Timnas Indonesia U-17 Fadly Alberto

Kondisi Terkini Pemain Dewa United yang Diserang Tendangan Kungfu Eks Timnas Indonesia U-17 Fadly Alberto

Update kondisi dari pemain Dewa United Rakha Nurkholis yang wajahnya diserang eks Timnas Indonesia U-17 Fadly Alberto dengan tendangan kungfu di laga EPA U-20.
Selengkapnya

Viral