News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Bongkar Dugaan “Pemodal Politik” di Kasus Bupati Ponorogo, Picu Rantai Korupsi Proyek Daerah

KPK ungkap dugaan pemodal politik di kasus Bupati Ponorogo yang picu korupsi proyek, suap miliaran rupiah terkuak.
Kamis, 23 April 2026 - 19:00 WIB
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko
Sumber :
  • Hafidz Mubarak A.-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan adanya praktik pemodal politik di balik kasus korupsi yang menjerat Bupati Ponorogo. Dugaan ini menjadi sorotan karena dinilai memicu rangkaian korupsi proyek di daerah setelah kepala daerah terpilih.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa pihaknya menemukan indikasi adanya pihak yang membiayai proses politik saat Pilkada 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami mendapati dugaan adanya pihak-pihak yang menjadi pemodal politik kepada Bupati Ponorogo,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Skema Pemodal Politik dan Dugaan Balas Jasa Proyek

KPK menduga praktik pemodal politik ini menjadi pintu masuk terjadinya korupsi. Pihak yang memberikan dukungan dana saat pencalonan diduga memperoleh keuntungan setelah kandidat terpilih.

Menurut KPK, skema yang terjadi melibatkan aliran dana dari pihak swasta kepada pemodal politik, yang sebelumnya membantu proses pencalonan kepala daerah.

Setelah terpilih, kepala daerah kemudian diduga melakukan pengondisian proyek sebagai bentuk balas jasa.

“Ketika terpilih, diduga ada pengondisian proyek yang menguntungkan pihak tertentu,” jelas Budi.

Entry Cost Politik Jadi Pemicu Korupsi

KPK menyoroti mahalnya biaya politik (entry cost) dalam kontestasi Pilkada sebagai akar persoalan.

Biaya politik yang tinggi dinilai mendorong praktik korupsi setelah kandidat menjabat, karena adanya tekanan untuk mengembalikan modal yang telah dikeluarkan.

Fenomena ini menciptakan efek domino:

  • Biaya politik tinggi saat Pilkada

  • Munculnya pemodal politik

  • Pengondisian proyek pemerintah

  • Terjadinya suap dan gratifikasi

“Entry cost yang mahal menciptakan efek lanjutan berupa tindak pidana korupsi,” tegas KPK.

Daftar Tersangka Kasus Ponorogo

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan empat tersangka, yakni:

  • Sugiri Sancoko (mantan Bupati Ponorogo)

  • Agus Pramono (mantan Sekda Ponorogo)

  • Yunus Mahatma (Direktur RSUD dr. Harjono)

  • Sucipto (pihak swasta rekanan proyek)

Kasus ini mencakup dugaan suap dan gratifikasi dalam proyek pemerintah daerah, termasuk sektor kesehatan.

Rincian Dugaan Suap dan Gratifikasi

KPK mengungkap sejumlah aliran dana yang diduga diterima oleh Sugiri Sancoko, antara lain:

  • Rp1,25 miliar terkait mutasi jabatan (tiga tahap pemberian)

  • Rp1,4 miliar terkait proyek di RSUD dr. Harjono

  • Rp225 juta dari Direktur RSUD

  • Rp75 juta dari pihak swasta

Total nilai dugaan penerimaan mencapai miliaran rupiah dan diduga berkaitan erat dengan pengaturan proyek di lingkungan Pemkab Ponorogo.

KPK Dalami Peran Pemodal Politik

KPK kini terus mendalami peran pihak-pihak yang diduga menjadi pemodal politik dalam kasus ini. Penelusuran dilakukan untuk mengungkap aliran dana serta keterlibatan aktor lain di balik skema tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian karena membuka pola korupsi yang lebih sistemik, tidak hanya melibatkan pejabat publik tetapi juga jaringan pendukung politik.

Sorotan terhadap Sistem Politik Daerah

Temuan KPK ini kembali memunculkan perdebatan mengenai transparansi pembiayaan politik di tingkat daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Praktik pemodal politik dinilai berpotensi merusak tata kelola pemerintahan karena menciptakan konflik kepentingan sejak awal masa jabatan.

KPK menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas perkara ini sekaligus mendorong perbaikan sistem agar praktik serupa tidak terus berulang. (aha/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terlihat Mulus tanpa Halang Rintang, Mengapa Argentina Mendapat Lawan "Mudah" di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Terlihat Mulus tanpa Halang Rintang, Mengapa Argentina Mendapat Lawan "Mudah" di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Setelah tampil perkasa sepanjang fase grup, Timnas Argentina asuhan Lionel Scaloni dipastikan akan menghadapi tim kejutan, Tanjung Verde, di babak 32 besar.
Kalahkan Pelita Jaya Jakarta, Bogor Hornbills Jadi Juara Baru IBL 2026

Kalahkan Pelita Jaya Jakarta, Bogor Hornbills Jadi Juara Baru IBL 2026

Bogor Hornbill mengalahkan Pelita Jaya Jakarta dengan skor 61-64 dalam gim kelima yang berlangsung, Minggu (28/6/2026). 
Guru Besar FH Trisakti Soroti Penetapan Tersangka Eks Pj Gubernur Sulsel dalam Kasus Bibit Nanas Rp60 Miliar

Guru Besar FH Trisakti Soroti Penetapan Tersangka Eks Pj Gubernur Sulsel dalam Kasus Bibit Nanas Rp60 Miliar

Guru Besar Fakultas Hukum (FH) Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansah, menyoroti skandal kasus bibit nanas senilai Tp60 miliar yang membuat Pj Gubernur Sulsel menjadi tersangka.
Ramalan Finansial 10 Weton pada 29 Juni 2026: Senin Pahing Bisa Pegang Kendali hingga Rabu Wage Hindari Main Saham!

Ramalan Finansial 10 Weton pada 29 Juni 2026: Senin Pahing Bisa Pegang Kendali hingga Rabu Wage Hindari Main Saham!

Berikut ramalan kondisi finansial sepuluh weton yang diprediksi mengalami fluktuasi tajam pada esok hari tanggal 29 Juni 2026.
Reaksi Raja Juli Antoni Usai Jokowi Beri Sinyal Keanggotaan PSI

Reaksi Raja Juli Antoni Usai Jokowi Beri Sinyal Keanggotaan PSI

Usai mantan Presiden ke-7, Jokowi memberikan sinyal terkait posisinya di PSI usai dirinya disorot mengenakan atribut PSI. Sontak, Sekjen PSI Raja Juli Antoni
KPK Beberkan Alasan Pembantaran Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

KPK Beberkan Alasan Pembantaran Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan tersangka kasus korupsi kuota haji, Yaqut Cholil Qoumas. 

Trending

Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pelatih Iran Desak FIFA Soal Kelakuan Tak Adil AS sebagai Tuan Rumah ‎

Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pelatih Iran Desak FIFA Soal Kelakuan Tak Adil AS sebagai Tuan Rumah ‎

Menurut Amir Ghalenoei, Iran harus menghadapi berbagai kendala yang dinilai tidak wajar selama mengikuti Piala Dunia 2026.
Kakak Yuvita Tolak Permintaan Maaf Taufik Hidayat: Biar Saya yang Menghakimi

Kakak Yuvita Tolak Permintaan Maaf Taufik Hidayat: Biar Saya yang Menghakimi

Kakak kandung Yuvita Tri Rezeki atau YTR, Afif Shandi, tegas tolak permintaan maaf Taufik Hidayat dan minta pelaku diserahkan ke keluarga untuk dihakimi sendiri
Ramalan Keuangan Shio 29 Juni 2026: Awal Pekan Penuh Kejutan, Babi dan Naga Kebanjiran Rezeki

Ramalan Keuangan Shio 29 Juni 2026: Awal Pekan Penuh Kejutan, Babi dan Naga Kebanjiran Rezeki

Ramalan keuangan shio 29 Juni 2026 untuk 12 shio sudah hadir. Cek shiomu sekarang, siapa yang langsung kebanjiran rezeki di awal pekan dan siapa yang harus sabar dulu!
Ramalan Keuangan Zodiak 29 Juni 2026: Keberuntungan Menanti Virgo dan Scorpio

Ramalan Keuangan Zodiak 29 Juni 2026: Keberuntungan Menanti Virgo dan Scorpio

Ramalan keuangan zodiak 29 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan 12 zodiak. Pekan terakhir Juni dimulai, siapa yang langsung cuan kali ini?
Siap-Siap Karier Melejit! 6 Zodiak Ini Diprediksi Panen Kesuksesan pada 29 Juni 2026: Virgo Banjir Apresiasi

Siap-Siap Karier Melejit! 6 Zodiak Ini Diprediksi Panen Kesuksesan pada 29 Juni 2026: Virgo Banjir Apresiasi

Pada 29 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan angin segar dalam perjalanan karier mereka. Berikut 6 zodiak paling beruntung di tempat kerja.
Hasil Tinju Dunia: Hantam Xander Zayas Sampai TKO, Jaron Ennis Rebut Gelar Juara Kelas Welter Super WBA dan WBO

Hasil Tinju Dunia: Hantam Xander Zayas Sampai TKO, Jaron Ennis Rebut Gelar Juara Kelas Welter Super WBA dan WBO

Hasil tinju dunia, di mana Jaron Ennis berhasil meraih gelar juara usai mengalahkan Xander Zayas melalui pertarungan selama tujuh ronde yang berlangsung seru dan ketat.
Cristiano Ronaldo Cs Sengaja Main Sabun Demi Hindari Jalur Neraka? Teori Konspirasi Hasil Imbang Portugal vs Kolombia Bikin Heboh Jagat Maya

Cristiano Ronaldo Cs Sengaja Main Sabun Demi Hindari Jalur Neraka? Teori Konspirasi Hasil Imbang Portugal vs Kolombia Bikin Heboh Jagat Maya

Cristiano Ronaldo CS main sabun? Jagat media sosial mendadak gempar jelang dan sesudah laga pamungkas Grup K Piala Dunia 2026 antara Portugal kontra Kolombia -
Selengkapnya

Viral