News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Solusi Dedi Mulyadi Atasi Banjir Berulang di Bandung Raya, Butuh Anggaran Rp7 Triliun dan Seribu Hektare Lahan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) membagikan 2 solusi mengatasi masalah banjir di Bandung Raya. Setidaknya membutuhkan dana Rp7 triliun & 1.000 Ha lahan.
Kamis, 23 April 2026 - 19:58 WIB
Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Antara

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali membicarakan banjir di wilayah Bandung Raya. Bencana ini terus berulang setiap memasuki musim hujan.

Dedi Mulyadi banjir yang terjadi terus-menerus memicu kerugian. Selain itu, derasnya aliran air yang meluap juga dapat meresahkan masyarakat di Bandung Raya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi menilai penanganan banjir di Bandung Raya selama ini belum menyentur pada akar persoalannya. Hal itu membuat dirinya kembali memberikan solusi jangka panjang.

KDM sapaan populernya mengungkap dua langkah besar mengatasi persoalan ini. Ia menyampaikan solusi pertama yakni diprediksi membutuhkan sekitar 1.000 hektare lahan.

"Hitungan untuk penanganan banjir itu, diperlukan 1.000 hektare," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya di Gedung Pakuan, Kota Bandung dikutip, Kamis (23/4/2026).

Kenapa Dedi Mulyadi Prediksi 1.000 Hektare Lahan Solusi Atasi Banjir Bandung Raya?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Dedi Mulyadi sempat memberikan kritik kerasnya mengenai kesalahan pada tata ruang. Hal ini dinilai sebagai biang kerok bencana banjir terus berulang di wilayah Bandung.

Mantan Bupati Purwakarta ini mendorong percepatan pembangunan sejumlah danau. Tujuannya mengatasi luapan air yang tidak terkendali menyebabkan lingkungan tergenang banjir.

KDM menyoroti alih fungsi lahan sebagai masalah utama di Bandung Raya. Ia pun menyinggung terjadi di wilayah Selatan, banyak lahan produktif dipakai untuk hal lain yang memicu banjir.

Gubernur Jabar itu mencontohkan, alih fungsi lahan yang nyata, yakni sawah menjadi pabrik. Ia menegaskan bahwa situasi seperti ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Melalui rencananya, ia berpendapat salah satu aspek mengatasi banjir di Bandung Raya memfokuskan pada pembangunan infrastruktur danau retensi yang sekiranya membutuhkan 1.000 hektare lahan.

"Di Bandung Raya itu, untuk membuat danau-danau," ucapnya.

Anggaran Penanganan Banjir Bandung Raya yang Diusulkan KDM

ilustrasi banjir
ilustrasi banjir
Sumber :
  • unsplash/Dibakar Roy

KDM menjelaskan, kebutuhan pada infrastruktur danau sebagai tindakan pembebasan lahan. Namun, baru di bagian ini saja diperkirakan harus bisa memegang dana sebesar Rp7 triliun.

"Nilainya dulu, Rp7 triliun. Jadi, kalau ingin bebas banjir, ya pakai alokasi itu," terangnya.

Mantan anggota DPR RI ini menegaskan bahwa, angka Rp7 triliun hanya menjadi patokan. Sebab, jumlah untuk pembebasan lahan saja terhitung masih masuk kategori harga lama.

Artinya, kata dia, total biaya memenuhi ekspektasi mengatasi persoalan banjir di Bandung Raya dapat membutuhkan anggaran yang lebih besar.

Pasalnya, anggaran Rp7 triliun tidak termasuk biaya konstruksi. Selain itu, total angka tersebut juga belum masuk bagian pembangunan infrastruktur lainnya.

Maka dari itu, prediksi ini dinilai tidak mudah. Dedi Mulyadi berharap agar semua pihak serius dalam mengatasi persoalan banjir di wilayah Bandung Raya.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dan pemerintah daerah di Bandung Raya harus saling berkolaborasi. Mereka harus segera membicarakan tentang skema pendanaan.

KDM setidaknya menuntut pemerintah daerah tersebar di wilayah Bandung. Pemerintah Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung hingga Kabupaten Bandung Barat wajib saling bersinergi karena kawasan tersebut sebagai langganan terdampak banjir.

"Dari sekarang harus dibicarakan. Rp 7 triliun nanti kita dapat dari mana, kalau ingin bebas banjir," tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah kawasan di Bandung Raya mengalami banjir setiap musim hujan. Beberapa wilayah yang terdampak, antara lain Baleendah, Bojongsoang, dan Dayeuhkolot.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketiga kawasan ini kerap menjadi wilayah terdampak banjir. Penyebabnya akibat luapan Sungai Citarum sehingga menimbulkan keresahan puluhan ribu masyarakat di sekitarnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidak RS Gegara Antrean Pasien Mengular, Wali Kota Brasil Malah Pergoki Dua Dokter Bermesraan

Sidak RS Gegara Antrean Pasien Mengular, Wali Kota Brasil Malah Pergoki Dua Dokter Bermesraan

Sidak rumah sakit buntut aduan masyarakat karena antrean kerap mengular, wali kota di Brasil ngamuk saat melihat dua petugas medis bermesraan di sebuah ruangan.
KPK Lanjutkan Mendalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

KPK Lanjutkan Mendalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

Kasus tersebut bermula dari OTT KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan Summarecon di Bogor.
Duka Bobotoh dan Kekalahan Persib dari Java United, Beckham Putra: Bukan Hari yang Kami Harapkan

Duka Bobotoh dan Kekalahan Persib dari Java United, Beckham Putra: Bukan Hari yang Kami Harapkan

Persib harus akui keunggulan Java United pada pertandingan pekan ke-9 Super League 2026/2027. Gelandang Maung Bandung, Beckham Putra Nugraha, turut buka suara.
Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra membenarkan adanya laporan penculikan anak kemudian yang viral di media sosial, pada Jumat (6/11/2026). 
Akademisi Unhan Minta Publik Beri Prabowo Ruang dan Waktu Jalankan Strategi Pemerintahan

Akademisi Unhan Minta Publik Beri Prabowo Ruang dan Waktu Jalankan Strategi Pemerintahan

Menurut Zakky, berbagai isu yang berkembang belakangan ini, mulai dari dugaan penyadapan hingga kabar penangkapan sejumlah jenderal yang disebut dekat dengan Presiden
Mahasiswi S2 di Lampung Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Kaprodi, Bermula saat Minta Tanda Tangan Tesis

Mahasiswi S2 di Lampung Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Kaprodi, Bermula saat Minta Tanda Tangan Tesis

Seorang mahasiswi magister di sebuah universitas di Lampung mengaku dapat tindak pelecehan seksual oleh terduga pelau yang notabene adalah Kaprodi saat tesis S2

Trending

Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra membenarkan adanya laporan penculikan anak kemudian yang viral di media sosial, pada Jumat (6/11/2026). 
Duka Bobotoh dan Kekalahan Persib dari Java United, Beckham Putra: Bukan Hari yang Kami Harapkan

Duka Bobotoh dan Kekalahan Persib dari Java United, Beckham Putra: Bukan Hari yang Kami Harapkan

Persib harus akui keunggulan Java United pada pertandingan pekan ke-9 Super League 2026/2027. Gelandang Maung Bandung, Beckham Putra Nugraha, turut buka suara.
Sidak RS Gegara Antrean Pasien Mengular, Wali Kota Brasil Malah Pergoki Dua Dokter Bermesraan

Sidak RS Gegara Antrean Pasien Mengular, Wali Kota Brasil Malah Pergoki Dua Dokter Bermesraan

Sidak rumah sakit buntut aduan masyarakat karena antrean kerap mengular, wali kota di Brasil ngamuk saat melihat dua petugas medis bermesraan di sebuah ruangan.
KPK Lanjutkan Mendalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

KPK Lanjutkan Mendalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

Kasus tersebut bermula dari OTT KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan Summarecon di Bogor.
Viral Lansia di Pati Tewas di Tangan Suami Sendiri, Korban Ditemukan Bersimbah Darah, Netizen: Titel Haji Kelakuan Iblis

Viral Lansia di Pati Tewas di Tangan Suami Sendiri, Korban Ditemukan Bersimbah Darah, Netizen: Titel Haji Kelakuan Iblis

Seorang wanita lanjut usia (lansia) berinisial J diduga tewas secara mengenaskan di tangan suaminya sendiri yang berinisial H di Desa Sugihrejo, Kabupaten Pati.
Kabar Duka, Yuliana Winata Ibunda Tomy Winata Owner Hotel Borobudur Jakarta Meninggal Dunia

Kabar Duka, Yuliana Winata Ibunda Tomy Winata Owner Hotel Borobudur Jakarta Meninggal Dunia

Kabar duka, Yuliana Winata ibunda dari Tomy Winata founder Artha Graha Peduli sekaligus owner Hotel Borobudur Jakarta, meninggal dunia.
Bursa Transfer Liverpool: Demi Permata Liga Inggris, The Reds Siap Rogoh Kocek Lebih dari Rp1,7 Triliun

Bursa Transfer Liverpool: Demi Permata Liga Inggris, The Reds Siap Rogoh Kocek Lebih dari Rp1,7 Triliun

Liverpool mulai bergerak mencari calon penerus Virgil van Dijk untuk memperkuat lini pertahanan. Bek muda Brighton, Luka Vuskovic, kini masuk daftar teratas.
Selengkapnya

Viral