Farhan Lontarkan Jawaban Menohok Atas Kekecewaan Dedi Mulyadi soal Penyapu Jalan di Bandung
- istimewa
Jabar, tvOnenews.com - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan lontarkan jawaban menohok atas kekecewaan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi atau akrab disapa KDM terkait sapu jalan.
Dalam hal ini, Farhan akui kinerja penyapu jalan yang berjumlah 1.500 orang tidak memberikan perubahan signifikan.
Bahkan ia juga mengakui, fungsi pengawasan serta pendataan petugas penyapu jalan selama ini tidak dilakukan secara digital atau masih manual.
Selain itu, Farhan mengaku telah berdiskusi dengan Dedi Mulyadi soal permasalahan kebersihan di Kota Bandung. Termasuk mengenai efektivitas kinerja 1.500 penyapu jalan.
"Saya konsultasi berdua dengan Pak KDM (Dedi Mulyadi) dalam sekali. Nah, maka saya kemudian harus menemukan evidence (bukti) dulu," ucap Farhan di Balai Kota Bandung, seperti dikutip pada Sabtu (25/4/2026).
Usai melakukan evaluasi lebih lanjut, Farhan menilai kinerja petugas penyapu jalan memang tidak efektif.
Dia menemukan adanya sejumlah permasalahan yang dilakukan petugas penyapu jalan.
Dia menceritakan, pada 19 April 2026 Pemkot Bandung meluncurkan program percobaan 'Anu Sasapu Bandung’. Semua camat, lurah turun di 46 titik.
Dari situ, Farhan melihat penyapu jalan tidak disiplin.
“Saya ningali (lihat), oh ternyata benar, memang efektivitasnya rendah ya. Ketika saya minta datang jam 4 pagi, datangnya tidak jam 4. Harusnya jam 6 tuh harus sudah bersih masih banyak yang yang belum bersih," ujarnya.
Mengatasi hal ini, Pemkot Bandung akan berkolaborasi dengan menurunkan petugas penyapu jalan tambahan yang dibagi menjadi tiga waktu kerja.
Bahkan, kontrol petugas penyapu jalan akan dilakukan secara digital guna efektivitas kinerja.
"Nanti provinsi akan menurunkan pasukan sapu-sapu juga ya dalam dua shift kita akan membantu dalam satu shift yang ketiga. Semuanya nanti akan dilacak menggunakan aplikasi Itu. Secara bertahap sekaligus, dan acara atau program sasapu untuk wali kota, camat, lurah di seluruh Kota Bandung setiap hari Minggu jam 4 pagi jalan terus," pungkas Farhan. (aag)
Load more