News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geram! DPRD DIY Desak Polisi Hukum Berat Dalang hingga Pelaku Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha

Kemarahan publik memuncak menyusul terungkapnya kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha wilayah Umbulharjo, Kota Yogyakarta. 
Senin, 27 April 2026 - 07:21 WIB
Seusai penggerebekan, polisi menyegel Daycare Little Aresha di wilayah Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).
Sumber :
  • Tim TvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Kemarahan publik memuncak menyusul terungkapnya kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha wilayah Umbulharjo, Kota Yogyakarta. 

DPRD DIY mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut, serta menjatuhkan hukuman berat kepada seluruh pihak yang terlibat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto menyatakan bahwa tindakan kekerasan di tempat penitipan anak, jelas melanggar hak anak untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. 

Apalagi, daycare yang seharusnya menjadi tempat aman bagi anak, namun sebaliknya. Sehingga, aksi kekerasan yang terjadi di tempat penitipan anak merupakan pelanggaran serius yang tidak bisa ditolerir. 

"Kita dorong perhatian yang lebih besar dicurahkan untuk menjamin anak-anak di Yogyakarta bisa tumbuh dan berkembang serta mendapatkan perlindungan yang baik," ucap Eko, Minggu (26/4/2026). 

Pasalnya, dari 103 anak yang dititipkan di Daycare Little Aresha, setidaknya ada lebih dari 50 anak yang jadi korban kekerasan baik fisik maupun verbal. Jumlah tersebut dimungkinkan bisa bertambah. 

Pada Sabtu (25/4/2026), Polresta Yogyakarta telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka dari 30 orang yang diamankan seusai penggerebekan pada Jumat (24/4/2026) lalu. 

Pasca penetapan ini, kalangan legislatif mendukung penuh aparat kepolisian memberikan hukuman yang setimpal bagi dalang hingga pelaku kekerasan anak. Menurutnya, kekerasan terhadap anak dan balita adalah kejahatan luar biasa. 

"Kasus ini harus diusut tuntas. Kita desak aparat penegak hukum menghukum berat dalang dan para pelaku kejahatan dan kekerasan terhadap anak ini. Jangan ada lagi tindak kekerasan kepada anak-anak dibiarkan," tegas Eko. 

Menyikapi perkembangan kasus ini, Komisi A DPRD DIY berencana menggelar rapat koordinasi dengan instansi terkait pada pekan ini.

Terpisah, Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan menyebut, belasan orang yang ditetapkan tersangka yaitu kepala yayasan, kepala sekolah hingga para pengasuhnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"13 tersangka langsung ditahan. Ini sebagai bentuk komitmen Polda DIY untuk melindungi anak-anak kita sebagai generasi muda yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan," ucap Ihsan.

Ditanya soal beberapa terduga pelaku yang diamankan namun belum ditetapkan tersangka, Ihsan mengungkap bahwa polisi saat ini masih terus melakukan pengembangan. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Amankan Seorang Pria Terkait Peredaran Obat Ilegal di Tangerang, Ribuan Tramadol dan Hexymer Ikut Disita 

Polisi Amankan Seorang Pria Terkait Peredaran Obat Ilegal di Tangerang, Ribuan Tramadol dan Hexymer Ikut Disita 

Polisi ungkap peredaran obat keras ilegal di wilayah Neglasari, Kota Tangerang. Pria berinisial AF (26) dan ribuan barang bukti obat jenis tramadol dan hexymer turut diamankan.
FHI 2026 Catat 34 Ribu Pengunjung dari 62 Negara, Sinyal Kuat Industri F&B dan Hospitality Indonesia

FHI 2026 Catat 34 Ribu Pengunjung dari 62 Negara, Sinyal Kuat Industri F&B dan Hospitality Indonesia

Pameran FHI diikuti oleh 576 perusahaan dari 33 negara dan menarik lebih dari 34.000 pengunjung profesional dari 62 negara. Tercatat lebih dari 2.800 sesi business matchmaking.
Gubernur KDM: Utang Hajatan Bisa Sebabkan Warga Jabar Menjadi TKI Ilegal dan Korban TPPO

Gubernur KDM: Utang Hajatan Bisa Sebabkan Warga Jabar Menjadi TKI Ilegal dan Korban TPPO

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menilai tradisi utang untuk biaya hajatan dan pernikahan memicu warga Jabar pilih TKI ilegal dan berujung korban TPPO.
Kondisi Finansial Zodiak 9 Agustus 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Kondisi Finansial Zodiak 9 Agustus 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak pada 9 Agustus 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.
32 Tahun Penantian, Milanisti Indonesia Sambut AC Milan dengan Tifo Mewah di Satdion Gelora Bung Karno

32 Tahun Penantian, Milanisti Indonesia Sambut AC Milan dengan Tifo Mewah di Satdion Gelora Bung Karno

Milanisti Indonesia memberikan sambutan spesial untuk AC Milan yang akhirnya kembali menginjakkan kaki di Tanah Air setelah penantian panjang selama 32 tahun.
Hasil Kualifikasi MotoGP Inggris 2026: Tak Ada Ducati di baris Depan, Jorge Martin Amankan Pole Position di Silverstone

Hasil Kualifikasi MotoGP Inggris 2026: Tak Ada Ducati di baris Depan, Jorge Martin Amankan Pole Position di Silverstone

Hasil Kualifikasi MotoGP Inggris 2026, Sabtu 8 Agustus, dimana Aprilia berhasil menguasai baris depan di Sirkuit Silverstone.

Trending

Festival Bedhayan VI Digelar di Jakarta, Hadirkan 16 Kelompok Tari dari Berbagai Daerah

Festival Bedhayan VI Digelar di Jakarta, Hadirkan 16 Kelompok Tari dari Berbagai Daerah

Festival Bedhayan VI digelar di Gedung Kesenian Jakarta, Sabtu (8/8/2026) dengan mengangkat tema Memayu Hayuning Bawana.
Komentar John Herdman soal Keputusan Aneh Wasit Laga Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026: Percuma Bahas Itu

Komentar John Herdman soal Keputusan Aneh Wasit Laga Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026: Percuma Bahas Itu

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, buka suara setelah Garuda gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Ia memilih tidak memperpanjang kontroversi wasit.
Berlinang Air Mata, Istri Korban Begal Curhat ke KDM: Dia Abis Shalat Tahajud

Berlinang Air Mata, Istri Korban Begal Curhat ke KDM: Dia Abis Shalat Tahajud

Heboh beberapa waktu lalu, seorang pria meninggal dunia setelah menjadi korban begal. Istri korban pun diundang KDM untuk menjelaskan kronologinya.
Detik-detik Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Diduga Narkotika di Perairan Bintan

Detik-detik Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Diduga Narkotika di Perairan Bintan

Penyelundupan narkoba tersebut dilakukan oleh KRI Kerambit-627, unsur Guspurla Koarmada I, terhadap MV King Sun berbendera Tanzania. 
Gedung Bapenda DKI Kebakaran, Pramono Angkat Bicara soal Nasib Data Perpajakan Jakarta

Gedung Bapenda DKI Kebakaran, Pramono Angkat Bicara soal Nasib Data Perpajakan Jakarta

Gubernur Pramono Anung menyartakan penyebab kebakaran gadung Bapenda Dki masih diselidiki. Pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengetahui hasil investigasi.
Keputusan Aneh Wasit di Balik Kegagalan Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF 2026, Untungkan Singapura dan Rugikan Garuda

Keputusan Aneh Wasit di Balik Kegagalan Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF 2026, Untungkan Singapura dan Rugikan Garuda

Timnas Indonesia mengubur ambisi ke semifinal Piala AFF 2026 setelah imbang 1-1 lawan Singapura. Keputusan wasit Abdullah Salim Khalfan Al Amouri jadi sorotan.
Majalengka Targetkan 120 Peserta Program 1 Sarjana 1 Desa, Dapat Beasiswa dan Kesempatan Magang di Jepang

Majalengka Targetkan 120 Peserta Program 1 Sarjana 1 Desa, Dapat Beasiswa dan Kesempatan Magang di Jepang

Pemerintah Kabupaten Majalengka menargetkan sebanyak 120 orang akan mengikuti program 1 Sarjana 1 Desa yang mencakup beasiswa pendidikan dan kesempatan magang di Jepang.
Selengkapnya

Viral