Sikapi Taksi Online di Tragedi KA-KRL, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Banyak Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu
- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Bagi KDM, penanganan ini juga seharusnya membutuhkan peran aktif berbagai unsur. Gubernur Jabar itu bahkan mendukung masyarakat sekitar mengatasi persoalan perlintasan tanpa palang pintu.
Mantan anggota DPR RI ini tidak menginginkan problem kecelakaan membayangi masyarakat. Sudah banyak sekali tragedi masyarakat hingga kendaraan ditabrak oleh kereta api.
"Kita semua harus secara bersama-sama untuk menyelesaikan masalah ini, membebaskan problem kecelakaan, termasuk palang pintu yang tidak resmi, banyak perlintasan tidak resmi, tidak menggunakan palang pintu keselamatan kereta api," jelasnya.
Sikap Tegas KDM soal Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL
- Tim tvOnenews - Hilal Aulia Pasha
KDM menyampaikan sikap tegasnya. Gubernur Jabar ini mendukung pihak berwenang terus melakukan proses investigasi secara mendalam.
Pasalnya, tragedi ini masih mencakup di wilayah Jabar. Ia selaku orang nomor satu di Jawa Barat menginginkan tragedi KA relasi Jakarta-Surabaya menabrak KRL diusut tuntas.
Dedi Mulyadi menyampaikan harapan besarnya. Seluruh tahapan investigasi berlangsung secara optimal.
Dari investigasi ini, kata dia, hasil evaluasi nanti membuat layanan transportasi massal semakin optimal ke depannya.
"Investigasi harus dilakukan dengan baik sehingga di Indonesia tidak boleh ada lagi kecelakaan kendaraan angkutan massal atau transportasi publik yang menyebabkan korban jiwa," tegasnya.
Rencana Dedi Mulyadi usai Tragedi di Stasiun Bekasi Timur
Dalam kesempatan lain, Dedi Mulyadi menyampaikan rencananya. Ia mendorong percepatan pembangunan flyover di Bekasi dalam menyikapi tragedi KA di Stasiun Bekasi Timur.
"Ke depan harus terjadi percepatan pembangunan flyover," ucap dia di Gedung Pakuan, Kota Bandung.
Ia menjelaskan rencana pembangunan ini sudah ada. Hanya saja ada beberapa hal yang perlu dievaluasi, termasuk Detailed Engineering Design.
Ia meyakini rencana pembangunan flyover di kawasan sekitar tragedi kecelakaan ini terealisasi pada tahun ini. Sebab, Pemprov Jabar sudah mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan tersebut.
"Kita percepat saja ya, mudah-mudahan bisa tahun ini kita mendorong segera teralokasikan dengan baik. Anggaran awalnya sudah teralokasikan, nah, alokasi awalnya segera dilelang. Berikutnya disusul alokasi berikutnya di (anggaran) perubahan," bebernya.
Load more