Sikapi Taksi Online di Tragedi KA-KRL, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Banyak Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti perlintasan kereta api tanpa palang pintu imbas taksi online memicu tragedi KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur.
Rabu, 29 April 2026 - 01:49 WIB
Sumber :
- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Di sisi lain, KDM juga mengungkapkan bahwa, Pemprov Jabar akan memberikan jaminan biaya medis untuk lebih dari 90 orang menjadi korban tragedi kecelakaan KA-KRL di Bekasi Timur.
Selain biaya medis, kata dia, Pemprov Jabar akan mengguyur santunan sebesar Rp50 juta. Hal itu akan menyasar kepada keluarga atau ahli waris korban yang meninggal dunia.
Berdasarkan informasi terbaru, sebanyak 15 orang dinyatakan meninggal dunia. Identitas beberapa jenazah korban di rumah sakit telah teridentifikasi dengan baik.
"Kita memberikan santunan bagi yang meninggal itu Rp50 juta. Itu terjadinya di Jawa Barat. Kemudian yang di rumah sakit, saya sudah ngomong ke Wali Kota, sudah biar rumah sakitnya kami tanggung bersama," tukasnya.
(ant/hap)
Load more