News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Dalami Soal Kepemilikan PT RNB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Mukhtaruddin Ashraff Abu, sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan.
Kamis, 30 April 2026 - 19:20 WIB
Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Dalami Soal Kepemilikan PT RNB Yang Kuasai Pengadaan Jasa di Pemkab Pekalongan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Mukhtaruddin Ashraff Abu, sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan.

Pemeriksaan yang dilakukan di Gedung Merah Putih KPK itu, Ashraff didalami perihal kepemilikan perusahaan bernama PT Raja Nusantara Berjaya (RNB).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, PT RNB sendiri merupakan perusahaan yang dibuat oleh sang Bupati bersama suaminya untuk menguasai pengadaan barang dan jasa di wilayah Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

"Kita dalami soal kepemilikan perusahaan tersebut ya, bagaimana peran sebagai komisaris, kemudian bagaimana juga peran seorang ASH ini yang memiliki saham mayoritas di perusahaan RNB tersebut," ucap juru bicara KPK, Budi Prasetyo, Kamis (30/4/2026).

Budi memastikan, bahwa KPK tidak hanya memeriksa Suami dari Bupati Pekalongan dan pihak di lingkungan Pemkab, tetapi kita orang-orang terdekat lainnya untuk melengkapi keterangan yang dibutuhkan oleh penyidik.

"Tidak hanya saksi-saksi dari sisi Pemerintah Kabupaten Pekalongan tapi juga para *outsourcing* yang dipekerjakan di sejumlah dinas ya melalui perusahaan RNB tersebut juga pihak-pihak lain termasuk keluarga ataupun orang-orang terdekat dari saudara FAR," ujarnya.

Sebelumnya, KPK menjadwalkan pemanggilan terhadap Mukhtaruddin Ashraff Abu, Rabu (29/4/2026).

Pemeriksaan terhadap Mukhtaruddin kapasitasnya sebagai Komisaris PT Raja Nusantara Berjaya (RNB), yang merupakan perusahaan pengadaan yang dibuatnya bersama-sama dengan Fadia.

"KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dugaan tindak pidana korupsi benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan," ucap Juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam keterangannya.

Selain Mukhtaruddin, satu saksi lainnya yang diperiksa hari ini yaitu Komisaris PT Rokan Citra Money Changer, Yalnida.

Nama Mukhtaruddin Ashraff Disebut KPK

Nama Mukhtaruddin Ashraff Abu disebut-sebut dalam kasus ini. Ia diduga membuat perusahaan pengadaan bersama dengan sang Bupati.

Perusahaan yang bergerak di bidang pengadaan itu diduga telah mengusasi berbagai pengadaan jasa di Pemkab Pekalongan.

Usut punya usut penguasaan pengadaan tersebut hasil dari dugaan intervensi yang dilakukan Fadia terhadap para dinas-dinas.

KPK juga mengungkap, bahwa setiap dinas di lingkungan Pemkab Pekalongan harus memenangkan perusahaan milik Fadia meski ada perusahaan lain yang menawarkan dengan harga yang lebih murah.

Tak tanggung-tanggung hasil dari pengadaan itu, perusahaan Fadia memiliki transaksi sebesar Rp46 miliar dalam kurun waktu 2023 hingga 2026. Sebagian uang tersebut dibagi-bagi kepada keluarganya dengan rincian:

Fadia Arafiq: Rp5,5 miliar

Mukhtaruddin Ashraff Abu: Rp1,1 miliar

RUL: Rp2,3 miliar

MSA: Rp4,6 miliar

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

MHN (anak bupati): Rp2,5 miliar.

Total dana yang diduga dinikmati bersama keluarga mencapai sekitar Rp19 miliar.(aha/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Situasi Timur Tengah yang belum stabil mengancam agenda FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir membuka opsi negara dan lawan pengganti bagi Timnas Indonesia.
Skandal Beras SPHP di Jakarta Timur: Mentan Amran Memohon Polisi Sikat Habis Jaringan Mafia

Skandal Beras SPHP di Jakarta Timur: Mentan Amran Memohon Polisi Sikat Habis Jaringan Mafia

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman memohon kepada kepolisian untuk bongkar jaringan mafia beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga tuntas. 
China Terima Permintaan Maaf Mbappe soal Mao Zedong, tetapi Tetap Beri Peringatan

China Terima Permintaan Maaf Mbappe soal Mao Zedong, tetapi Tetap Beri Peringatan

China menerima permintaan maaf Kylian Mbappe terkait kontroversi video yang memperlihatkan dirinya tertawa melihat gambar gabungan wajahnya dengan Mao Zedong.
Bakom RI: Pemerintah Hormati Aksi Demo Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Terus Bekerja dan Berpihak Kepada Kepentingan Rakyat

Bakom RI: Pemerintah Hormati Aksi Demo Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Terus Bekerja dan Berpihak Kepada Kepentingan Rakyat

Pemerintah RI secara resmi menanggapi aspirasi yang disampaikan mahasiswa melalui aksi demonstrasi dengan menegaskan bahwa kebebasan berpendapat adalah pilar penting dalam demokrasi. 
Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Kelurahan Kembangan Selatan tengah menggalakkan gerakan sadar lingkungan dengan cara yang unik. 
Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal

Trending

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meluapkan amarahnya saat sidak terhadap dugaan praktik pengoplosan beras bersubsidi menjadi premium di Jakarta Timur.
Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Kelurahan Kembangan Selatan tengah menggalakkan gerakan sadar lingkungan dengan cara yang unik. 
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,72 persen secara tahunan pada triwulan II 2026.
Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat terpuruk akibat cedera dan menjalani operasi pada kedua lututnya, sahabat Megawati Hangestri, Yeum Hye-seon, kini membawa kabar baik bagi Red Sparks.
Bakom RI: Pemerintah Hormati Aksi Demo Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Terus Bekerja dan Berpihak Kepada Kepentingan Rakyat

Bakom RI: Pemerintah Hormati Aksi Demo Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Terus Bekerja dan Berpihak Kepada Kepentingan Rakyat

Pemerintah RI secara resmi menanggapi aspirasi yang disampaikan mahasiswa melalui aksi demonstrasi dengan menegaskan bahwa kebebasan berpendapat adalah pilar penting dalam demokrasi. 
Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal
Selengkapnya

Viral