News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Bongkar Modus “Jasa Urus Kasus” Bea Cukai, Klaim Bisa Atur Penyidikan Disebut Penipuan

KPK ungkap modus penipuan jasa urus kasus Bea Cukai di Jawa Tengah, tegaskan proses hukum transparan dan minta masyarakat waspada.
Selasa, 5 Mei 2026 - 15:40 WIB
Ilustrasi gedung KPK
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi kembali mengungkap adanya pihak yang mengaku mampu mengatur atau mengurus perkara terkait dugaan suap importasi dan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Informasi terbaru yang diterima KPK menyebutkan bahwa pihak-pihak tersebut beroperasi di wilayah Semarang, Jawa Tengah. Mereka mengklaim dapat memengaruhi proses penyidikan yang tengah berjalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa klaim tersebut tidak berdasar dan menyesatkan.

Modus Lama Kembali Muncul, Manfaatkan Kasus yang Sedang Berjalan

Budi menjelaskan, fenomena ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, KPK juga menerima laporan serupa terkait adanya oknum yang menawarkan jasa pengurusan perkara di sektor Bea dan Cukai.

Menurutnya, modus ini kerap memanfaatkan situasi ketika sebuah kasus sedang menjadi perhatian publik. Pelaku kemudian mengaku memiliki akses atau koneksi untuk “mengondisikan” jalannya proses hukum.

Padahal, KPK memastikan bahwa tidak ada pihak luar yang bisa memengaruhi penyidikan ataupun keputusan dalam penanganan perkara.

KPK Tegaskan Proses Hukum Transparan dan Profesional

KPK menekankan bahwa seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara transparan, profesional, dan berdasarkan mekanisme kolektif kolegial.

Artinya, setiap keputusan yang diambil, termasuk penetapan tersangka, tidak dilakukan secara sepihak melainkan melalui proses bersama yang ketat.

Budi menegaskan bahwa lembaganya bekerja sesuai prosedur hukum yang berlaku dan tidak membuka ruang bagi intervensi dari pihak manapun.

Masyarakat Diminta Waspada dan Tidak Mudah Percaya

KPK mengimbau masyarakat, khususnya pihak-pihak yang terkait dengan perkara, untuk tidak mempercayai oknum yang menawarkan jasa pengurusan kasus dengan imbalan tertentu.

Menurut Budi, klaim tersebut merupakan bentuk penipuan yang berulang dan merugikan banyak pihak.

Ia juga meminta agar masyarakat segera melaporkan jika menemukan praktik serupa, baik secara langsung maupun melalui perantara.

Dugaan Praktik Tersebar di Jawa Tengah

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pihak-pihak yang mengaku bisa mengatur perkara ini tidak hanya berada di satu lokasi, tetapi tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Tengah.

KPK pun terus mendalami informasi tersebut sebagai bagian dari upaya pencegahan terhadap praktik penipuan yang mengatasnamakan proses hukum.

KPK Tegaskan Tidak Ada “Jalur Belakang” dalam Penanganan Kasus

KPK kembali menegaskan bahwa tidak ada jalur khusus atau jalur belakang dalam penyelesaian perkara yang mereka tangani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seluruh proses hukum berjalan sesuai aturan, tanpa pengecualian. Oleh karena itu, setiap tawaran bantuan untuk “mengurus” perkara dipastikan sebagai modus penipuan.

Langkah ini sekaligus menjadi pengingat bagi publik agar lebih berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi hukum demi keuntungan pribadi. (aha/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral