News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Rabu, 6 Mei 2026 - 00:06 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) undang perwakilan keluarga Haji Sahroni saat kembali menyikapi kasus pembunuhan sekeluarga di Indramayu
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Indramayu, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu pada akhir Agustus 2025, kembali mendapat perhatian dari Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).

KDM menyoroti babak baru kasus pembunuhan menewaskan lima anggota keluarga Haji Sahroni. Belakangan ini, rekaman terdakwa, Ririn Rifanto membantah sebagai pelaku kasus pembunuhan sekeluarga di Indramayu tersebut viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KDM memutuskan untuk menemui perwakilan keluarga korban dan diunggah melalui kanal YouTube miliknya pada Minggu (3/5/2026). Di momen ini, keluarga korban menyikapi bantahan dilontarkan Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan.

Keluarga korban diwakili ibu kandung almarhumah Euis (istri Budi Awaludin anak Haji Sahroni) memberikan pernyataannya. Keluarga meyakini kedua terdakwa adalah sosok pelaku pembunuhannya.

"Kami yakin pelakunya adalah mereka (terdakwa)," ujar Rohaemah, perwakilan keluarga korban dikutip tvOnenews.com, Selasa (5/5/2026).

Kenapa Keluarga Haji Sahroni Yakin 2 Terdakwa Jadi Pelaku Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu?

Penemuan jasad keluarga Haji Sahroni Indramayu di satu lubang yang sama.
Penemuan jasad keluarga Haji Sahroni Indramayu di satu lubang yang sama.
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

Kepada Dedi Mulyadi, Rohaemah menjelaskan beberapa alasan keyakinan pihak keluarga menyasar pada Ririn dan Priyo. Pertama, hal ini didasari dengan adanya bukti rekaman CCTV.

Rohaemah alias Ema menuturkan kondisi sebelum peristiwa pembunuhan tersebut. Berdasarkan hasil dari CCTV, kedua terdakwa masih terekam beraktivitas di dekat kediaman korban.

"Ada bukti CCTV yang menunjukkan mereka bolak-balik di lokasi, bahkan terekam saat membeli kopi dan rokok di warung dekat rumah korban waktu hari Jumat dan Sabtu," terangnya.

Ia menambahkan, saat itu kedua terdakwa juga masih tidur di rumah korban yang terletak di Paoman, Indramayu.

Tanggapi Isu Pelaku Berjumlah 4 Orang

Lebih lanjut, ia menyoroti siasat yang dibangun terdakwah. Mereka membantah sebagai pelaku seusai persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Indramayu.

Berdasarkan dari narasi yang dibangun terdakwa di media sosial, pelaku pembunuhan sebenarnya berjumlah empat orang. Beberapa di antaranya berinisial J, AY, H, dan Y.

Menurutnya, upaya tersebut hanya bagian dari memutarbalikkan fakta. Ia menganggap pengakuan itu sebagai alibi kosong untuk mengaburkan fakta hukum.

"Dia membantah, katanya bukan saya pelakunya. Tapi, saya melihat mayatnya, dan saya yakin cuam dua itu pelakunya. Sekarang mereka cuma memutar balikkan fakta orang lain," bebernya.

Perwakilan keluarga korban lainnya, Tety Setiawati turut menyoroti dugaan gelagat terdakwa. Ririn dan Priyo diduga menguasai harta milik korban.

Tety menjelaskan, rekaman CCTV menunjukkan terdakwa mengambil uang milik korban di sebuah kantor perbankan. Ironisnya, hal itu terjadi menggunakan identitas milik Budi Awaludin (45).

"Dia ngambil dana yang ada di CCTV ambil uang di briling, uang DANA dari akun mas Budi diambil juga. HP-nya, dompetnya, semuanya sudah diambil pakai KTP dia," terang Tety.

Ia pun menegaskan jika mereka tidak terlibat, seharusnya menambahkan sejak awal mengisi laporan dalam BAP bahwa, kedua terdakwa bukan pembunuh keluarga Haji Sahroni.

Pandangan KDM soal Pelaku Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) sikapi babak baru kasus pembunuhan satu keluarga di Indramayu
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) sikapi babak baru kasus pembunuhan satu keluarga di Indramayu
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

KDM sudah mengetahui awal mula kasus pembunuhan ini. Sebab, lima jasad ditemukan terkubur mengenaskan dalam satu lubang di belakang rumah korban di Kelurahan Paoman, Indramayu, Senin (1/9/2025).

Adapun lima jasad tersebut tergabung dalam satu keluarga. Mereka bernama Haji Sahroni (70), Budi Awaludin (45), Euis (37), Ratu (7), dan bayi berusia 8 bulan.

Kasus pembunuhan ini hampir membuat Evan, mantan pegawai toko sembako milik Budi Awaludin sebagai korban. Pasalnya, pemuda itu sempat dikambinghitamkan oleh pelaku.

Dedi Mulyadi pun mengetahui langsung dari cerita Evan. Menurutnya, pelaku dikenal sebagai sosok yang sangat manipulatif.

Ia menjelaskan, pelaku berusaha membuat rekayasa alibinya melalui pesan singkat (WA) milik ponsel korban. Pelaku seolah bikin siasat agar Evan terlibat lantaran menjual sejumlah kendaraan milik Budi.

"Kasus ini harus dikawal agar transparan. Pelaku asli sangat pintar merekayasa keadaan, seperti yang hampir menumbalkan Evan dulu bahwa asumsi masyarakat sudah beranggapan pelakunya Evan," ucap Dedi Mulyadi.

KDM tidak ingin gegabah menyikapi penetapan siapa pelakunya. Gubernur Jabar itu menyerahkan seluruh proses penyelesaiannya kepada pihak yang berwenang agar kasus ini cepat selesai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Namun, fakta-fakta hukum yang diuji di pengadilan, seperti CCTV dan keterangan saksi, harus menjadi acuan utama bagi hakim untuk mengambil keputusan yang seadil-adilnya," tukas KDM.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Rampungkan Penyidikan Seluruh Tersangka Kasus Suap di Ditjen Bea Cukai, 3 Sudah BersidangĀ 

KPK Rampungkan Penyidikan Seluruh Tersangka Kasus Suap di Ditjen Bea Cukai, 3 Sudah BersidangĀ 

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan seluruh penyidikan terhadap tersangka kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai.
Pesan Mendalam Jusuf Kalla saat Resmikan Masjid Hajjah Yuliana di Bekas Kantor Polisi Melbourne Australia

Pesan Mendalam Jusuf Kalla saat Resmikan Masjid Hajjah Yuliana di Bekas Kantor Polisi Melbourne Australia

Wakil Presiden RI ke-10 & ke-12, Jusuf Kalla meresmikan pembangunan Masjid Hajjah Yuliana, tempat ibadah bekas kantor polisi di Laverton, Melbourne, Australia.
Jajaran Mobil Listrik Ini Ramaikan Jakarta Fair Kemayoran 2026

Jajaran Mobil Listrik Ini Ramaikan Jakarta Fair Kemayoran 2026

Memasuki pekan kedua penyelenggaraan Jakarta Fair, sederet produsen mobil listrik berlomba-lomba memikat pengunjung dengan menghadirkan tawaran menarik
Imigrasi Cabut Izin Tinggal Dua WNA Bermasalah di Bali, Diduga Ada Kaitannya dengan Kasus yang Menjerat Silmy Karim

Imigrasi Cabut Izin Tinggal Dua WNA Bermasalah di Bali, Diduga Ada Kaitannya dengan Kasus yang Menjerat Silmy Karim

Ade mengatakan, pelaporan ini dilakukan karena adanya dugaan penyalahgunaan izin tinggal terbatas (KITAS) investor yang dilakukan oleh kedua WNA tersebut.Ā 
Link Live Streaming Final Princess Cup 2026: Sore Ini Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Hadapi Filipina di Perebutan Juara Ketiga

Link Live Streaming Final Princess Cup 2026: Sore Ini Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Hadapi Filipina di Perebutan Juara Ketiga

Link live streaming final Princess Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia U-18 akan berhadapan dengan Filipina di perebutan juara ketiga, yang berlangsung di Nakhon Ratchasima pada Minggu (28/6/2026).
Ketua Harian Dekranas: Pewarna Alam Bisa Tingkatkan Nilai Jual Tenun TTU

Ketua Harian Dekranas: Pewarna Alam Bisa Tingkatkan Nilai Jual Tenun TTU

Hal tersebut disampaikan Tri saat membuka Pelatihan Pewarnaan Alam dan Pencelupan Benang untuk Kain Tenun di Gedung Dekranasda Kabupaten TTU, Kamis (25/6/2026).

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 29 Juni 2026: Keberuntungan Menanti Virgo dan Scorpio

Ramalan Keuangan Zodiak 29 Juni 2026: Keberuntungan Menanti Virgo dan Scorpio

Ramalan keuangan zodiak 29 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan 12 zodiak. Pekan terakhir Juni dimulai, siapa yang langsung cuan kali ini?
Siap-Siap Karier Melejit! 6 Zodiak Ini Diprediksi Panen Kesuksesan pada 29 Juni 2026: Virgo Banjir Apresiasi

Siap-Siap Karier Melejit! 6 Zodiak Ini Diprediksi Panen Kesuksesan pada 29 Juni 2026: Virgo Banjir Apresiasi

Pada 29 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan angin segar dalam perjalanan karier mereka. Berikut 6 zodiak paling beruntung di tempat kerja.
Ramalan Keuangan Shio 29 Juni 2026: Awal Pekan Penuh Kejutan, Babi dan Naga Kebanjiran Rezeki

Ramalan Keuangan Shio 29 Juni 2026: Awal Pekan Penuh Kejutan, Babi dan Naga Kebanjiran Rezeki

Ramalan keuangan shio 29 Juni 2026 untuk 12 shio sudah hadir. Cek shiomu sekarang, siapa yang langsung kebanjiran rezeki di awal pekan dan siapa yang harus sabar dulu!
PKB Akan Panggil Norbetus Tubani, Anggota DPRD yang Diduga Intimidasi Dokter Icha hingga Berujung Bunuh Diri

PKB Akan Panggil Norbetus Tubani, Anggota DPRD yang Diduga Intimidasi Dokter Icha hingga Berujung Bunuh Diri

Dokter Icha yang bertugas di Rumah Sakit Leona Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur, diduga diintimidasi oleh sejumlah anggota DPRD, salah satunya dari fraksi PKB pada 13 Juni 2026.
Cristiano Ronaldo CsĀ Sengaja Main Sabun Demi Hindari Jalur Neraka? Teori Konspirasi Hasil Imbang Portugal vs Kolombia Bikin Heboh Jagat Maya

Cristiano Ronaldo CsĀ Sengaja Main Sabun Demi Hindari Jalur Neraka? Teori Konspirasi Hasil Imbang Portugal vs Kolombia Bikin Heboh Jagat Maya

Cristiano Ronaldo CS main sabun? Jagat media sosial mendadak gempar jelang dan sesudah laga pamungkas Grup K Piala Dunia 2026 antara Portugal kontra Kolombia -
PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui Juru bicaranya, Seno Bagaskoro, mempertanyakan solusi yang akan dilakukan oleh mantan Presiden ke-7, Jokowi
Kondisi Terkini Caddy Golf yang Dianiaya di Tangerang, Polisi Sebut Alami Luka Serius di Kepala

Kondisi Terkini Caddy Golf yang Dianiaya di Tangerang, Polisi Sebut Alami Luka Serius di Kepala

Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang caddy golf di kawasan Modern Golf, Kota Tangerang, yang sempat viral di media sosial (medsos) memasuki babak baru.
Selengkapnya

Viral