News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kiai Ponpes di Pati Mendadak 'Hilang' Usai Jadi Tersangka Pencabulan Puluhan Santriwati, Polisi Bakal Jemput Paksa

Hingga kini, polisi masih memburu keberadaan tersangka Kiai Ashari yang belum memenuhi panggilan pemeriksaan.
Rabu, 6 Mei 2026 - 11:15 WIB
Kiai Ashari ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap santri di Ponpes Ndholo Kusumo.
Sumber :
  • Facebook/I Love Pati

Jakarta, tvOnenews.com  – Perkembangan kasus puluhan santriwati diduga menjadi korban pencabulan oleh seorang kiai di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng), masih terus bergulir.

Hingga kini, polisi masih memburu keberadaan tersangka Kiai Ashari yang belum memenuhi panggilan pemeriksaan. Penyidik Polres Pati mengakui, keberadaan Kiai Ashari belum dapat dipastikan berada di wilayah Pati. Upaya pencarian pun terus dilakukan guna mempercepat proses hukum kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari penyidik menyampaikan saat ini sedang mencari keberadaan tersangka," tutur Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Pati Ipda Hafid Amin, Rabu, 6 Mei 2026.

Hafid menjelaskan, penyidik sebelumnya telah melayangkan panggilan pemeriksaan pertama kepada Kiai Ashari. Namun, panggilan itu tidak dipenuhi tanpa keterangan yang jelas dari pihak tersangka.

Karena itu, penyidik kembali menjadwalkan pemanggilan kedua yang diharapkan bisa dihadiri oleh tersangka. Jika kembali mangkir, polisi memastikan akan mengambil langkah tegas.

"Untuk saat ini dari penyidik menyampaikan kepada kami, dilakukan pemanggilan kedua pada tanggal 7 Mei. Apabila masih tidak hadir, akan dilakukan upaya jemput paksa sesuai dasar KUHAP," kata dia.

Tak hanya itu, kepolisian juga mempertimbangkan langkah pencegahan agar tersangka tidak melarikan diri ke luar negeri. Upaya tersebut akan diajukan ke pihak Imigrasi jika panggilan kedua kembali diabaikan.

Di sisi lain, Hafid mengungkapkan bahwa komunikasi antara penyidik dan kuasa hukum tersangka masih berjalan dengan baik hingga saat ini.

Sementara itu, terkait kabar adanya puluhan korban dalam kasus ini, polisi menegaskan bahwa laporan resmi yang diterima baru berasal dari satu orang korban.

"Satu korban saja yang sudah melaporkan," ujarnya.

Kasus ini mencuat setelah puluhan santriwati diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh seorang pengasuh pesantren. 

Kuasa hukum korban, Ali Yusron, menyampaikan bahwa laporan telah diajukan ke Polresta Pati sejak 2024. Namun, ia menilai proses penanganan kasus tersebut berjalan cukup lama meski telah disertai sejumlah bukti, termasuk hasil visum.

Peristiwa ini juga memicu reaksi masyarakat. Aksi massa dilaporkan terjadi pada Sabtu, 2 Mei 2026, sebagai bentuk kekecewaan terhadap dugaan kasus yang menimpa para santriwati tersebut.

“Kami minta ini untuk ditindaklanjuti menjadi langkah preventif dari lembaga terkait bagaimana ada pengawasan terhadap lembaga pendidikan untuk mengintensifkan pelaksanaan pendidikan yang baik dan mewaspadai dari penyimpan-penyimpangan di dalam penyelenggaran pendidikan itu,” kata Cholil Nafis.

Selain itu, ia menyoroti peran lembaga pengawas seperti Majelis Masyayikh di bawah Kementerian Agama untuk lebih aktif dalam melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penyelenggaraan pendidikan di pesantren agar tetap sesuai dengan aturan dan etika.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

MUI juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mengawasi lingkungan pendidikan serta melaporkan jika menemukan indikasi penyimpangan. Dengan pengawasan yang lebih kuat dan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan lembaga pendidikan dapat menjadi tempat yang aman bagi peserta didik.

Foe Peace Simbolon/VIVA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Lampaui Target Pengurangan Emisi, Capaian Semester I Tembus 118%

Pertamina Lampaui Target Pengurangan Emisi, Capaian Semester I Tembus 118%

Pertamina sukses menjalankan program dekarbonisasi dengan capaian pengurangan emisi di atas target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2026.
Kisah Haru Ismi Ulfaida: Anak Petani Asal Sulbar Siswi Sekolah Rakyat Tembus Paskibraka Nasional di Istana Merdeka HUT ke-81 RI

Kisah Haru Ismi Ulfaida: Anak Petani Asal Sulbar Siswi Sekolah Rakyat Tembus Paskibraka Nasional di Istana Merdeka HUT ke-81 RI

Ismi Ulfaida (16), siswi Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar, Sulawesi Barat mengukir sejarah baru sebagai siswa Sekolah Rakyat pertama yang berhasil
Persib Punya 12 Pemain Asing, Igor Tolic Bakal Tentukan Satu Nama yang Tersingkir

Persib Punya 12 Pemain Asing, Igor Tolic Bakal Tentukan Satu Nama yang Tersingkir

Komposisi pemain asing Persib mengalami surplus setelah Danijel Loncar resmi diperkenalkan. Kondisi tersebut membuka kemungkinan ada satu pemain asing dicoret.
Karhutla Makin Meluas, BB TNBTS Tutup Seluruh Akses Wisata Gunung Bromo

Karhutla Makin Meluas, BB TNBTS Tutup Seluruh Akses Wisata Gunung Bromo

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) semakin meluas.
Ternyata Benda Ini yang Bikin Ikan Makin Langka, Nelayan Malut Curhat ke Gubernur Malut Sherly Tjoanda soal Rumpon Ilegal

Ternyata Benda Ini yang Bikin Ikan Makin Langka, Nelayan Malut Curhat ke Gubernur Malut Sherly Tjoanda soal Rumpon Ilegal

Rumpon laut ilegal membuat ikan semakin langka di wilayah pesisir. Nelayan di Maluku Utara (Malut) belakangan mengeluh kepada Gubernur Sherly Tjoanda lantaran -
Kasus Mutilasi Depok: Polisi Sebut Potongan Pertama Jasad Dibuang Pukul 18.30, Kedua Pukul 19.00

Kasus Mutilasi Depok: Polisi Sebut Potongan Pertama Jasad Dibuang Pukul 18.30, Kedua Pukul 19.00

Katimsus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono mengungkap detik-detik pelaku mutilasi di Depok menghabisi nyawa korban. 

Trending

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 10 Agustus 2026: Libra Panen Proyek Emas

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 10 Agustus 2026: Libra Panen Proyek Emas

Senin, 10 Agustus 2026 diprediksi membawa peluang finansial yang cukup menjanjikan bagi sejumlah zodiak. Siapa saja yang bakal berlimpah cuan pada awal pekan?
Serangan Udara Makin Terbatas, Jenderal AS Dorong Trump Akhiri Konflik dengan Iran

Serangan Udara Makin Terbatas, Jenderal AS Dorong Trump Akhiri Konflik dengan Iran

Gedung Putih didesak untuk mencari jalan keluar mengakhiri konflik dengan Iran.
Hasil Timnas Indonesia Abroad: Ole Romeny Cetak Gol saat Debut bersama Fortuna Sittard, Justin Hubner Main Penuh

Hasil Timnas Indonesia Abroad: Ole Romeny Cetak Gol saat Debut bersama Fortuna Sittard, Justin Hubner Main Penuh

Kabar membanggakan datang dari dua pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny dan Justin Hubner mampu tampil impresif bersama Fortuna Sittard. Momen tersebut terjadi usai dua pemain Garuda tersebut menjalani laga pembuka di Liga Belanda atau Eredivisie 2026/2027.
Peran Betrand Peto Terkait Konflik Ruben Onsu-Sarwendah Dibongkar, Aditya Gumay: Dia Pemegang Kartu

Peran Betrand Peto Terkait Konflik Ruben Onsu-Sarwendah Dibongkar, Aditya Gumay: Dia Pemegang Kartu

Betrand Peto jadi sorotan di tengah memanasnya polemik antara Ruben Onsu dan Sarwendah. Dia disebut sebagai sosok yang mengetahui banyak hal mengenai kedua orang tua angkatnya.
Gandeng KPK hingga OJK, Kemenhut Bongkar Jaringan Kejahatan Kehutanan dan Satwa Liar

Gandeng KPK hingga OJK, Kemenhut Bongkar Jaringan Kejahatan Kehutanan dan Satwa Liar

Kementerian Kehutanan memperkuat penegakan hukum terhadap kejahatan kehutanan dan perdagangan tumbuhan dan satwa liar (TSL) ilegal dengan pendekatan yang lebih terpadu dan terukur.
Bek Keturunan Indonesia Diserbu Netizen Belanda Usai Bikin Blunder dan Buat Ole Romeny Cetak Gol Debut di Eredivisie: Sangat Buruk!

Bek Keturunan Indonesia Diserbu Netizen Belanda Usai Bikin Blunder dan Buat Ole Romeny Cetak Gol Debut di Eredivisie: Sangat Buruk!

Bek keturunan Indonesia Ryan Flamingo menjadi sorotan setelah lakukan blunder saat PSV menghadapi Fortuna Sittard. Blundernya membuat Ole Romeny bisa cetak gol.
Batal Bela Timnas Indonesia, Nama Justin Hubner Malah Jadi Sensasi di Eropa dan Dilirik Klub Kasta Teratas

Batal Bela Timnas Indonesia, Nama Justin Hubner Malah Jadi Sensasi di Eropa dan Dilirik Klub Kasta Teratas

Justin Hubner mendapat kabar menarik terkait masa depannya di level klub. Setelah batal membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, sang bek justru laris manis.
Selengkapnya

Viral