News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Soal Pemerintah Rangkul Homeless Media: Terlalu Besar untuk Diabaikan

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDIP, Junico Siahaan, angkat bicara ihwal fenomena homeless media yang tengah ramai diperbincangkan.
Kamis, 7 Mei 2026 - 19:46 WIB
Anggota Komisi I DPR Junico Siahaan
Sumber :
  • Instagram @junicosiahaan

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDIP, Junico Siahaan, angkat bicara ihwal fenomena homeless media yang tengah ramai diperbincangkan.

Ia menilai keberadaan media alternatif di luar arus utama sudah menjadi fenomena besar yang tidak bisa lagi diabaikan pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Nico, pendekatan terhadap homeless media seharusnya bukan dengan memusuhi atau membatasi, melainkan dirangkul dan diajak masuk ke sistem yang lebih tertib.

“Ini kan seperti fenomena ojek online. Dulu ojek online baru 10, 100, 500 driver dianggap usaha baru. Tapi begitu jadi satu juta driver, ini kan fenomena yang harus dirangkul,” kata Nico saat dikonfirmasi, Kamis (7/5/2026).

Ia menyebut kondisi homeless media saat ini mirip dengan awal kemunculan ojek online yang sempat dianggap liar karena belum memiliki aturan jelas.

Namun, karena jumlahnya semakin besar dan pengaruhnya semakin luas, menurut Nico, pemerintah mau tidak mau harus mencari cara untuk mengatur fenomena tersebut.

“Nah, inilah kira-kira fenomena yang mirip. Tetapi kan fenomenanya sudah terjadi. Pemerintah punya isu bagaimana fenomena yang misalnya dikatakan positif ini mau diapakan? Mau dirangkul atau dimusnahkan sama sekali?” ujarnya.

Menurut Nico, homeless media awalnya hanya bergerak di lingkup lokal dan dianggap sebelah mata. Namun perkembangan media digital membuat keberadaan mereka semakin besar dan memiliki audiens sendiri.

“Homeless media kan tadinya siapa yang melirik? Ya cuma berita seputar Bintaro, berita seputar Kelapa Gading. Cuma ini lama-lama terus berevolusi sehingga akhirnya homeless media itu punya gaya yang cukup berbeda dengan gaya penulisan atau jurnalis pada umumnya,” katanya.

Meski mengakui masih ada hal yang perlu dibenahi, Nico menilai pendekatan terbaik bukan dengan membatasi, melainkan mengajak mereka masuk dalam sistem yang lebih tertib.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tapi di sisi lain bahwa homeless media itu perlu dirangkul dan kemudian diajak ketemu, dan kemudian didengarkan aspirasinya. Supaya tertib, mari kita tertibkan dengan aturan-aturan, apakah dengan penerapan etika jurnalisme dan lain sebagainya,” ucapnya.

Karena itu, ia menilai langkah Badan Komunikasi Pemerintah membuka komunikasi dengan homeless media tidak menjadi persoalan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Hadapan KDM, Wali Kota Bekasi Ungkap Target Utama di Porprov XV Jawa Barat 2026: Kami Ingin Jadi Juara Umum

Di Hadapan KDM, Wali Kota Bekasi Ungkap Target Utama di Porprov XV Jawa Barat 2026: Kami Ingin Jadi Juara Umum

Kota Bekasi resmi menjadi tuan rumah perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. 
Rizky Ridho Ungkap Kronologi Timnas Indonesia Batal Tanding di FIFA Matchday November 2026

Rizky Ridho Ungkap Kronologi Timnas Indonesia Batal Tanding di FIFA Matchday November 2026

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, mengungkapkan kronologi Timnas Indonesia batal melakoni laga uji coba dalam FIFA Matchday November 2026.
Dalam 48 Jam Menlu Iran Kontak 12 Negara Demi Redam Ketegangan dengan AS

Dalam 48 Jam Menlu Iran Kontak 12 Negara Demi Redam Ketegangan dengan AS

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menggelar maraton diplomasi intensif dengan menghubungi 12 menteri luar negeri di kawasan Timur Tengah dan Mediterania -
Respons Dedi Mulyadi soal Kasus Jari Karyawati Cikarang Putus Terjepit Mesin

Respons Dedi Mulyadi soal Kasus Jari Karyawati Cikarang Putus Terjepit Mesin

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) sikapi kasus 3 jari karyawati di Cikarang, Rindi Natasya putus. Ia berharap perusahaan melindungi keselamatan kerja karyawan.
Soal Putusan MA-MK Terkait Ijazah Wapres Gibran, Ketua KPU Pastikan Verifikasi Sesuai Undang-Undang

Soal Putusan MA-MK Terkait Ijazah Wapres Gibran, Ketua KPU Pastikan Verifikasi Sesuai Undang-Undang

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Mochammad Afifuddin menegaskan bahwa seluruh rangkaian tahapan kerja lembaganya—termasuk proses verifikasi dalam penyeleng-
GAC Pilih Indonesia Jadi Negara Pertama di Luar China untuk Pasarkan AION i60, Ini Alasannya

GAC Pilih Indonesia Jadi Negara Pertama di Luar China untuk Pasarkan AION i60, Ini Alasannya

GAC Indonesia mendapat kepercayaan istimewa dari prinsipal di China. Indonesia dipilih sebagai negara pertama di luar China yang memasarkan AION i60.

Trending

Dalam 48 Jam Menlu Iran Kontak 12 Negara Demi Redam Ketegangan dengan AS

Dalam 48 Jam Menlu Iran Kontak 12 Negara Demi Redam Ketegangan dengan AS

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menggelar maraton diplomasi intensif dengan menghubungi 12 menteri luar negeri di kawasan Timur Tengah dan Mediterania -
Rizky Ridho Ungkap Kronologi Timnas Indonesia Batal Tanding di FIFA Matchday November 2026

Rizky Ridho Ungkap Kronologi Timnas Indonesia Batal Tanding di FIFA Matchday November 2026

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, mengungkapkan kronologi Timnas Indonesia batal melakoni laga uji coba dalam FIFA Matchday November 2026.
Viral Istri Kades Karanganyar Akui Skandal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Itu Bukan Dugaan, Itu adalah Fakta

Viral Istri Kades Karanganyar Akui Skandal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Itu Bukan Dugaan, Itu adalah Fakta

Viral istri Kades di Rembang diduga berzina dengan anggota DPRD berinisial W. Zayyana Ilma mengakui hubungan tersebut, sementara laporan telah masuk ke polisi
Enam Kali ke Hotel, Istri Kades Karanganyar Ungkap 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Pamit Sama Suami ya Belanja

Enam Kali ke Hotel, Istri Kades Karanganyar Ungkap 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Pamit Sama Suami ya Belanja

Istri Kades Karanganyar, Zayyana Ilma, mengaku enam kali bertemu anggota DPRD Rembang berinisial WD di hotel. Polisi masih mendalami bukti dan laporan dugaan
Viral Diduga Penganiayaan Anak oleh Ibu Tiri di Klender, Jakarta Timur, Korban: Aku Pulang Malah Digebuk

Viral Diduga Penganiayaan Anak oleh Ibu Tiri di Klender, Jakarta Timur, Korban: Aku Pulang Malah Digebuk

Berdasarkan penuturan langsung dari korban, dirinya mengaku kakinya dipukul menggunakan kayu seperti bambu, hingga mengalami bengkak pada area yang dipukul.
Istri Kades Karanganyar Blak-blakan soal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Perselingkuhan itu Fakta

Istri Kades Karanganyar Blak-blakan soal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Perselingkuhan itu Fakta

Istri Kades Karanganyar, Zayyana Ilma, blak-blakan mengakui hubungan selama delapan bulan dengan anggota DPRD Rembang. Ia mengungkap enam kali pertemuan
KPK Dalami Dugaan Suap di Kantor Pertanahan Bogor Terkait Layanan Pertanahan

KPK Dalami Dugaan Suap di Kantor Pertanahan Bogor Terkait Layanan Pertanahan

Kasus tersebut bermula dari OTT KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral