GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Baru Kecelakaan KRL dan Green SM di Bekasi Timur, Sopir Selamat Lewat Jendela karena Pintu Mobil Tak Bisa Dibuka

Polisi ungkap sopir taksi Green SM keluar lewat jendela sebelum mobil tertemper KRL di Bekasi Timur karena pintu kendaraan tidak bisa dibuka.
Jumat, 8 Mei 2026 - 16:45 WIB
Warga mengamati taksi listrik Green SM yang rusak pascakecelakaan dengan KRL
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap fakta baru di balik insiden taksi online Green SM yang tertemper Kereta Rel Listrik (KRL) di perlintasan sebidang kawasan Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin (27/4/2026) lalu.

Dalam kejadian tersebut, sopir taksi online berinisial RRP diketahui berhasil menyelamatkan diri dengan keluar melalui jendela mobil setelah pintu kendaraan tidak dapat dibuka saat mobil mendadak mati di jalur rel kereta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menjelaskan peristiwa itu bermula ketika kendaraan yang dikemudikan korban tiba-tiba mati saat berada di perlintasan sebidang rel kereta api.

“Pada saat dibawa, itu kendaraan mati di perlintasan sebidang jalur kereta api. Pada saat sopir ingin keluar membuka pintu, tetapi tidak bisa,” kata Budi di Polda Metro Jaya, Jumat (8/5/2026).

Sopir Selamat Keluar Lewat Jendela Mobil

Menurut Budi, setelah pintu kendaraan tidak dapat dibuka, sopir kemudian mencoba menurunkan kaca mobil untuk menyelamatkan diri.

Dalam situasi darurat tersebut, transmisi kendaraan disebut sempat berpindah ke posisi parkir.

Setelah kaca mobil berhasil diturunkan, sopir akhirnya keluar melalui jendela bagian pengemudi dengan bantuan warga sekitar lokasi kejadian.

“Transmisi berpindah ke parkir. Pada saat yang bersangkutan mencoba untuk mematikan kendaraan, membuka, baru bisa menurunkan kaca mobil dari taksi online. Sehingga sopir ini bisa keluar selamat dari kendaraan itu dibantu oleh warga sekitar melalui jendela mobil bagian sopir,” terang Budi.

Peristiwa tersebut menjadi salah satu fokus pendalaman penyidik dalam mengusut penyebab kecelakaan taksi Green SM tertemper KRL di Bekasi Timur.

Puslabfor dan KNKT Dalami Dugaan Pengaruh Medan Magnet

Polisi menyebut hingga saat ini tim dari Puslabfor Bareskrim Polri bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT masih mendalami penyebab kendaraan bisa mendadak mati di perlintasan rel.

Salah satu aspek yang tengah diteliti yakni kemungkinan adanya pengaruh medan magnet maupun medan listrik terhadap sistem kendaraan.

“Nah, ini masih didalami. Apakah ini dampak pengaruh dari medan magnet, medan listrik terhadap kendaraan mobil taksi online. Ini masih didalami oleh Puslabfor, begitu juga masih didalami oleh KNKT secara paralel. Tim ini masih bekerja untuk mendalami,” jelas Budi.

Pendalaman tersebut dilakukan untuk mengetahui secara teknis faktor yang menyebabkan kendaraan tidak dapat bergerak saat berada di lintasan kereta.

Sopir Green SM Baru Bekerja Beberapa Hari

Dalam pemeriksaan yang dilakukan penyidik, diketahui sopir taksi online tersebut baru bekerja beberapa hari sebelum insiden terjadi.

Budi mengatakan sopir telah melalui proses pendaftaran dan dinyatakan lulus untuk bekerja sebagai pengemudi taksi online.

Namun, menurut pengakuan sopir, dirinya hanya mendapatkan pengenalan operasional kendaraan selama satu hari sebelum mulai bekerja.

“Bahwa sopir menjelaskan, yang bersangkutan baru beberapa hari bekerja di taksi online tersebut, mendaftar, melamar, dan dinyatakan lulus. Diperkenalkan selama satu hari tentang operasional penggunaan unit mobil yang akan dibawa,” ujar Budi.

Polisi Periksa 39 Saksi dan 12 Korban Masih Dirawat

Selain mendalami penyebab kendaraan mati di rel kereta, polisi juga terus melakukan penyelidikan terkait kecelakaan taksi Green SM dan insiden KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Stasiun Bekasi Timur.

Hingga Jumat (8/5/2026), tercatat masih ada 12 korban yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

“Update pasien per tanggal 7 Mei 2026 pukul 13.00 WIB, masih terdapat 12 orang korban yang masih menjalani rawat inap di tujuh rumah sakit,” ungkap Budi.

Sementara itu, tim penyidik Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya juga telah meminta keterangan terhadap 39 orang saksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Puluhan saksi tersebut terdiri dari saksi pelapor, korban, warga sekitar lokasi kejadian, pihak operasional kendaraan, operasional perkeretaapian, instansi terkait, hingga pihak perusahaan taksi online.

“Pemeriksaan lanjutan difokuskan tentang unsur teknis perkeretaapian, instansi terkait, serta pihak yang berkaitan dengan operasional kendaraan taksi online,” pungkas Budi. (ars/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkiraan Gaji Megawati Hangestri jika Masuk Skuad Hyundai Hillstate, Red Sparks Bakal Menyesal?

Perkiraan Gaji Megawati Hangestri jika Masuk Skuad Hyundai Hillstate, Red Sparks Bakal Menyesal?

Kabar mengejutkan datang dari jagat voli Korea Selatan. Bintang voli kebanggaan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi, kini tengah menjadi pusat perhatian pasca
Apresiasi Inovasi Distribusi Energi, Pemerintah Beri Satyalancana Pembangunan ke Direksi Pertamina Patra Niaga

Apresiasi Inovasi Distribusi Energi, Pemerintah Beri Satyalancana Pembangunan ke Direksi Pertamina Patra Niaga

Menteri ESDM menyerahkan langsung penghargaan Satyalancana Pembangunan atas nama Presiden RI kepada para penerima dari lingkungan Kementerian ESDM dan BUMN sektor energi.
Emiten Konstruksi ADHI Rombak Direksi dan Komisaris, Ini Susunan Baru Hasil RUPST 2025

Emiten Konstruksi ADHI Rombak Direksi dan Komisaris, Ini Susunan Baru Hasil RUPST 2025

Emiten konstruksi ADHI merombak jajaran direksi dan komisaris dalam RUPST 2025 untuk memperkuat tata kelola dan bisnis perseroan.A
PKS Luncurkan Syiar Zulhijjah 1447 H, Almuzzammil: Perkuat Takwa, Ukhuwah, dan Kepedulian Sosial

PKS Luncurkan Syiar Zulhijjah 1447 H, Almuzzammil: Perkuat Takwa, Ukhuwah, dan Kepedulian Sosial

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi meluncurkan Syiar Zulhijjah sebagai momentum menguatkan ketakwaan, ukhuwah Islamiyah, dan kepedulian sosial umat di bulan
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Ini Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik?

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Ini Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik?

Winger Dewa United asal Jepang tak lama lagi akan eligible naturalisasi September 2026, berpeluang perkuat Timnas Indonesia di FIFA Matchday akhir tahun nanti.
BEI Kejar Kepatuhan Emiten, Ratusan Saham Perbankan hingga Grup Prajogo Pangestu Belum Penuhi Free Float 15 Persen

BEI Kejar Kepatuhan Emiten, Ratusan Saham Perbankan hingga Grup Prajogo Pangestu Belum Penuhi Free Float 15 Persen

BEI memberi tenggat bagi emiten memenuhi free float 15 persen. Sejumlah emiten bank dan grup Prajogo Pangestu masih di bawah batas.

Trending

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos berkomitmen Pemprov Malut akan melakukan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat adat Suku Togutil.
KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soroti aksi unjuk rasa ribuan eks pekerja tambang di Kantor Pemkab Bogor, Cibinong, pada Senin (4/5/2026) lalu. Sebut kalau...
Kabar Gembira untuk John Herdman, Pemain Andalan Timnas Indonesia Comeback Lebih Cepat dari Cedera ACL

Kabar Gembira untuk John Herdman, Pemain Andalan Timnas Indonesia Comeback Lebih Cepat dari Cedera ACL

Kabar baik datang dari Asnawi Mangkualam. Usai diprediksi absen panjang akibat cedera ACL, pemain andalan Timnas Indonesia itu kini sudah mengikuti latihan.
Sherly Tjoanda Diminta Kasih Nama Bayi Suku Togutil, Dipilihnya Satu Kata Terinspirasi dari Karakter Disney

Sherly Tjoanda Diminta Kasih Nama Bayi Suku Togutil, Dipilihnya Satu Kata Terinspirasi dari Karakter Disney

Gubernur Malut Sherly Tjoanda diminta kasih nama bayi Suku Togutil, lalu dipilihnya satu kata yang terinspirasi dari karakter Disney, bermakna gadis pemberani.
Megawati Hangestri Minta Maaf Usai Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Megatron Minta Doa dari Volimania

Megawati Hangestri Minta Maaf Usai Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Megatron Minta Doa dari Volimania

Megawati Hangestri meminta maaf kepada para penggemarnya karena memutuskan mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia untuk tampil di sejumlah ajang internasional.
TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

Sejumlah video pejabat daerah kembali ramai diperbincangkan publik di media sosial. Mulai dari Gubernur Malut Sherly Tjoanda hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos geleng-geleng kepala anak-anak terdiam saat dikasih pertanyaan perhitungan dasar matematika viral di medsos.
Selengkapnya

Viral