GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi APBD Senilai Rp12 Miliar

Mantan Gubernur Sultra Nur Alam dilaporkan ke KPK terkait dugaan korupsi APBD untuk Unsultra senilai lebih dari Rp12 miliar.
Jumat, 8 Mei 2026 - 18:33 WIB
Mantan Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi APBD Senilai Rp12 Miliar
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam, dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan tindak pidana korupsi pengalokasian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk Universitas Sulawesi Tenggara atau Unsultra.

Laporan tersebut disampaikan Koalisi Sulawesi Tenggara Bersih dengan mendatangi Gedung Merah Putih KPK di Jakarta pada Jumat (8/5/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koalisi menilai terdapat dugaan penyalahgunaan kewenangan dan konflik kepentingan dalam penganggaran APBD untuk universitas swasta tersebut.

Koalisi Sultra Bersih Soroti Pengambilalihan Yayasan

Perwakilan Koalisi Sultra Bersih, Aman Arif, mengatakan pihaknya menduga terdapat praktik yang melanggar hukum dalam proses pengambilalihan dan pengelolaan yayasan pendidikan yang menaungi Unsultra.

“Kami menduga ada penyalahgunaan kewenangan dan konflik kepentingan dalam pengalokasian APBD untuk Unsultra,” ujar Aman kepada wartawan.

Koalisi juga menyoroti berdirinya Yayasan Pendidikan Tinggi Sulawesi Tenggara pada tahun 2010 yang disebut mengambil alih aset Unsultra dari yayasan lama yang telah berdiri sejak 1967.

Menurut Aman, Nur Alam diduga membuat akta baru yayasan saat masih menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara sekaligus menjadi Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Tinggi Sulawesi Tenggara.

Kondisi tersebut dinilai menimbulkan konflik kepentingan karena yayasan itu sebelumnya disebut didirikan oleh pemerintah daerah.

APBD Diduga Dipakai Bangun Gedung dan Pengadaan Aset

Koalisi Sultra Bersih juga mempersoalkan penggunaan APBD Provinsi Sulawesi Tenggara periode 2014 hingga 2021 yang dialokasikan untuk pembangunan dan pengadaan aset Unsultra.

Dalam laporannya, koalisi menyebut terdapat anggaran pembangunan gedung universitas senilai Rp9,1 miliar.

Selain itu, terdapat pula pengadaan meubelair, kursi, hingga meja kerja pejabat Unsultra yang nilainya disebut mencapai lebih dari Rp12 miliar.

“Belanja modal itu seharusnya digunakan untuk kepentingan kegiatan pemerintahan daerah, bukan untuk aset perguruan tinggi yang di bawah naungan yayasan milik Nur Alam, dkk,” jelas Aman.

Koalisi menduga penggunaan anggaran tersebut memenuhi unsur tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Dugaan Korupsi Disebut Rugikan Keuangan Negara

Koalisi Sultra Bersih menilai dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam pengalokasian APBD tersebut berpotensi menguntungkan pihak tertentu sekaligus merugikan keuangan negara.

Karena itu, mereka meminta KPK segera menindaklanjuti laporan yang telah disampaikan.

“KPK harus bergerak karena kerugian negaranya tidak main-main sampai Rp12 miliar lebih,” tegas Aman.

Kasus ini menjadi perhatian karena menyeret nama mantan kepala daerah yang sebelumnya juga pernah berhadapan dengan proses hukum terkait kasus korupsi.

KPK Pastikan Setiap Aduan Akan Ditindaklanjuti

Menanggapi laporan tersebut, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan laporan pengaduan masyarakat merupakan informasi yang bersifat tertutup.

Karena itu, KPK tidak dapat mengonfirmasi secara rinci apakah laporan terkait Nur Alam telah diterima atau belum.

“Namun yang pasti, kami tegaskan bahwa setiap laporan aduan masyarakat yang masuk ke KPK nanti akan ditindaklanjuti,” kata Budi.

Ia menjelaskan KPK akan melakukan proses verifikasi dan telaah terhadap laporan yang masuk sebelum menentukan tindak lanjut berikutnya.

Menurut Budi, lembaga antirasuah akan menganalisis apakah laporan tersebut memenuhi unsur dugaan tindak pidana korupsi dan masuk dalam kewenangan KPK.

“Nanti kita akan telaah dan analisis, apakah dari sisi substansi laporan termasuk dalam dugaan tindak pidana korupsi dan menjadi kewenangan KPK atau bukan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jika unsur-unsur itu masuk, maka kemudian laporan aduan masyarakat akan berprogres lebih lanjut,” sambung Budi.

Kasus dugaan korupsi APBD Unsultra ini kini menjadi sorotan publik setelah Koalisi Sultra Bersih secara resmi membawa laporan tersebut ke KPK dengan nilai dugaan kerugian negara mencapai lebih dari Rp12 miliar. (aha/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Kasus Pod Getar, PW HIMMAH Sumut Desak Kapolri Tolak Banding Kompol DK: Tanpa Kompromi

Soal Kasus Pod Getar, PW HIMMAH Sumut Desak Kapolri Tolak Banding Kompol DK: Tanpa Kompromi

Kasus Kompol Dedi Kurniawan alias Kompol DK tak hanya jadi perhatian publik saja. Melainkan Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW HIMMAH) Sumut
Dipecat Tidak Hormat Buntut Pod Getar Diduga Berisi Narkoba, Kompol DK Ajukan Banding

Dipecat Tidak Hormat Buntut Pod Getar Diduga Berisi Narkoba, Kompol DK Ajukan Banding

Kompol Dedi Kurniawan alias Kompol DK dijatuhkan hukuman, yakni Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dalam Sidang Kode Etik Profesi Polri (KKEP) yang gelar
Ruang Ganti Real Madrid Makin Chaos, Alvaro Arbeloa sampai Diejek Pemain Sendiri

Ruang Ganti Real Madrid Makin Chaos, Alvaro Arbeloa sampai Diejek Pemain Sendiri

Situasi Real Madrid memanas usai Valverde dan Tchouameni dikabarkan berkelahi, sementara Arbeloa disebut kehilangan respek pemain.
Banjir dan Puting Beliung Landa Larompong, Puluhan Rumah Terendam dan Perahu Nelayan Tenggelam

Banjir dan Puting Beliung Landa Larompong, Puluhan Rumah Terendam dan Perahu Nelayan Tenggelam

Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan banjir dan angin puting beliung di Kecamatan Larompong dan Larompong Selatan.
5 Zodiak Paling Beruntung Soal Karier 9 Mei 2026, Aquarius Ada Kesempatan Besar Datang!

5 Zodiak Paling Beruntung Soal Karier 9 Mei 2026, Aquarius Ada Kesempatan Besar Datang!

5 zodiak paling beruntung soal karier 9 Mei 2026! Peluang sukses, ide cemerlang, dan kabar baik di pekerjaan siap bikin hari makin semangat.
Propam Polda Sumut Komentari Kasus Kompol DK: Tidak Ada Hal Meringankan!

Propam Polda Sumut Komentari Kasus Kompol DK: Tidak Ada Hal Meringankan!

Kompol Dedi Kurniawan alias Kompol DK kini menjadi perhatian publik, khususnya warga Medan. Pasalnya, Kompol DK kena Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH),

Trending

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos berkomitmen Pemprov Malut akan melakukan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat adat Suku Togutil.
KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soroti aksi unjuk rasa ribuan eks pekerja tambang di Kantor Pemkab Bogor, Cibinong, pada Senin (4/5/2026) lalu. Sebut kalau...
Kabar Gembira untuk John Herdman, Pemain Andalan Timnas Indonesia Comeback Lebih Cepat dari Cedera ACL

Kabar Gembira untuk John Herdman, Pemain Andalan Timnas Indonesia Comeback Lebih Cepat dari Cedera ACL

Kabar baik datang dari Asnawi Mangkualam. Usai diprediksi absen panjang akibat cedera ACL, pemain andalan Timnas Indonesia itu kini sudah mengikuti latihan.
Megawati Hangestri Minta Maaf Usai Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Megatron Minta Doa dari Volimania

Megawati Hangestri Minta Maaf Usai Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Megatron Minta Doa dari Volimania

Megawati Hangestri meminta maaf kepada para penggemarnya karena memutuskan mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia untuk tampil di sejumlah ajang internasional.
Sherly Tjoanda Diminta Kasih Nama Bayi Suku Togutil, Dipilihnya Satu Kata Terinspirasi dari Karakter Disney

Sherly Tjoanda Diminta Kasih Nama Bayi Suku Togutil, Dipilihnya Satu Kata Terinspirasi dari Karakter Disney

Gubernur Malut Sherly Tjoanda diminta kasih nama bayi Suku Togutil, lalu dipilihnya satu kata yang terinspirasi dari karakter Disney, bermakna gadis pemberani.
FIFA Beri Kabar Bahagia untuk Timnas Indonesia, Peluang ke Piala Dunia 2030 Terbuka Lebar

FIFA Beri Kabar Bahagia untuk Timnas Indonesia, Peluang ke Piala Dunia 2030 Terbuka Lebar

Harapan pecinta sepak bola tanah air untuk melihat Timnas Indonesia berlaga di pentas tertinggi dunia mendapatkan angin segar. Muncul wacana ambisius mengenai -
TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

Sejumlah video pejabat daerah kembali ramai diperbincangkan publik di media sosial. Mulai dari Gubernur Malut Sherly Tjoanda hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Selengkapnya

Viral