News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramai Homeless Media Bantah Jadi Mitra Pemerintah, Bakom Klarifikasi: Tidak Ada Kerja Sama yang Mengikat

Dalam pertemuan tersebut, komunitas media baru itu menyerahkan dokumen bertajuk New Media Forum 2026 yang berisi daftar pelaku industri media digital.
Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:20 WIB
Ilustrasi media sosial.
Sumber :
  • Shutterstock

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI memberikan penjelasan terkait ramainya pembahasan soal homeless media yang disebut menjadi mitra pemerintah. Istilah tersebut merujuk pada media berbasis platform digital dan media sosial yang berkembang dalam ekosistem media baru.

Pelaksana Tugas Deputi III Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI, Kurnia Ramadhana, mengatakan pemerintah memandang media baru sebagai bagian penting dalam penyebaran informasi publik, sama seperti media arus utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengungkapkan bahwa Bakom sempat menerima audiensi dari Indonesia New Media Forum pada Selasa (5/5/2026). Dalam pertemuan tersebut, komunitas media baru itu menyerahkan dokumen bertajuk New Media Forum 2026 yang berisi daftar pelaku industri media digital.

Keesokan harinya, sejumlah media berbasis digital turut hadir dalam konferensi pers mingguan Bakom yang membahas Program Hasil Terbaik Cepat. Dalam kesempatan itu, Kepala Bakom Muhammad Qodari sempat menyebut nama-nama media yang tercantum dalam dokumen dari INMF.

Menurut Kurnia, penyebutan tersebut murni merujuk pada data yang diterima dari forum media baru tersebut.

“Pandangan Bakom, new media perlu dijangkau agar dapat meningkatkan kualitas dan standar supaya produknya makin berkualitas,” kata Kurnia dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (9/5/2026).

Ia menegaskan tidak ada bentuk kerja sama resmi yang mengikat antara pemerintah dengan media-media tersebut. Bakom, lanjutnya, hanya ingin memperluas akses komunikasi publik tanpa mencampuri independensi media.

“Tidak ada kontrak, arahan editorial, maupun bentuk kemitraan yang mengikat media tertentu untuk mendukung pemerintah,” ujar Kurnia.

Bakom juga memastikan hingga kini belum terdapat perjanjian atau kolaborasi formal dengan INMF maupun media yang tercantum dalam dokumen tersebut.

“Saat ini tidak ada kerja sama atau kontrak apapun antara Bakom dengan INMF atau dengan salah satu dari new media yang tertulis dalam dokumen INMF,” katanya.

Selain memberikan klarifikasi, Kurnia menyebut pihaknya terbuka terhadap kritik dan evaluasi publik terkait narasi yang berkembang.

"Jika terdapat penyebutan atau framing yang menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik, hal tersebut menjadi perhatian untuk diperbaiki,” ucapnya.

Di sisi lain, Komite Indonesia New Media Forum juga meluruskan bahwa daftar media yang disebut dalam konferensi pers pemerintah bukan merupakan anggota resmi organisasi mereka.

Menurut pernyataan INMF, nama-nama media tersebut hanya bagian dari pemetaan ekosistem industri media digital dan media sosial. Mereka juga menegaskan belum membuka sistem keanggotaan resmi maupun menjalin kemitraan dengan pihak manapun.

"Kami menyayangkan penyebutan media-media dalam konferensi pers yang menimbulkan kesalahpahaman bahwa media-media tersebut telah menjadi mitra Bakom," tulis Komite INMF.

Salah satu perwakilan forum tersebut, Wahyu Aji dari Good News From Indonesia
, turut membenarkan isi pernyataan tersebut.

INMF menegaskan hubungan mereka dengan Bakom hanya sebatas forum diskusi terkait perkembangan media digital di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Di mana kami lakukan juga ke antar ekosistem media massa, akademisi, figur publik, dan komunitas,” ujar INMF.

Polemik mengenai homeless media mulai ramai diperbincangkan setelah Muhammad Qodari dalam konferensi pers pada Rabu, 6 Mei 2026, menyebut pemerintah tengah merangkul media baru sebagai bagian dari perluasan komunikasi publik di era digital. (nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

Pelarian Taufik Hidayat alias TH (30), tersangka utama kasus penyekapan dan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, YTR (29), akhirnya resmi berakhir. Tim Res-
Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia setelah berhasil meraih kemenangan berharga di laga terakhir fase grup AVC Men's Cup 2026.
USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

Terbaru, USGS memperkirakan peluang terjadinya gempa susulan berkekuatan di atas magnitudo 6,0 dalam sepekan ke depan mencapai delapan persen.
Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil, Zico, memberikan peringatan kepada negaranya jelang hadapi Jepang di 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, Tim Samurai Biru telah berkembang.
Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Amerika Serikat mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada ekspor dari negara mana pun yang menerapkan pajak jasa digital pada perusahaan-perusahaan AS.
PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

pemerintah harus memastikan semua investasi pada Patriot Bond tetap tunduk pada prinsip Know Your Customer (KYC), Customer Due Diligence (CDD), dan Enhanced Due Diligence (EDD).

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Amerika Serikat Kembali melancarkan serangan ke Iran. Kali ini enam pesawat AS menyerang empat target di Iran, menurut laporan jurnalis PBS News, Nick Schifrin, Jumat (26/6), mengutip seorang pejabat AS.
Selengkapnya

Viral