GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh Hindari Wartawan Usai Diperiksa, Ternyata Ahmad Dedi Diperiksa KPK Terkait Dugaan Penerimaan Uang dari PT Blueray

Pemeriksaan mantan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Marunda, Ahmad Dedi menjadi sorotan gara-gara ia lari ketika dikejar wartawan.
Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:07 WIB
Ahmad Dedi Usai Hindari Wartawan dan Berlari ke Arah Jalan Raya Usai Diperiksa KPK
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Marunda, Ahmad Dedi alias Dedi Congor sebagai saksi, Jumat (8/5/2026).

Pemeriksaan terhadap Dedi merupakan penyidikan terkait kasus dugaan suap importasi barang di pingkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, bahwa pemeriksaan terhadap saksi lantaran diduga telah mendapatkan penerimaan uang dari PT Blueray Cargo atau PT BR.

"Penyidik mendalami terkait dengan dugaan penerimaan yang dilakukan dari PT BR yang kaitannya dengan pengurusan importasi barang atau pengurusan bea masuk," kata Budi, Sabtu (9/5/2026).

Selain pemeriksaan terhadap Dedi Congor, KPK juga memeriksa salah satu saksi lainnya yang disebut sebagai 'crazy rich' Semarang, Heri Setiyono atau Heri Black. Namun, yang bersangkutan tidak hadir.

Sehingga, saksi tersebut ke depannya akan dilakukan penjadwalan ulang oleh KPK untuk segera dimintai keterangannya.

"Tentu nanti penyidik akan mempertimbangkan untuk langkah berikutnya, apakah akan dilakukan penjadwalan ulang, dikoordinasikan, atau kemudian akan diterbitkan surat panggilan kedua," jelas Budi.

Diketahui, tiga tersangka yang berasal dari pihak swasta atau dari PT Blueray yakni John Field, Manager Operasional Custom Clearance Pelabuhan pada Blueray Cargo (Grup), Dedy Kurniawan Sukolo, dan Ketua Tim Dokumen Importasi pada Blueray Cargo (Grup), Andri telah menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta.

Jaksa mendakwa ketiganya telah menyuap sejumlah pejabat Ditjen Bea dan Cukai dengan uang sejumlah Rp61.301.939.000,00 (Rp61 miliar) dalam bentuk mata uang dolar Singapura dan pemberian fasilitas hiburan dan barang mewah senilai Rp1.845.000.000,00 (Rp1,8 miliar).

Penerima suap terdiri dari Direktur Penindakan dan Penyidikan, Rizal; Kasubdit Intelijen Direktorat Penindakan dan Penyidikan, Sisprian Subiaksono; dan Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan, Orlando Hamonangan.

Ahmad Dedi Menghindar Dari Wartawan Usai Diperiksa

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai dilakukan pemeriksaan, Dedi sempat menghindar dari wartawan. Terpantau ia mencoba tak mengindahkan pertanyaan wartawan sebanyak dua kali.

Kejadian pertama pada siang hari. Saat itu, ia sempat keluar dari gedung KPK sebelum salat Jumat. Awak media yang menunggu mencoba mengajukan sejumlah pertanyaan. Tetapi ia memilih bungkam dan menutupi wajahnya menggunakan dokumen yang di bawahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Mau Buru-buru Bahas soal Perebutan Gelar Juara Dunia, Marc Marquez Pilih Fokus Tingkatkan Performa Ducati

Tak Mau Buru-buru Bahas soal Perebutan Gelar Juara Dunia, Marc Marquez Pilih Fokus Tingkatkan Performa Ducati

Marc Marquez memilih menahan pembicaraan soal perebutan gelar juara MotoGP 2026 dan memusatkan perhatian pada peningkatan performa Ducati.
Polisi di Pacitan Buron, Janjikan TSK bebas dengan Imbalan Uang Puluhan Juta

Polisi di Pacitan Buron, Janjikan TSK bebas dengan Imbalan Uang Puluhan Juta

Brigadir SA tidak pernah sekalipun memenuhi panggilan pemeriksaan bahkan keberadaannya sampai saat ini belum diketahui. Handphone SA sampai sekarang tidak bisa dihubungi.
Jadwal MotoGP Prancis 2026, Sabtu 9 Mei: Ada Sprint Race! Marc Marquez Harus Berjuang  dari Q1

Jadwal MotoGP Prancis 2026, Sabtu 9 Mei: Ada Sprint Race! Marc Marquez Harus Berjuang  dari Q1

Jadwal MotoGP Prancis 2026, Sabtu 9 Mei akan menyajikan sesi kualifikasi dan ditutup dengan Sprint Race.
Top 3 Voli: Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate, PBVSI Diserbu Volimania, hingga Megawati Hangestri Minta Maaf usai Mundur dari Timnas

Top 3 Voli: Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate, PBVSI Diserbu Volimania, hingga Megawati Hangestri Minta Maaf usai Mundur dari Timnas

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler seputar voli yang paling banyak menyita perhatian pembaca tvOnenews.com.
Kapolda Jabar Ajak Bobotoh Dukung Persib Secara Kondusif Jelang Penentuan Juara

Kapolda Jabar Ajak Bobotoh Dukung Persib Secara Kondusif Jelang Penentuan Juara

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan mengajak seluruh pendukung Persib, Bobotoh untuk memberikan dukungan positif dan menjaga kondusivitas wilayah menjelang laga penentuan juara.
PSSI Angkat Bicara Soal Kericuhan Pasca Persipura Vs Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Singgung Soal FIFA

PSSI Angkat Bicara Soal Kericuhan Pasca Persipura Vs Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Singgung Soal FIFA

Kerusuhan pecah di Stadion Lukas Enembe usai Persipura kalah 0-1 dari Adhyaksa FC. Mobil dan ambulans dibakar. Sekjen PSSI Yunus Nusi angkat bicara dan singgung FIFA.

Trending

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Keputusan akhir diserahkan kepada Megawati Hangestri setelah agennya mengadakan pertemuan tertutup dengan Hillstate, termasuk sang pelatih Kang Sung-hyung.
Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Sikap tegas ditunjukkan Gubernur Malut Sherly Tjoanda ketika siswa-siswi SMAN 1 Morotai melapor kepadanya perihal guru yang jarang masuk kelas untuk mengajar.
Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF U-19 2026 menunjukkan perkembangan. Di tengah fokus TC, muncul kabar mengenai pemanggilan pemain diaspora baru.
Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 mulai mematangkan persiapan jelang ajang Piala AFF U-19 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memanggil sejumlah pemain diaspora.
Tahu Namanya Populer di Indonesia Meski Belum Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hillstate Tersipu Malu

Tahu Namanya Populer di Indonesia Meski Belum Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hillstate Tersipu Malu

Pelatih Hyundai Hillstate Kang Sung-hyung tersipu malu ketika tante Megawati Hangestri memberi tahu kalau dirinya mulai populer di kalangan volimania Indonesia.
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Nova Arianto, Jangan-jangan Pemain Ini akan Dipanggil ke Timnas Indonesia U19

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Nova Arianto, Jangan-jangan Pemain Ini akan Dipanggil ke Timnas Indonesia U19

Bung Ropan mulai curiga dengan calon pemain yang akan dipanggil Nova Arianto untuk Timnas Indonesia U19 menjelang Piala AFF U19 2026. Kira-kira siapa saja?
Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Bertemu pemuda 31 tahun yang tengah bantu ibunya perbaiki rumah di Ternate, Gubernur Malut Sherly Tjoanda tawarkan pria itu pekerjaan jadi guru olahraga SMA.
Selengkapnya

Viral