News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Sebut di Cianjur Banyak Hal yang Aneh dan Tidak Logis, Ternyata Berani Bicara Blak-blakan Gara-Gara Hal Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berani bicara blak-blakan soal wilayah Cianjur. 
Minggu, 10 Mei 2026 - 08:33 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berani bicara blak-blakan soal wilayah Cianjur

Pria yang lebih sering disapa Kang Dedi Mulyadi atau KDM ini mengatakan kawasan Puncak Cianjur sering dilanda bencana alam seperti banjir. Padahal, menurut dia, kawasan itu merupakan dataran tinggi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di Cianjur ini banyak hal yang aneh, tidak logis. Misalnya banjir yang biasanya di dataran rendah, tapi beberapa waktu lalu terjadi di kawasan Puncak yang dataran tinggi," ujarnya setelah acara Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Pendopo Cianjur, Kamis (7/5/2026) lalu. 

Bukan tanpa alasan, menurut Kang Dedi Mulyadi, kondisi tersebut terjadi lantaran kawasan hutan di kaki gunung beralih menjadi perkebunan sayur. KDM menilai hal ini menyebabkan air tidak terbendung.

Oleh karena itu, KDM menginstruksikan agar petani di Gunung Gede Pangrango beralih dari menanam sayuran menjadi menanam pohon keras. 

Tak tanggung-tanggung, untuk melancarkan instruksi ini, Dedi Mulyadi bakal memberikan upah senilai Rp2 juta per bulan untuk program tersebut.

Dia berharap dorongan ini bisa melestarikan alam dan mencegah bencana. 

"Secara bertahap kebun-kebun sayur nanti diubah jadi tanaman keras," terangnya. 

Soal rencana pemberian upah senilai Rp2 juta per bulan, KDM berharap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari para petani yang mengikuti program tersebut.

Untuk teknisnya, KDM menjelaskan setiap petani akan menggarap sekitar satu hingga dua hektar lahan. 

"Sebelum besar (pohonnya) dibayar tiap bulan Rp2 juta. Untuk teknisnya sudah disiapkan, bahkan ada yang sudah berjalan di beberapa daerah. Nanti tinggal di Cianjur," ucap Dedi Mulyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut KDM, apabila alam terjaga maka bencana alam bisa diminimalisir. Dengan demikian, sambung dia, masyarakat bisa menjalankan aktivitas dengan aman dan lancar tanpa hambatan. 

Di samping itu, Dedi Mulyadi menyebut langkah tersebut turut menjaga amanah dari leluhur Tatar Sunda. Salah satunya, yakni Cianjur. (nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak yang Bercuan Deras di 5 Juli 2026: Leo Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak yang Bercuan Deras di 5 Juli 2026: Leo Panen Dana Ekstra

Hari Minggu, 5 Juli 2026, diprediksi membawa energi positif dalam aspek keuangan bagi beberapa zodiak. Siapa saja mereka yang bercuan deras di akhir pekan?
Segera Buang Benda Ini dari Rumah, Bisa Merusak Akidah Menurut Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Segera Buang Benda Ini dari Rumah, Bisa Merusak Akidah Menurut Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Segera buang benda-benda ini dari rumah karena bisa merusak akidah, begini penjelasan Ustaz Adi Hidayat.
Gelombang PHK Tokopedia Capai 90 Persen, Pemerintah Akui Industri Tertekan dari Dua Arah

Gelombang PHK Tokopedia Capai 90 Persen, Pemerintah Akui Industri Tertekan dari Dua Arah

Pemerintah menyoroti tekanan berat yang tengah dihadapi sektor industri di tengah kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) di Tokopedia.
Messi Resmi Dirugikan FIFA Usai Bawa Argentina Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026, La Pulga Gagal Pecahkan Rekor Langka Ini

Messi Resmi Dirugikan FIFA Usai Bawa Argentina Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026, La Pulga Gagal Pecahkan Rekor Langka Ini

Lionel Messi gagal mukir rekor langka usai membawa Argentina lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Keputusan resmi FIFA membuat La Pulga kehilangan peluang.
Kenali Pasal yang Mengancam Pelaku Pembunuh Tapir di Mesuji Lampung Dijerat Hukuman 15 Tahun Penjara

Kenali Pasal yang Mengancam Pelaku Pembunuh Tapir di Mesuji Lampung Dijerat Hukuman 15 Tahun Penjara

Pembunuh hewan tapir di Mesuji, Lampung yang sempat viral terancam hukuman 15 tahun penjara imbas melanggar Pasal 40A ayat (1) huruf d UU Nomor 32 Tahun 2024.
Beri Dukungan ke Pemerintahan Presiden Prabowo, Asosiasi Advokat Indonesia Komitmen Utamakan Keadilan bagi Masyarakat

Beri Dukungan ke Pemerintahan Presiden Prabowo, Asosiasi Advokat Indonesia Komitmen Utamakan Keadilan bagi Masyarakat

Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) baru saja menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Bersama Rekonsiliasi di Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Trending

Mulai 15 Juli 2026, Tarik Tunai Tanpa Kartu di Mandiri Dikenai Biaya

Mulai 15 Juli 2026, Tarik Tunai Tanpa Kartu di Mandiri Dikenai Biaya

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mulai mengenakan biaya untuk layanan tarik tunai tanpa kartu (cardless withdrawal) melalui aplikasi Livin' by Mandiri.
Misteri Mayat Perempuan di Sumur Probolinggo Terungkap, Dua Pelaku Ditangkap

Misteri Mayat Perempuan di Sumur Probolinggo Terungkap, Dua Pelaku Ditangkap

Korban diduga dijerat pada bagian leher kemudian ditelanjangi sebelum jasadnya dibuang ke dalam sumur. Pakaian korban selanjutnya dibakar di lokasi lain untuk menghilangkan barang bukti.
Mengenal Apa itu Tapir, Satwa Purba Dilindungi yang Viral Disembelih dan Dimasak Rica-rica di Mesuji Lampung

Mengenal Apa itu Tapir, Satwa Purba Dilindungi yang Viral Disembelih dan Dimasak Rica-rica di Mesuji Lampung

Intip penjelasan tentang dan ciri-ciri tapir, satwa atau hewan purba dilindungi yang viral akibat sempat berkeliaran dan berakhir disembelih warga di Lampung.
7 Fakta Baru Kasus Dokter Icha, dari Investigasi Kemenkes hingga Keluarga Laporkan Dugaan Intimidasi ke Polda NTT

7 Fakta Baru Kasus Dokter Icha, dari Investigasi Kemenkes hingga Keluarga Laporkan Dugaan Intimidasi ke Polda NTT

Kasus kematian dr Eliza Princila Utami Pakaenoni (Dokter Icha) memasuki babak baru. Ada 7 fakta lanjutan pengusutan dugaan intimidasi anggota DPRD TTU, NTT.
Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Argentina Vs Tanjung Verde

Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Argentina Vs Tanjung Verde

Argentina vs Tanjung Verde dalam lanjutan babak 32 besar Piala Dunia 2026 pada Sabtu, 4 Juli, pukul 05.00 WIB di Stadion Miami, Amerika Serikat (AS).
Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Kapal-kapal Diminta Tak Mendekati Kawasan

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Kapal-kapal Diminta Tak Mendekati Kawasan

Badan Geologi memberi peringatan kepada kapal-kapal yang melintas di Selat Sunda diminta untuk waspada terhadap aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau tersebut
Perdebatan Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Semakin Memanas, Ini Penjelasan Pakar Hukum

Perdebatan Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Semakin Memanas, Ini Penjelasan Pakar Hukum

Perdebatan hak asuh anak Ruben Onsu dan Sarwendah memanas. Pakar Hukum Fahmi Bachmid menjelaskan aturan Mahkamah Agung yang mengutamakan kepentingan anak.
Selengkapnya

Viral