Dedi Mulyadi Sebut di Cianjur Banyak Hal yang Aneh dan Tidak Logis, Ternyata Berani Bicara Blak-blakan Gara-Gara Hal Ini
- Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berani bicara blak-blakan soal wilayah Cianjur.
Pria yang lebih sering disapa Kang Dedi Mulyadi atau KDM ini mengatakan kawasan Puncak Cianjur sering dilanda bencana alam seperti banjir. Padahal, menurut dia, kawasan itu merupakan dataran tinggi.
"Di Cianjur ini banyak hal yang aneh, tidak logis. Misalnya banjir yang biasanya di dataran rendah, tapi beberapa waktu lalu terjadi di kawasan Puncak yang dataran tinggi," ujarnya setelah acara Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Pendopo Cianjur, Kamis (7/5/2026) lalu.
Bukan tanpa alasan, menurut Kang Dedi Mulyadi, kondisi tersebut terjadi lantaran kawasan hutan di kaki gunung beralih menjadi perkebunan sayur. KDM menilai hal ini menyebabkan air tidak terbendung.
Oleh karena itu, KDM menginstruksikan agar petani di Gunung Gede Pangrango beralih dari menanam sayuran menjadi menanam pohon keras.
Tak tanggung-tanggung, untuk melancarkan instruksi ini, Dedi Mulyadi bakal memberikan upah senilai Rp2 juta per bulan untuk program tersebut.
Dia berharap dorongan ini bisa melestarikan alam dan mencegah bencana.
"Secara bertahap kebun-kebun sayur nanti diubah jadi tanaman keras," terangnya.
Soal rencana pemberian upah senilai Rp2 juta per bulan, KDM berharap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari para petani yang mengikuti program tersebut.
Untuk teknisnya, KDM menjelaskan setiap petani akan menggarap sekitar satu hingga dua hektar lahan.
"Sebelum besar (pohonnya) dibayar tiap bulan Rp2 juta. Untuk teknisnya sudah disiapkan, bahkan ada yang sudah berjalan di beberapa daerah. Nanti tinggal di Cianjur," ucap Dedi Mulyadi.
Menurut KDM, apabila alam terjaga maka bencana alam bisa diminimalisir. Dengan demikian, sambung dia, masyarakat bisa menjalankan aktivitas dengan aman dan lancar tanpa hambatan.
Di samping itu, Dedi Mulyadi menyebut langkah tersebut turut menjaga amanah dari leluhur Tatar Sunda. Salah satunya, yakni Cianjur. (nsi)
Load more