Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati
- ist
Namun, menurut S, isu tersebut tidak berlanjut ke proses hukum karena Kiai Ashari dikenal sebagai tokoh agama yang dihormati di lingkungan sekitar.
Sementara itu, tim kuasa hukum korban dari Hotman 911, Dewi Intan, mengungkap dugaan modus yang digunakan Kiai Ashari kepada para korban. Ia menyebut korban dibujuk dengan alasan penyembuhan penyakit fisik maupun batin.
“Waktu awal dia (AS) merayu mereka (korban) dengan bilang bahwa hal ini bisa melunturkan semua penyakit yang ada di dalam badan,” ujar Dewi.
Menurutnya, tekanan hingga tindakan kekerasan diduga dilakukan apabila korban menolak permintaan tersangka.
"Kalau misalnya mereka menolak itu biasanya juga sesekali dilakukan kekerasan dengan menoyor kepala,” katanya.
Pengakuan lain juga disampaikan seorang santriwati berinisial T dalam podcast bersama Denny Sumargo. T mengaku awalnya diminta memijat Kiai Ashari saat masih duduk di bangku SMP.
Menurut T, hubungan tersebut berkembang setelah dirinya sering diajak mengikuti kegiatan ziarah dan sholawatan bersama pengasuh ponpes.
"Berjalannya seiring waktu, terus bertahap, sering diajak ziarah, diajak pergi sholawatan. Biasanya berdua, biasanya rame-rame. Kalau santri kan melekatnya harus tawadu," kata T.
Ia mengaku setelah kegiatan tersebut kerap diminta menemani Kiai Ashari tidur di kamar dengan alasan spiritual dan penyembuhan penyakit hati.
"Iya, salah satu obat. Aku enggak nangkepnya gimana gimana. Cuma aku mikir 'emang aku seburuk itu'. Kadang mau kadang menolak juga. Takut sih pak, aku enggak pernah tidur beneran, cuma merem aja," ujarnya.
Dalam pengakuannya, T juga menyebut pernah diminta melakukan tindakan tidak senonoh dengan dalih tertentu.
"Pernah satu kejadian pak Kiai sampai bilang disuruh emut (alat kelamin), biar nanti ada darah daging di tubuh saya," ungkap T. (nba)
Load more