Kisah Inspiratif Anak Petani di Pemalang Berhasil Wujudkan Mimpi di Industri Pangan Dunia
- Istimewa
“Waktu itu bapak melarang saya pergi-pergi karena masih Covid-19. Jadi saya tidak bisa ikut seleksi PTN,” kenangnya.
Kirmanto menemukan titik terang saat mendengar kabar dari seorang teman, bahwa UNU Yogyakarta membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dengan beasiswa 100persen.
Kirmanto percaya beasiswa itu menjadi peluang untuk berkuliah tanpa terkendala biaya. Apalagi seluruh pendaftaran dapat dilakukan secara daring.
“Saya mendaftar, melengkapi semua persyaratan, dan mendapat beasiswa full 100 persen selama kuliah dari UNU Yogyakarta dengan skema Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, termasuk uang saku Rp700 ribu per bulan,” paparnya.
Meski memperoleh beasiswa, Kirmanto berupaya tetap hidup mandiri. Ia bergabung sebagai relawan di Palang Merah Indonesia (PMI) Yogyakarta. Tugasnya, menerima berbagai laporan kejadian kecelakaan hingga bencana di posko PMI.
“Kadang kalau kondisinya benar-benar genting, saya juga harus ke lapangan,” kata dia yang menerima honor dari kegiatan part time ini.
Di UNU Yogyakarta, Kirmanto mantap memilih Prodi THP Fakultas Industri Halal. Karena masih di tengah situasi pandemi, kuliah berlangsung daring.
Ia baru hadir langsung di kampus pada semester 3 dan 4 untuk melaksanakan praktikum. Dikenal sebagai mahasiswa yang rajin dan kerap bertanya di kelas, prestasi Kirmanto di kampus gemilang. Kuliah dapat dilalui dengan mulus dalam 8 semester.
Menurutnya, UNU Yogyakarta memberi bekal penting untuk masuk ke dunia profesional. Bukan hanya secara keilmuan, melainkan juga berupa keterampilan guna berkompetisi di dunia kerja. Hal ini terbukti setelah ia lulus dan melamar ke sejumlah perusahaan.
“Sebelum wisuda, kami didampingi oleh Direktorat Employability untuk coaching seperti
membuat CV, menghadapi wawancara kerja, dan menyiapkan portofolio di media sosial. Sewaktu wawancara dengan user, saya mampu menjelaskan analisis susu seperti yang pernah saya lakukan di kuliah mikrobiologi di UNU Yogyakarta. Semua ini membantu saya menembus seleksi di PT Nestlé Indonesia,” paparnya.
Dengan menyebar lamaran di sejumlah perusahaan ternama, Kirmanto diterima di tiga korporat ternama. PT Nestlé Indonesia menjadi pilihan karena perusahaan dengan fasilitas pengolahan pangan serba modern ini telah menjalin kemitraan dengan UNU Yogyakarta.
Load more