News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Inspiratif Anak Petani di Pemalang Berhasil Wujudkan Mimpi di Industri Pangan Dunia

Kirmanto ingat betul kegembiraan yang dirasakan saat diwisuda dengan IPK cumlaude 3,83 sebagai lulusan Prodi Teknologi Hasil Pertanian (THP) UNU Yogyakarta.
Senin, 11 Mei 2026 - 09:33 WIB
Kirmanto, anak dari keluarga petani di Pemalang, kini menjadi profesional di perusahaan multinasional.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kirmanto, lulusan Universitas Nahdatul Ulama Yogyakarta yang merupakan anak dari keluarga petani di Pemalang, kini menjadi profesional di perusahaan multinasional.

Kirmanto menjadi satu-satunya sarjana dari 8 bersaudara, ia menjadi harapan untuk mengangkat taraf hidup keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kirmanto masih ingat betul kegembiraan yang dirasakan saat diwisuda dengan IPK cumlaude 3,83 sebagai lulusan Prodi Teknologi Hasil Pertanian (THP) UNU Yogyakarta pada Desember 2024. 

Kebahagiaan semakin membuncah tatkala hanya berselang dua bulan kemudian, tepatnya Februari 2025, ia diterima bekerja di perusahaan ternama.

Kirmanto lolos seleksi di sebuah industri pangan berskala global, PT Nestlé Indonesia. Ia ditempatkan di Bandaraya Factory di Batang, Jawa Tengah, sebagai fresh milk analyst yang memeriksa kualitas dan kadar nutrisi pada produk susu.

“Saya senang karena ini hasil perjuangan saya selama ini. Tapi yang lebih senang lagi adalah orang tua yang sudah sepuh (tua). Saya satu-satunya sarjana dari 8 bersaudara dan sekarang bekerja di Nestlé yang lokasinya dekat dengan rumah orang tua. Jadi kalau libur saya bisa pulang,” tutur Kirmanto.

Anak ketujuh dari delapan bersaudara kelahiran Pemalang, 20 Juni 2000 ini menghabiskan masa kecilnya di Desa Belik, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Kedua orang tuanya adalah petani tamatan SD. 

Seluruh saudaranya tak ada yang masuk perguruan tinggi. Namun ia punya mimpi besar untuk menjadi seorang Menteri Pertanian atau pengusaha pertanian sukses.

Demi mengejar mimpi itu, selepas lulus dari SMAN 1 Belik, Kirmanto mengikuti Seleksi
Bersama Masuk Perguruan Tinggi Nasional (SBMPTN) yang tesnya dipusatkan di
Purwokerto.

Menurutnya, kuliah di PTN lebih terjangkau dan tak membebani perekonomian keluarga. Namun, jauh-jauh berkendara dari Pemalang ke Purwokerto, ia harus menelan pil pahit: hasil SBMPTN kemudian menunjukkan ia gagal masuk PTN.

Tak patah arang, Kirmanto harus menunggu satu tahun untuk mengikut seleksi PTN lagi. Kali ini ia menyiapkan diri lebih baik. Namun pada awal 2020, pandemi Covid-19 menyerang. Mobilitas ke luar wilayah dibatasi. Lagi-lagi rencananya kuliah di kampus negeri buyar.

“Waktu itu bapak melarang saya pergi-pergi karena masih Covid-19. Jadi saya tidak bisa ikut seleksi PTN,” kenangnya.

Kirmanto menemukan titik terang saat mendengar kabar dari seorang teman, bahwa UNU Yogyakarta membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dengan beasiswa 100persen. 

Kirmanto percaya beasiswa itu menjadi peluang untuk berkuliah tanpa terkendala biaya. Apalagi seluruh pendaftaran dapat dilakukan secara daring.

“Saya mendaftar, melengkapi semua persyaratan, dan mendapat beasiswa full 100 persen selama kuliah dari UNU Yogyakarta dengan skema Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, termasuk uang saku Rp700 ribu per bulan,” paparnya.

Meski memperoleh beasiswa, Kirmanto berupaya tetap hidup mandiri. Ia bergabung sebagai relawan di Palang Merah Indonesia (PMI) Yogyakarta. Tugasnya, menerima berbagai laporan kejadian kecelakaan hingga bencana di posko PMI. 

“Kadang kalau kondisinya benar-benar genting, saya juga harus ke lapangan,” kata dia yang menerima honor dari kegiatan part time ini.

Di UNU Yogyakarta, Kirmanto mantap memilih Prodi THP Fakultas Industri Halal. Karena masih di tengah situasi pandemi, kuliah berlangsung daring. 

Ia baru hadir langsung di kampus pada semester 3 dan 4 untuk melaksanakan praktikum. Dikenal sebagai mahasiswa yang rajin dan kerap bertanya di kelas, prestasi Kirmanto di kampus gemilang. Kuliah dapat dilalui dengan mulus dalam 8 semester.

Menurutnya, UNU Yogyakarta memberi bekal penting untuk masuk ke dunia profesional. Bukan hanya secara keilmuan, melainkan juga berupa keterampilan guna berkompetisi di dunia kerja. Hal ini terbukti setelah ia lulus dan melamar ke sejumlah perusahaan.

“Sebelum wisuda, kami didampingi oleh Direktorat Employability untuk coaching seperti
membuat CV, menghadapi wawancara kerja, dan menyiapkan portofolio di media sosial. Sewaktu wawancara dengan user, saya mampu menjelaskan analisis susu seperti yang pernah saya lakukan di kuliah mikrobiologi di UNU Yogyakarta. Semua ini membantu saya menembus seleksi di PT Nestlé Indonesia,” paparnya.

Dengan menyebar lamaran di sejumlah perusahaan ternama, Kirmanto diterima di tiga korporat ternama. PT Nestlé Indonesia menjadi pilihan karena perusahaan dengan fasilitas pengolahan pangan serba modern ini telah menjalin kemitraan dengan UNU Yogyakarta.

Kirmanto menyatakan, selama bekerja di PT Nestlé Indonesia, ia semaksimal mungkin
menerapkan ilmu dan skill yang diperoleh di bangku kuliah, serta terus beradaptasi
dengan dunia industri yang terus berkembang. 

Selain itu, saat ini ia ingin selalu dekat dengan orang tuanya. Saban hari libur, dari tempat kerjanya di Batang Kirmanto selalu menyempatkan pulang ke rumah orang tuanya di
Pemalang.

“Sebab sekarang bapak ibu sudah berusia 70-an tahun dan tidak bekerja. Jadi hasil dari
bekerja ini saya tabung dan saya transfer untuk keluarga. Harapannya ke depan bisa
memberangkatkan orang tua umroh,” kata Kirmanto dengan suara bergetar.

Dalam keterangannya, Senin (11/5/2026), Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pendanaan Kreatif, Ian Agisti Dewi Rani mengatakan mahasiswa UNU Yogyakarta memang disiapkan untuk siap terjun ke dunia profesional sejak masuk di semester awal.

“Fakultas dan prodi di UNU Yogyakarta mungkin sama namanya dengan fakultas dan prodi di kampus lain, tetapi pendekatan kami berbeda. Diferensiasi kami jelas. Sejak semester satu, mahasiswa UNU Yogyakarta sudah dipersiapkan menjadi professional, bahkan sejak awal sudah diarahkan punya pengalaman kerja,” tuturnya.

Selain berkuliah, mahasiswa juga dibekali berbagai pelatihan untuk meningkatkan soft
skill. UNU Yogyakarta mengembangkan Direktorat Employability dan program Student Journey untuk mendampingi mahasiswa memetakan minat, bakat, dan potensi karirnya di masa depan serta menghubungkannya dengan dunia industri untuk memperoleh kesempatan magang.

“Jadi ketika mereka lulus mahasiswa UNU Yogyakarta bukan sekadar lulus dan mampu
menyelesaikan tugas-tugas akademik, tetapi juga mampu melaksanakan tugas-tugas profesionalnya,” tandas Ian.

Berbagai bekal yang diberikan UNU Yogyakarta ke mahasiswa tersebut diakui oleh Norman Tri Handono, Factory Manager Nestlé Bandaraya Factory. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini ada dua alumni UNU Yogyakarta, termasuk Kirmanto, yang bekerja di perusahaan global tersebut. Menurut Norman, mahasiswa UNU Yogyakarta memiliki pemahaman dasar yang baik terkait keamanan pangan hingga standar kualitas industri pangan.

“Mereka juga mampu bekerja dalam tim, memahami efisiensi dan kualitas produksi, memiliki karakter disiplin, penuh inisiatif, serta mampu untuk terus belajar dan punya kemauan menyerap nilai-nilai kerja di PT Nestlé Indonesia. Dengan karakter santun dan mencerminkan nilai keislaman, kami percaya lulusan UNU Yogyakarta akan dicari oleh banyak industri,” ujar Norman. (muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Contoh India, Prabowo Buka Peluang Bandara dan Aset Strategis BUMN Dikelola Swasta: Tapi Kepemilikan Tetap Negara

Contoh India, Prabowo Buka Peluang Bandara dan Aset Strategis BUMN Dikelola Swasta: Tapi Kepemilikan Tetap Negara

Prabowo buka pintu untuk swasta dapat mengelola aset BUMN yang belum optimal, termasuk bandara. Pemerintah mencontoh India untuk optimalisasi aset tanpa melepas kepemilikan negara.
Merasa Kurang Mampu tapi Tak Pernah Dapat Bansos? 'Biang Keroknya' Mungkin Ada di Angka Desil Ini

Merasa Kurang Mampu tapi Tak Pernah Dapat Bansos? 'Biang Keroknya' Mungkin Ada di Angka Desil Ini

Kementrian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia biasanya memanfaatkan data berbasis desil untuk menyalurkan bantuan sosial atau bansos, agar tepat sasaran.
Gerindra Sebut Prabowo "Pamerkan" Kinerja Positif Pemerintah dalam Pidato Tahunan MPR

Gerindra Sebut Prabowo "Pamerkan" Kinerja Positif Pemerintah dalam Pidato Tahunan MPR

Ia mengatakan paparan Presiden Prabowo secara keseluruhan menggambarkan enam garis besar kinerja pemerintah yang dinilai menjadi fondasi pembangunan nasional.
IWL 2026-2027 Dinilai Bisa Bangun Ekosistem Sepak Bola Putri yang Berkelanjutan

IWL 2026-2027 Dinilai Bisa Bangun Ekosistem Sepak Bola Putri yang Berkelanjutan

IWL 2026/2027 dinilai menjadi langkah penting untuk membangun sepak bola putri Indonesia. Persita berharap liga ini menciptakan ekosistem profesional dan berkelanjutan.
Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Jelang memperingati HUT RI ke-81 dan jelang Muktamar NU ke 35, Ali Masykur Musa mengajak keluarga besar NU untuk memperkokoh pondasi bangsa yaitu meneguhkan Amanatul Wathaniyah.
Detik-detik Menegangkan Bareskrim Polri Gerebek Gudang Selundupkan Timah Ilegal 28 Ton di Belitung Timur

Detik-detik Menegangkan Bareskrim Polri Gerebek Gudang Selundupkan Timah Ilegal 28 Ton di Belitung Timur

Beredar kabar terkait detik-detik menegangkan Tim Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri menggerebek sebuah gudang penyimpanan timah ilegal Belitung

Trending

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Dia menyebut ada beberapa BUMN yang tidak menganggap ada pemerintah. Prabowo mengaku tidak mengerti atas BUMN yang bermasalah tersebut.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Meski Lolos, Fans Ajax Murka Lihat Penampilan Maarten Paes Cs di UEFA Conference League: Memalukan!

Meski Lolos, Fans Ajax Murka Lihat Penampilan Maarten Paes Cs di UEFA Conference League: Memalukan!

Ajax Amsterdam memastikan tiket ke play-off Conference League 2026/2027. Namun, penampilan Maarten Paes dan kolega justru menuai kritik dari sejumlah suporter.
Selengkapnya

Viral