GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah merancang aturan matang terkait skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan masa tenor hingga 40 tahun.
Kamis, 14 Mei 2026 - 05:27 WIB
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (kanan) didampingi Direktur Utama PT BSN Alex Sofjan Noor (kiri) dalam jumpa pers usai rapat di Kantor BSN Jakarta, Rabu (13/5).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah merancang aturan matang terkait skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan masa tenor hingga 40 tahun.

Pria yang akrab disapa Ara ini menegaskan bahwa kebijakan ini bukan lagi berada pada tahap perdebatan konsep, melainkan sudah masuk ke fase persiapan eksekusi. Koordinasi intensif terus dilakukan, termasuk rapat-rapat maraton yang digelar bersama jajaran terkait.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terakhir, kita rapat tiga hari lalu, Jumat malam, malam-malam kita (rapat). Nanti, pada waktunya kita umumkan. (Rencana kebijakan) itu bukan untuk didiskusikan, untuk dilaksanakan," ujar Ara usai melakukan pertemuan dengan Direktur Utama Bank BSN di Jakarta, Rabu (13/5).

Meskipun tenor 40 tahun ini menjadi terobosan baru, Ara memastikan sifatnya adalah opsional atau pilihan. 

Masyarakat tidak diwajibkan mengambil durasi paling panjang dan tetap diberikan fleksibilitas untuk memilih masa cicilan yang lebih singkat, seperti 10, 20, atau 30 tahun, sesuai dengan profil finansial masing-masing.

Selain itu, skema ini dirancang sangat dinamis. Debitur diperbolehkan mengubah jangka waktu kredit di tengah masa cicilan atau melakukan pelunasan lebih awal tanpa harus terikat mati pada kontrak awal. 

Hal ini dipandang sangat cocok bagi segmen anak muda, seperti PNS, anggota TNI, maupun Polri yang baru memulai karier dan membutuhkan angsuran bulanan yang lebih ringan.

Saat ini, kementerian terkait sedang sibuk melakukan simulasi agar saat diluncurkan nanti, kebijakan ini dapat langsung diaplikasikan tanpa kendala teknis. 

"Kita lagi persiapkan. Kita kan lagi simulasi, kan lagi dipersiapkan. Nanti pada waktunya kita akan sampaikan ke publik," jelas Ara.

Pemerintah juga berkomitmen untuk tetap inklusif dengan menampung aspirasi dari perbankan, pengembang, hingga Badan Pengelola Tapera melalui berbagai forum diskusi kelompok terarah (FGD). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ara menekankan bahwa inti dari kebijakan tenor panjang ini adalah keberpihakan kepada rakyat agar beban cicilan rumah menjadi jauh lebih terjangkau.

"Tujuan (tenor) 40 tahun kan cuma satu, membuat lebih murah. Kan gitu, supaya rakyat lebih murah (mencicil), kan mulia tujuannya. Nah, kita buatkan aturannya," ujar Ara. (ant/dpi)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Semprot Ibu-ibu yang Ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar Tapi Tak Digaji, Singgung Statusnya: Apa Masalahnya?

Dedi Mulyadi Semprot Ibu-ibu yang Ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar Tapi Tak Digaji, Singgung Statusnya: Apa Masalahnya?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menemui seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar namun tak mendapatkan gaji.
Usai Tumbangkan Khamzat Chimaev, Sean Strickland Ogah Rematch

Usai Tumbangkan Khamzat Chimaev, Sean Strickland Ogah Rematch

Sean Strickland menegaskan belum tertarik menghadapi Khamzat Chimaev dalam rematch usai UFC 328. Menurutnya, Chimaev harus kembali meraih sejumlah kemenangan.
Seolah Tak Ada Rasa Bersalah, Juri LCC MPR Kalbar Justru Tantang Netizen Hingga Tegas Sebut Tim Lawan Layak Menang

Seolah Tak Ada Rasa Bersalah, Juri LCC MPR Kalbar Justru Tantang Netizen Hingga Tegas Sebut Tim Lawan Layak Menang

Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan viralnya video penyelenggaraan Lomba Cerdas Cermat tau LCC MPR di Kalimantan Barat.
KDM Akan Hapus Pajak Kendaraan Bermotor Ganti Jalan Berbayar, Bukan Tanpa Sebab Ternyata Alasan Utamanya..

KDM Akan Hapus Pajak Kendaraan Bermotor Ganti Jalan Berbayar, Bukan Tanpa Sebab Ternyata Alasan Utamanya..

Menurut KDM kendaraan listrik tetap memakai jalan dan berkontribusi terhadap penyusutan usia infrastruktur tapi belum ikut menanggung beban fiskal melalui pajak
Tinju Dunia: Rico Verhoeven Siap Tumbangkan Oleksandr Usyk di Duel Perebutan Gelar Juara Kelas Berat WBC

Tinju Dunia: Rico Verhoeven Siap Tumbangkan Oleksandr Usyk di Duel Perebutan Gelar Juara Kelas Berat WBC

Legenda kickboxing, Rico Verhoeven siap menumbangkan Oleksandr Usyk pada duel tinju dunia perebutan gelar juara kelas berat WBC.
Dedi Mulyadi Borong Dagangan Warung Buah Seharga Rp5 Juta, Minta Pemilik Bagikan Gratis ke Warga

Dedi Mulyadi Borong Dagangan Warung Buah Seharga Rp5 Juta, Minta Pemilik Bagikan Gratis ke Warga

Dedi Mulyadi borong dagangan warung buah Rp5 juta milik pedagang terdampak penertiban lalu membagikannya gratis kepada warga Bandung. Simak berita lengkapnya!

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Lomba Cerdas Cermat yang diadakan MPR RI jadi sorotan publik setelah dewan juri menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Ketua MPR sikapi permohonan maaf juri
Selengkapnya

Viral