GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dudung Bantah Era Takut Kritik di Zaman Prabowo: Jangan Dibuat-Buat Seakan Ada Intimidasi!

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu meminta publik tidak menggiring opini seolah pemerintah anti kritik atau menutup ruang koreksi terhadap kebijakan negara.
Kamis, 14 Mei 2026 - 14:10 WIB
KSP Dudung Abdurachman
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman membantah keras anggapan bahwa masyarakat takut berbicara politik atau mengkritik pemerintah di era Presiden Prabowo Subianto.

Dudung menegaskan pemerintah justru membuka ruang seluas-luasnya bagi kritik dan masukan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan itu disampaikan Dudung untuk merespons hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menyebut mayoritas warga merasa takut menyampaikan pandangan politik pada pemerintahan saat ini.

Menurut Dudung, Presiden Prabowo secara langsung meminta seluruh pihak berani menyampaikan pendapat sekaligus menghormati pandangan orang lain dalam kehidupan demokrasi.

“Bapak Presiden mau setiap saat minta masukan. Beliau menyampaikan, ‘kita harus berani bicara, kita harus berani berpendapat, tapi kita harus berani mendengarkan pendapat orang lain’,” ujar Dudung, di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (14/5/2026).

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu meminta publik tidak menggiring opini seolah pemerintah anti kritik atau menutup ruang koreksi terhadap kebijakan negara.

“Jangan kemudian seakan-akan ada intimidasi, kalau ada intimidasi berarti juga mengklaim bahwa pemerintah ini tidak mau dikoreksi. Janganlah dibuat-buat seperti itu,” tegasnya.

Dudung menilai dinamika berupa kritik hingga serangan di ruang publik merupakan hal biasa dalam sistem demokrasi. Bahkan, ia menyebut pemimpin selalu menghadapi penolakan maupun kebencian meski telah bekerja maksimal untuk masyarakat.

Ia lalu mengutip pesan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur terkait konsekuensi menjadi seorang pemimpin.

“Gus Dur pernah menyampaikan bahwa sebenar apapun yang kamu lakukan, sebaik apapun yang kamu kerjakan, pasti ada kebencian orang lain,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Dudung juga menyoroti berbagai program pemerintah yang menurutnya telah memberikan dampak nyata di masyarakat. Ia mengklaim sejumlah kebijakan Presiden Prabowo mulai dirasakan manfaatnya setelah dilakukan pengecekan langsung di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Dudung mengakui program baru seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menghadapi sejumlah kekurangan dalam implementasi awal. Namun, ia menilai kondisi tersebut sebagai bagian dari proses penyesuaian yang wajar.

“Kalau misalnya ada perkembangannya seperti anak kecil jalan, mulai jalan ada jatuhnya, ada berdirinya,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menpora Erick Thohir Soroti Piala Presiden 2026 Jadi Alat Pemersatu Bangsa, Libatkan 64 Klub dari 38 Provinsi

Menpora Erick Thohir Soroti Piala Presiden 2026 Jadi Alat Pemersatu Bangsa, Libatkan 64 Klub dari 38 Provinsi

Erick Thohir menyebut Piala Presiden 2026 sebagai bukti sepak bola mampu mempersatukan bangsa lewat kompetisi akar rumput yang diikuti 64 klub Liga 4 daerah.
Status Dua Juri LCC Kabarnya 'Dinonaktifkan' Bukan Dari Jabatan di MPR RI Tapi...

Status Dua Juri LCC Kabarnya 'Dinonaktifkan' Bukan Dari Jabatan di MPR RI Tapi...

MPR RI menjelaskan status dua juri LCC 4 Pilar yang dinonaktifkan usai polemik SMAN 1 Pontianak. Bukan dicopot dari jabatan.
Ketua Viking Buka Suara usai Persib Bandung Didenda Rp3,5 Miliar dan 2 Laga Tanpa Penonton, Bobotoh Diminta Berkaca

Ketua Viking Buka Suara usai Persib Bandung Didenda Rp3,5 Miliar dan 2 Laga Tanpa Penonton, Bobotoh Diminta Berkaca

Ketua Viking Tobias Ginanjar meminta Bobotoh introspeksi usai Persib Bandung didenda Rp3,5 miliar dan dihukum laga kandang AFC tanpa penonton di kompetisi Asia.
Masih Ingat Park Hang-seo? Eks Rival Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Ini Dikabarkan Bakal Comeback ke Thailand

Masih Ingat Park Hang-seo? Eks Rival Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Ini Dikabarkan Bakal Comeback ke Thailand

Park Hang-seo dikabarkan segera comeback ke Thailand dengan bayaran fantastis, eks rival Shin Tae-yong itu bisa memimpin proyek ambisius klub Thai League 2.
Perjalanan Hijrah Clara Shinta Kembali Disorot, Kini Ramai Dikaitkan dengan Dugaan Datangi Kelab Malam Tanpa Hijab

Perjalanan Hijrah Clara Shinta Kembali Disorot, Kini Ramai Dikaitkan dengan Dugaan Datangi Kelab Malam Tanpa Hijab

Perjalanan hijrah Clara Shinta kembali dikulik publik usai dirinya diduga terlihat tanpa hijab di kelab malam Jakarta Selatan bersama Jule.
Megatron Effect Kembali Guncang Korea Selatan! Hanya Umumkan Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Langsung Ketiban Untung

Megatron Effect Kembali Guncang Korea Selatan! Hanya Umumkan Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Langsung Ketiban Untung

Nama bintang voli Indonesia yakni Megawati Hangestri kembali mendapatkan sorotan di Korea Selatan setelah dirinya dipastikan comeback ke V League musim depan.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
Selengkapnya

Viral