GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DOR! Polisi Tembak Mati Eksekutor Bripka Arya Supena, Polisi Sita Senpi Rakitan

Pria yang diduga menjadi otak sekaligus eksekutor penembakan terhadap Bripka Arya hingga tewas itu ditembak mati aparat gabungan Polda Lampung.
Jumat, 15 Mei 2026 - 14:32 WIB
Ilustrasi tembakan.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pria yang diduga menjadi otak sekaligus eksekutor penembakan terhadap Bripka Arya hingga tewas itu ditembak mati aparat gabungan Polda Lampung.

Bahroni alias Roni ditembak mati saat hendak ditangkap di wilayah Teluk Hantu, Desa Pagar Jaya, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penangkapan berlangsung dramatis pada Jumat (15/5/2026) pagi sekitar pukul 05.15 WIB. Polisi menyebut tersangka melakukan perlawanan sengit dengan menodongkan senjata api rakitan ke arah petugas.

Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helfi Assegaf mengatakan, aparat terpaksa mengambil tindakan tegas terukur karena situasi dinilai membahayakan anggota di lapangan.

"Saat akan dilakukan penangkapan, tersangka melakukan perlawanan secara aktif yang membahayakan tim gabungan menggunakan senjata api rakitan jenis revolver kepada petugas Tim melakukan tindakan tegas dan terukur, sehingga pelaku tewas di tempat dengan barang bukti satu pucuk senjata api jenis revolver dan satu bilah pisau," tuturnya, pada Jumat (15/5/2026). 

Dari lokasi penangkapan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi kriminal komplotan tersebut. Mulai dari senjata tajam, senjata api, amunisi, hingga motor yang diduga hasil curian.

Salah satu barang bukti yang turut disita yakni pistol genggam milik anggota polisi berjenis HS 9 mm nomor A204161, 14 butir amunisi kaliber 9 mm, satu selongsong peluru, dua unit sepeda motor, helm, telepon genggam hingga senjata api rakitan milik tersangka.

Polisi juga menemukan satu unit motor Honda CRF warna hijau dengan nomor rangka dan mesin yang telah digerinda untuk menghilangkan identitas kendaraan.

Jenazah Bahroni kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk proses lebih lanjut. Meski telah tewas, polisi memastikan peran Bahroni cukup sentral dalam jaringan curanmor tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pelaku lain, Bahroni disebut berperan sebagai pilot sekaligus eksekutor dalam aksi pencurian kendaraan bermotor di sejumlah wilayah Lampung.

Sebelumnya, polisi juga telah lebih dulu menangkap tersangka lain bernama Hamli di Kecamatan Jabung, Lampung Timur, pada Senin, 11 Mei 2026.

Penangkapan Hamli pun berlangsung menegangkan karena tersangka disebut sempat melawan petugas hingga akhirnya ditembak di bagian kaki.

"Saat dilakukan upaya paksa, yang bersangkutan melakukan perlawanan aktif kepada petugas dan tim melakukan tindakan tegas dan terukur di bagian kaki. Tim gabungan pun berhasil mengamankan barang bukti dari tersangka Hamli," kata dia.

Dari hasil pengembangan kasus, polisi mengungkap komplotan tersebut diduga telah berulang kali melakukan aksi curanmor di berbagai daerah di Lampung.

Tak hanya itu, aparat juga menemukan fakta bahwa kedua tersangka merupakan pengguna narkoba.

"Pelaku memang informasi yang kita dapat adalah pengguna narkoba ya. Kedua-duanya pengguna narkoba. Ini informasi yang kita dapat hasil profiling yang dilakukan," katanya.

Untuk diketahui, Tim Gabungan Polda Lampung dan Polresta Bandar Lampung berhasil meringkus satu terduga pelaku yang terlibat dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) maut yang menewaskan Bripka Anumerta Arya Supena.

Pelaku berinisial HM ditangkap dalam penggerebekan di Desa Gunung Mekar, Kecamatan Jabung, Lampung Timur, Senin, 11 Mei 2026. 

HM diketahui merupakan warga Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, yang melarikan diri ke Lampung Timur untuk bersembunyi.

Dalam aksi curanmor di Jalan ZA Pagar Alam Sabtu lalu, HM diduga kuat berperan sebagai joki. Identitasnya berhasil terdeteksi kepolisian melalui analisis sejumlah rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Kapolda Polda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan, proses penyidikan masih berlangsung dan pihaknya akan menyampaikan informasi resmi setelah seluruh data dan fakta lapangan dipastikan valid. 

"Proses pengejaran masih berlangsung. Nanti akan kami sampaikan secara resmi setelah seluruh informasi terkonfirmasi," ungkapnya.

Terkait informasi mengenai keberadaan senjata api milik korban, Kapolda menyebut hal tersebut masih dalam proses pendalaman oleh penyidik.

"Selain melakukan pengejaran terhadap pelaku, kepolisian juga terus melakukan proses pembuktian perkara melalui metode scientific crime investigation dengan melibatkan tim forensik guna mendukung pengungkapan kasus secara menyeluruh," kata dia.

Bripka (Anumerta) Arya Supena gugur saat menjalankan tugas setelah diduga ditembak oleh pelaku pencurian kendaraan bermotor di wilayah Labuhan Ratu, Bandarlampung. Peristiwa tersebut saat ini masih dalam penanganan intensif aparat kepolisian. (Foe Peace Simbolon)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Incar Hasil Positif di MotoGP Catalunya 2026, Toprak Razgatlioglu akan Tiru Trik dari Fabio Quartararo di Le Mans

Incar Hasil Positif di MotoGP Catalunya 2026, Toprak Razgatlioglu akan Tiru Trik dari Fabio Quartararo di Le Mans

Rookie milik Pramac Racing, Toprak Razgatlioglu, berencana meniru setelan motor ala Fabio Quartararo di MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini.
Jakarta – Milan Perkuat Kerja Sama Ruang Publik, Seni Kota, dan Ketahanan Pangan

Jakarta – Milan Perkuat Kerja Sama Ruang Publik, Seni Kota, dan Ketahanan Pangan

Pemprov DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Milan memperkuat kerja sama di bidang seni publik, pengembangan ruang kota, ekonomi kreatif, serta ketahanan pangan
9 Pekerja Tambang Emas Tradisional di Sijunjung Tewas Tertimbun Longsor

9 Pekerja Tambang Emas Tradisional di Sijunjung Tewas Tertimbun Longsor

Sebanyak 9 pekerja tambang emas tradisional di Sintuk, Jorong Taratak Betung, Nagari Padang Laweh, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung tewas pada Kamis (14/
F1 2026 Baru Jalani 4 Race, Tapi Mantan Bos Formula 1 Ini Sudah Coret Nama George Russell Sebagai Pesaing Gelar Juara Dunia

F1 2026 Baru Jalani 4 Race, Tapi Mantan Bos Formula 1 Ini Sudah Coret Nama George Russell Sebagai Pesaing Gelar Juara Dunia

Eks bos Formula 1, Bernie Ecclestone, meragukan peluang George Russell dalam perebutan gelar juara dunia F1 2026 yang baru berjalan empat seri pada musim ini.
Soal Adanya Pemujaan dan Klenik, Dedi Mulyadi Minta Masyarakat Ubah Cara Pandang ke Situs Peninggalan Sejarah Sunda

Soal Adanya Pemujaan dan Klenik, Dedi Mulyadi Minta Masyarakat Ubah Cara Pandang ke Situs Peninggalan Sejarah Sunda

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk mengubah total cara pandang terhadap peninggalan sejarah Sunda. Pria yang akrab disapa KDM ini tegas
Australia Sampai Telepon Amran, Indonesia Dipuji karena Selamatkan Pasokan Pupuk di Tengah Krisis Global

Australia Sampai Telepon Amran, Indonesia Dipuji karena Selamatkan Pasokan Pupuk di Tengah Krisis Global

Menteri Pertanian Australia menelepon Mentan Amran dan berterima kasih karena Indonesia memasok pupuk di tengah krisis global dan geopolitik dunia.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral