Gubernur Malut Sherly Tjoanda Akhirnya Jelaskan Tujuan Bagikan 100 Ekor Sapi Kurban dan Program Pangan Murah
- Instagram @s_tjo
tvOnenews.com - Sherly Tjoanda, Gubernur Malut menjelaskan tujuan Pemprov Maluku Utara dalam membagikan 100 ekor sapi hingga menghela program pangan murah.
Menurut sang gubernur, program tersebut diadakan sebagai langkah awal dalam menjaga stabilitas ekonomi di Maluku Utara menjelang hari besar keagamaan.
Baru-baru ini, Gubernur Malut Sherly Tjoanda mengonfirmasi jika Pemprov Malut bakal memberikan 100 ekor sapi kurban ke seluruh kawasan di provinsi Maluku Utara.
Selain itu, Pemprov juga akan menggelar Gerakan Pangan Murah di 10 kabupaten/kota untuk menjaga harga komoditas pangan seperti beras, bawang, cabai, dan tomat.
Langkah yang diambil Pemprov Malut melalui keputusan Sherly Tjoanda ini mendapat apresiasi dari publik, bukan hanya masyarakat Maluku Utara saja.
Pasalnya, fenomena kebijakan seperti ini tampaknya belum pernah dilakukan di provinsi Maluku Utara hingga kemudian Sherly Tjoanda mengambil alih kepemimpinan.
Tujuan Sebar 100 Ekor Sapi Kurban hingga Gerakan Pangan Murah
- YouTube
Mengutip dari @malut_infoo, Sherly Tjoanda menjelaskan alasan Pemerintah Provinsi Maluku Utara siap membagikan 100 ekor sapi kurban ke beberapa kabupaten/kota.
Gubernur Sherly Tjoanda mengatakan jika langkah ini dilakukan untuk menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha yang jatuh pada akhir Mei 2026.
“Menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha, Pemprov Maluku Utara telah menyiapkan beberapa langkah taktis,” kata Sherly dikutip dari @malut_infoo.
Selain distribusi hewan kurban, Pemprov juga akan menggelar Gerakan Pangan Murah di 10 kabupaten/kota untuk menjaga harga beras, bawang, cabai, dan tomat.
Gubernur juga ingin mengupayakan peningkatan produksi pertanian lewat program cetak sawah baru seluas 10 ribu hektare dan aktivasi kembali 4.600 hektare sawah di Halmahera Utara dan Halmahera Timur.
Program Pemprov Malut Lain Jelang Hari Besar Keagamaan
- Youtube Gub Sherly
Gubernur Malut Sherly Tjoanda tengah berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna menambah pasokan Minyakita yang defisit cukup banyak dari semestinya.
“Kami juga sedang berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan pemenuhan kuota stok Minyakita yang seharusnya 600 ribu liter, namun saat ini baru tersedia 100 ribu liter di gudang,” ujarnya.
Load more