Sufmi Dasco Ahmad dan Pimpinan DPR Yakin Pidato Prabowo Bisa Perkuat Rupiah di Tengah Tekanan Pasar
- YouTube tvOneNews
“Saya yakin ya bahwa hari ini ada fluktuasi yang terkait dengan rupiah maupun saham, itu menurut saya, hal yang biasa saja, hal yang wajar,” katanya.
Menurut dia, pemerintah telah memiliki strategi untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, termasuk mencegah tekanan lebih dalam terhadap nilai tukar rupiah dan pasar modal Indonesia.
DPR Optimistis Langkah Pemerintah Mampu Redam Tekanan Pasar
Pimpinan DPR juga menilai pemerintah sudah menyiapkan berbagai kebijakan untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
Saan menyebut langkah-langkah penguatan ekonomi diyakini dapat menahan tekanan terhadap rupiah sekaligus membantu pemulihan pasar saham domestik.
“Saya yakin pemerintah sudah mengantisipasi, sudah menyiapkan langkah-langkah untuk mencegah penurunan baik rupiah terhadap dolar maupun juga indeks saham gabungan,” ujarnya.
Ia optimistis kondisi pasar akan kembali membaik seiring implementasi kebijakan ekonomi pemerintah.
“Ke depan insyaallah akan bisa tertahan dan mulai pulih kembali,” lanjut Saan.
Pidato Prabowo Dinilai Jadi Sinyal Positif bagi Pasar
Pidato Presiden Prabowo dalam rapat paripurna DPR sebelumnya memang menjadi perhatian pelaku pasar karena memuat arah kebijakan fiskal dan proyeksi ekonomi nasional hingga 2027.
Dalam pidatonya, Presiden memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu mencapai kisaran 5,8 hingga 6,5 persen pada 2027.
Pemerintah juga memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500.
Optimisme tersebut dinilai pimpinan DPR sebagai sinyal penting untuk memperkuat kepercayaan investor dan menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Dengan dukungan kebijakan fiskal dan strategi ekonomi yang dinilai lebih terarah, DPR berharap kondisi rupiah dan pasar modal dapat kembali stabil dalam waktu mendatang. (nsp)
Load more