GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Terbitkan Dua Sprindik Baru di Kasus Ponorogo, Penyidikan Sugiri Sancoko Meluas ke TPPU

KPK menerbitkan dua sprindik baru terkait kasus Ponorogo yang menjerat Sugiri Sancoko, mencakup dugaan korupsi dan TPPU.
Rabu, 20 Mei 2026 - 19:15 WIB
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang menjerat Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko.

Terbaru, KPK resmi menerbitkan dua Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru yang berkaitan dengan pengembangan perkara tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan dua sprindik baru itu mencakup penyidikan dugaan tindak pidana korupsi (TPK) dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

“KPK kembali menerbitkan Sprindik baru per akhir April kemarin. Masih Sprindik umum untuk tindak pidana korupsinya. Artinya, belum ada penetapan tersangka,” kata Budi, Rabu (20/5/2026).

KPK Buka Penyidikan Baru Dugaan TPPU

Selain sprindik korupsi, KPK juga menerbitkan sprindik khusus untuk mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang dalam perkara tersebut.

“Dan juga Sprindik Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Jadi, ada dua Sprindik TPK dan TPPU pengembangan dari penyidikan perkara Ponorogo,” ujar Budi.

Langkah tersebut menunjukkan KPK kini tidak hanya menelusuri dugaan suap dan gratifikasi, tetapi juga mendalami kemungkinan aliran dana serta aset hasil tindak pidana korupsi.

Kasus yang menyeret Sugiri Sancoko sebelumnya berkaitan dengan:

  • Dugaan suap pengurusan jabatan

  • Dugaan suap proyek pekerjaan di RSUD Ponorogo

  • Dugaan gratifikasi

Dengan adanya penyidikan TPPU, KPK diperkirakan akan lebih agresif menelusuri aset maupun transaksi yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Penggeledahan Jadi Bagian Pengembangan Kasus

Budi menjelaskan serangkaian penggeledahan yang dilakukan KPK di Ponorogo dan Pacitan merupakan bagian dari pengembangan penyidikan terbaru tersebut.

“Kegiatan penggeledahan yang berlangsung di Pacitan itu bagian dari pengembangan penyidikan dari perkara Ponorogo,” jelasnya.

Sebelumnya, KPK melakukan penggeledahan di rumah pribadi Sugiri Sancoko di Desa Bajang, Kabupaten Ponorogo, pada Selasa (19/5/2026).

Penggeledahan itu berkaitan dengan penyidikan dugaan gratifikasi dan TPPU yang terjadi selama periode 2020 hingga 2026.

“Tim penyidik juga menggeledah sebuah rumah yang berlokasi di Desa Bajang, Kabupaten Ponorogo milik Bupati Ponorogo nonaktif, saudara SUG,” kata Budi.

KPK Sita Alphard dan Tiga Hardtop

Dalam penggeledahan di rumah Sugiri Sancoko, penyidik KPK menemukan dan menyita sejumlah kendaraan yang diduga berkaitan dengan perkara.

Empat mobil yang diamankan terdiri dari:

  • 3 unit mobil hardtop

  • 1 unit Toyota Alphard

“Untuk mobilnya 3 hardtop dan 1 Alphard,” ujar Budi.

Penyitaan kendaraan tersebut menjadi bagian dari penelusuran aset dalam penyidikan dugaan korupsi dan pencucian uang.

KPK hingga kini masih mendalami keterkaitan kendaraan yang disita dengan perkara yang sedang berjalan.

Kantor Dinkes dan Disdik Ponorogo Ikut Digeledah

Selain rumah Sugiri, KPK juga menggeledah sejumlah kantor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Lokasi yang menjadi sasaran penggeledahan meliputi:

  • Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo

  • Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo

Dari dua lokasi tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen, surat, dan barang bukti elektronik.

“Barang bukti hasil penggeledahan tersebut dilakukan penyitaan untuk kepentingan proses penyidikan perkara,” ungkap Budi.

Serangkaian penggeledahan tersebut memperlihatkan penyidikan kasus Ponorogo kini terus meluas, terutama setelah KPK menerbitkan sprindik baru untuk mendalami dugaan korupsi dan pencucian uang.

Meski demikian, hingga saat ini KPK belum mengumumkan tersangka baru dalam pengembangan perkara tersebut. (aha/nsp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Purbaya Buka Suara soal Perintah Prabowo Ganti Pimpinan Bea Cukai: Kalau Ada Perintah, Saya Kerjakan

Purbaya Buka Suara soal Perintah Prabowo Ganti Pimpinan Bea Cukai: Kalau Ada Perintah, Saya Kerjakan

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa merespons perintah Presiden Prabowo soal pergantian pimpinan Bea Cukai usai sorotan kasus korupsi.
Inovasi Mojokerto Jadi Sorotan Nasional, BSKDN Kemendagri Dorong Daerah Lain Meniru

Inovasi Mojokerto Jadi Sorotan Nasional, BSKDN Kemendagri Dorong Daerah Lain Meniru

Kota Mojokerto dinilai mampu menjaga kesinambungan inovasi secara konsisten. Berdasarkan hasil Indeks Inovasi Daerah (IID) 2025, Kota Mojokerto kembali meraih predikat sangat inovatif.
Peserta Sespimmen Polri Dikreg 66 Jalani KKP di Kota Medan, Fokus Dukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi Inklusif

Peserta Sespimmen Polri Dikreg 66 Jalani KKP di Kota Medan, Fokus Dukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi Inklusif

Tahun ini, KKP Sespimmen Polri mengusung tema strategis "Penguatan Kepemimpinan Transformatif Tingkat Menengah dalam Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi dan Ekonomi Inklusif Menuju Indonesia Emas". 
BPJS Kesehatan Perluas Layanan Canggih, Pastikan Peserta JKN Kini Lebih Mudah Berobat

BPJS Kesehatan Perluas Layanan Canggih, Pastikan Peserta JKN Kini Lebih Mudah Berobat

Dirut BPJS Kesehatan mengklaim penguatan layanan kesehatan canggih menjadi bagian penting agar peserta dapat memperoleh penanganan medis yang optimal tanpa harus menghadapi kendala akses maupun biaya.
Anindya Bakrie Resmi Kukuhkan Pengurus Kadin Indonesia Golf Club, Pahlevi Pangerang Pimpin Periode 2026-2027

Anindya Bakrie Resmi Kukuhkan Pengurus Kadin Indonesia Golf Club, Pahlevi Pangerang Pimpin Periode 2026-2027

Anindya Bakrie resmi mengukuhkan kepengurusan Kadin Indonesia Golf Club 2026-2027 dengan M.A. Pahlevi Pangerang sebagai ketua.
Ada BUMN Baru Khusus Ekspor, Danantara Jelaskan Alasannya

Ada BUMN Baru Khusus Ekspor, Danantara Jelaskan Alasannya

Pemerintah memutuskan akan membentuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru yang khusus menangani ekspor. Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mengungkapkan lembaga tersebut bernama PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI).

Trending

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

Nasib Josepha Alexandra setelah jawabannya dianulir Juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimantan Barat. pernyataan MPR mengenai sanksi kepada dewan juri
TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Saat touring di kawasan Cipanas, Cianjur, Dedi Mulyadi mendadak menghentikan kendaraannya untuk melakukan inspeksi langsung di area penataan eks Hibisc Fantasy.
Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate ternyata menyimpan cerita menarik. Sang agen mengungkap bahwa Red Sparks sempat lebih dulu minat ke Megatron.
Dear Jay Idzes, Media Italia Akhirnya Sadar Pertahanan Sassuolo Rapuh saat Sang Kapten Timnas Indonesia Absen

Dear Jay Idzes, Media Italia Akhirnya Sadar Pertahanan Sassuolo Rapuh saat Sang Kapten Timnas Indonesia Absen

Absennya Jay Idzes dalam laga Sassuolo kontra Lecce di pekan ke-37 Serie A 2025/2026 mulai menjadi sorotan besar media Italia. Teman duelnya sampai kena kritik.
Beda Nasib Dua MC Cerdas Cermat MPR Usai Viral: Shindy Lutfiana Menderita Dihujat, Said Akhmad Justru Asyik Lakukan Ini

Beda Nasib Dua MC Cerdas Cermat MPR Usai Viral: Shindy Lutfiana Menderita Dihujat, Said Akhmad Justru Asyik Lakukan Ini

Josepha Alexandra menilai jawaban yang ia sampaikan sama dengan jawaban milik Regu B dari SMA Negeri 1 Sambas yang justru dianggap benar oleh juri.
Selengkapnya

Viral