News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korlantas Polri Tegaskan Dua Kecelakaan Kereta di Bekasi Tidak Berkaitan, Selisih Waktu Jadi Sorotan DPR

Korlantas Polri menegaskan kecelakaan taksi Green SM dan tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi merupakan dua kejadian berbeda.
Kamis, 21 Mei 2026 - 15:29 WIB
KRL Bekasi-Cikarang Kembali Beroperasi, Gerbong Wanita Sepi Penumpang
Sumber :
  • tvOnenews - syifa

Jakarta, tvOnenews.com - Kasubditlaka Ditgakkum Korlantas Polri, Kombes Pol Mariochristy P.S Siregar menegaskan bahwa kecelakaan Commuter Line dengan taksi Green SM tidak memiliki hubungan langsung dengan kecelakaan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.

Pernyataan tersebut disampaikan Mario dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR RI di Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Mario, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan pihak kepolisian menunjukkan kedua insiden tersebut merupakan dua kejadian berbeda dengan lokasi dan kronologi yang tidak sama.

“Yang dapat kami jelaskan bahwa untuk kejadian yang pertama tidak ada hubungannya dengan kejadian kedua, berdasarkan dari kami yang melaksanakan olah TKP,” kata Mario.

Korlantas Sebut Ada Dua TKP Berbeda

Mario menjelaskan, hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan TKP pertama berada di perlintasan sebidang, sedangkan TKP kedua merupakan lokasi kecelakaan kereta api di area Stasiun Bekasi Timur.

Menurutnya, kedua lokasi tersebut memiliki konteks kejadian yang berbeda berdasarkan Undang-Undang Perkeretaapian.

“Sesuai dengan berita acara kami, yang kalau kami yang melihat dari pertama, Bapak, setelah kami melihat dari Bapak Menteri Perhubungan tadi menjelaskan bahwa ada kejadian di 20.52 WIB. Kalau ada di 20.52 WIB, berarti ada 12 menit selisihnya,” ujar Mario.

Pernyataan itu disampaikan untuk menjawab berbagai spekulasi publik yang mengaitkan tabrakan taksi Green SM dengan kecelakaan maut antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek.

DPR Soroti Selisih Waktu Dua Kejadian

Dalam rapat tersebut, Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus meminta Korlantas Polri menjelaskan secara detail soal selisih waktu antara dua insiden yang terjadi di Bekasi.

Lasarus menilai durasi waktu antara kejadian pertama dan kedua menjadi hal penting dalam proses penegakan hukum serta investigasi penyebab kecelakaan.

“Ini yang jadi banyak pertanyaan banyak pihak, tolong nanti barangkali di proses penyidikan,” kata Lasarus.

Ia menyoroti adanya perbedaan informasi terkait jeda waktu antara TKP pertama dan TKP kedua.

“20 dengan 40 menit itu tentu tenggang waktunya sangat lama. Selisih waktu antara TKP 1 dan TKP 2, ini 40 menit,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Mario mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Satlantas Polres Metro Bekasi untuk mendalami seluruh rangkaian kejadian.

KA Argo Bromo Anggrek Melaju 110 Km/Jam

Sebelumnya, polisi juga mengungkap fakta baru terkait kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek 4 rute Gambir–Surabaya Pasarturi dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin (27/4/2026) malam.

Kepala Seksi Kumpul Olah dan Kaji Kecelakaan Lalu Lintas Korlantas Polri, Kompol Sandhi Wiedyanoe mengatakan kereta api tersebut melaju dengan kecepatan sekitar 110 kilometer per jam saat insiden terjadi.

“Di mana ketika itu KA Argo Bromo Anggrek sedang melintas dengan kecepatan 110 kilometer per jam,” kata Sandhi.

Berawal dari Taksi Listrik Mogok di Rel

Menurut Sandhi, rangkaian kejadian bermula saat taksi listrik Green SM mengalami gangguan kelistrikan dan berhenti di tengah perlintasan rel kereta api di kawasan Ampera.

“Kecelakaan ini diakibatkan dari korsleting atau permasalahan elektrik dari kendaraan taksi roda empat elektrik,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, terjadi tabrakan antara kereta api dan kendaraan taksi yang kemudian mengganggu perjalanan kereta lainnya.

“Kecelakaan yang melibatkan kereta api dengan kendaraan mobil listrik sebenarnya hanya rugi material,” kata Sandhi.

Namun gangguan perjalanan kereta api itu kemudian berdampak terhadap operasional KRL yang menunggu proses evakuasi.

Dugaan Kurang Koordinasi Jadi Pemicu Tabrakan KRL

Polisi menduga kurangnya koordinasi dan penyampaian informasi menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kecelakaan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur.

“Mungkin akibat kurangnya koordinasi ataupun informasi, tidak mampu memberikan informasi menyeluruh ataupun akurat kepada kereta api Argo Bromo Anggrek,” ujar Sandhi.

Akibat insiden tersebut, tabrakan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek tidak dapat dihindari hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Saat ini Korlantas Polri masih melakukan proses penyidikan menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mengungkap secara detail kronologi kecelakaan.

“Tujuannya untuk memudahkan penyidik laka lantas Polri dalam rangka membuat terang sebuah tindak pidana kejahatan lalu lintas,” kata Sandhi. (ars/nsp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gunakan Batik Bertemu Volunteer FIFA ASEAN Cup 2026, Gianni Infantino Cek GBK Jelang Final Indonesia vs Thailand

Gunakan Batik Bertemu Volunteer FIFA ASEAN Cup 2026, Gianni Infantino Cek GBK Jelang Final Indonesia vs Thailand

Gianni Infantino menggunakan batik dalam kunjungannya ke Stadion GBK yang didampingi langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Update Kasus Oknum Kiai di Jember Mengaku Bertemu Allah dan Rasul, Segera Diperiksa Polisi

Update Kasus Oknum Kiai di Jember Mengaku Bertemu Allah dan Rasul, Segera Diperiksa Polisi

Pengakuan kontroversial seorang figur berinisial AA yang dikenal sebagai kiai di Kabupaten Jember memicu polemik besar di tengah masyarakat. 
Surat MA Nyasar ke Pengadilan Agama hingga Putusan Keluar, Bupati Gowa Lapor Dugaan Sabotase ke Polisi

Surat MA Nyasar ke Pengadilan Agama hingga Putusan Keluar, Bupati Gowa Lapor Dugaan Sabotase ke Polisi

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, resmi mengadukan dugaan sabotase terkait alur pengiriman dokumen Mahkamah Agung (MA) ke Polda Sulawesi Selatan. 
Mitchell Baker Lebih Pilih Bela Timnas Indonesia, Netizen Hong Kong Patah Hati Usai Striker Garuda Moncer di FIFA ASEAN Cup 2026

Mitchell Baker Lebih Pilih Bela Timnas Indonesia, Netizen Hong Kong Patah Hati Usai Striker Garuda Moncer di FIFA ASEAN Cup 2026

Mitchell Baker menjadi salah satu pemain yang paling mencuri perhatian di FIFA ASEAN Cup 2026. Penyerang Timnas Indonesia itu kini memimpin daftar top skor.
Bung Harpa Ungkap Hal yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia Jelang Hadapi Thailand

Bung Harpa Ungkap Hal yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia Jelang Hadapi Thailand

Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026. Jelang laga tersebut, Bung Harpa mengingatkan Skuad Garuda untuk mewaspadai kebugaran
Ribuan Angkot Kena Sapu Bersih Pemkot Bogor, 516 Armada Lainnya Kini Diincar: Ada Apa?

Ribuan Angkot Kena Sapu Bersih Pemkot Bogor, 516 Armada Lainnya Kini Diincar: Ada Apa?

Langkah penataan transportasi umum dan ketertiban tata ruang di Kota Bogor terus digeber. 

Trending

Al Ghazali Akhirnya Buka Suara usai Alyssa Daguise Dihujat Gegara Wajah Baby Soso Disebar

Al Ghazali Akhirnya Buka Suara usai Alyssa Daguise Dihujat Gegara Wajah Baby Soso Disebar

Al Ghazali akhirnya buka suara setelah sang istri, Alyssa Daguise, menuai hujatan netizen akibat meminta wajah Baby Soso tidak disebarluaskan di media sosial.
Gagal Jadi Juara Tiga Divisi, Alex Pereira Kini Tantang Sergei Pavlovich

Gagal Jadi Juara Tiga Divisi, Alex Pereira Kini Tantang Sergei Pavlovich

Alex Pereira akan kembali bertarung di kelas berat dengan menghadapi Sergei Pavlovich pada UFC 335. Duel tersebut menjadi kesempatan bagi Pereira untuk meraih.
Surat MA Nyasar ke Pengadilan Agama hingga Putusan Keluar, Bupati Gowa Lapor Dugaan Sabotase ke Polisi

Surat MA Nyasar ke Pengadilan Agama hingga Putusan Keluar, Bupati Gowa Lapor Dugaan Sabotase ke Polisi

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, resmi mengadukan dugaan sabotase terkait alur pengiriman dokumen Mahkamah Agung (MA) ke Polda Sulawesi Selatan. 
Sadar Hadapi Thailand Bakal Sulit, Kevin Diks Titip Pesan Buat Penggawa Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jangan Emosian

Sadar Hadapi Thailand Bakal Sulit, Kevin Diks Titip Pesan Buat Penggawa Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jangan Emosian

Timnas Indonesia akan hadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026. Duel tersebut berlangsung di Stadion SUGBK, Jakarta, pada Senin (5/10) pukul 20.00 WIB.
Megawati Hangestri Ungkap Impian Tak Terduga di Korea Selatan, Ternyata Bukan soal Voli: Saya Ingin Ketemu

Megawati Hangestri Ungkap Impian Tak Terduga di Korea Selatan, Ternyata Bukan soal Voli: Saya Ingin Ketemu

Megawati Hangestri ternyata memiliki impian lain selama berkarier di Korea Selatan, di luar aktivitasnya sebagai pemain voli. Megatron mengungkap sosok yang.
Mitchell Baker Lebih Pilih Bela Timnas Indonesia, Netizen Hong Kong Patah Hati Usai Striker Garuda Moncer di FIFA ASEAN Cup 2026

Mitchell Baker Lebih Pilih Bela Timnas Indonesia, Netizen Hong Kong Patah Hati Usai Striker Garuda Moncer di FIFA ASEAN Cup 2026

Mitchell Baker menjadi salah satu pemain yang paling mencuri perhatian di FIFA ASEAN Cup 2026. Penyerang Timnas Indonesia itu kini memimpin daftar top skor.
Efek Nyata Ditinggal Cristiano Ronaldo, Timnas Portugal Kehilangan 2 Juta Pengikut di Media Sosial

Efek Nyata Ditinggal Cristiano Ronaldo, Timnas Portugal Kehilangan 2 Juta Pengikut di Media Sosial

Kepergian Cristiano Ronaldo dari timnas Portugal mulai berdampak pada popularitas akun resmi tim. Jumlah pengikut media sosial timnas Portugal dilaporkan anjlok
Selengkapnya

Viral