GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenag Geram Ibadah GMS Bantul Dibubarkan Massa, Stafsus Menag Minta Kapolda DIY Segera Tangkap Pelaku

Kemenag mengecam pembubaran ibadah GMS Bantul oleh massa FJI. Stafsus Menag mendesak Kapolda DIY segera menangkap pelaku aksi tersebut.
Senin, 25 Mei 2026 - 21:20 WIB
Gedung Kemenag RI
Sumber :
  • dok.Kemenag

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Agama (Kemenag) merespons tegas aksi pembubaran kegiatan ibadah di Gereja Misi Sejahtera (GMS) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dilakukan oleh massa dari Laskar Forum Jihad Islam (FJI) pada Minggu (24/5/2026).

Pemerintah menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran hukum serius yang tidak dapat dibenarkan. Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, bahkan secara langsung meminta aparat kepolisian segera menangkap para pelaku yang terlibat dalam aksi pembubaran ibadah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Gugun, kebebasan beribadah merupakan hak setiap warga negara yang dijamin undang-undang. Karena itu, segala bentuk intimidasi hingga penghentian paksa kegiatan keagamaan dinilai sebagai tindakan pidana.

“Saya barusan sudah menelpon Pak Kapolda DIY untuk menangkap pelaku. Ini tindakan pidana dan kriminal. Delik hukum sudah jelas sesuai KUHP,” kata Gugun Gumilar dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).

Kemenag Turunkan Tim ke Lokasi

Sebagai langkah cepat merespons kasus tersebut, Kemenag langsung melakukan koordinasi dengan berbagai pihak di Yogyakarta, termasuk Kantor Wilayah Kemenag DIY, pihak Gereja Misi Sejahtera, hingga sejumlah aktivis lintas elemen di wilayah tersebut.

Gugun memastikan pemerintah serius mengawal kasus pembubaran ibadah itu agar tidak terulang kembali. Ia juga menyebut tim khusus dari Kementerian Agama telah diterjunkan ke lokasi kejadian.

“Saya udah koordinasi dengan Kanwil Jogja, GMS, dan teman-teman aktivis Jogja. Kami turunkan tim Kemenag hari ini. Insha Allah, saya minggu ini ke Jogja,” ujarnya.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk perlindungan negara terhadap hak beribadah masyarakat sekaligus memastikan situasi di lapangan tetap kondusif pascakejadian.

Kronologi Pembubaran Ibadah GMS Bantul

Berdasarkan laporan kronologi yang diterima Kemenag, peristiwa itu terjadi pada Minggu pagi, 24 Mei 2026, di Gereja Misi Sejahtera yang berada di Jalan Jogja Ring Road Selatan, Glugo, Panggungharjo, Sewon, Bantul.

Aksi penghentian ibadah berlangsung sejak pukul 07.59 WIB hingga sekitar pukul 09.05 WIB. Massa yang datang disebut berjumlah sekitar 25 orang dari Laskar FJI.

Berikut rangkaian kejadian di lokasi:

  • Sekitar pukul 07.59 WIB, massa Laskar FJI yang dipimpin Abdurahman Abu Zaki alias Darohman tiba di lokasi Gereja Misi Sejahtera Bantul.

  • Massa kemudian meminta pihak gereja menghentikan kegiatan ibadah yang sedang berlangsung.

  • Mereka berdalih kegiatan tersebut tidak memiliki izin resmi dan mendapat penolakan dari sebagian warga setempat.

  • Penolakan itu diklaim mengacu pada Surat Pernyataan Bersama yang melibatkan ormas Islam dan perwakilan warga Kalurahan Panggungharjo.

  • Warga yang menolak disebut keberatan karena kegiatan keagamaan GMS direncanakan berlangsung selama dua tahun di wilayah Padukuhan Glugo RT 06 yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

  • Massa juga menyebut keberadaan kegiatan ibadah tersebut dikhawatirkan mengganggu kerukunan warga sekitar.

Situasi yang mulai memanas membuat jemaat akhirnya memilih menghentikan kegiatan ibadah demi menghindari konflik lebih besar.

Pada pukul 08.30 WIB, jemaat Gereja Misi Sejahtera mulai membubarkan diri dan meninggalkan lokasi secara bertahap.

Kemenag Minta Proses Hukum Ditegakkan

Kasus pembubaran ibadah di Bantul itu kini menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Kementerian Agama meminta aparat penegak hukum bertindak cepat dan profesional untuk mengusut seluruh pihak yang terlibat.

Pernyataan keras dari Stafsus Menteri Agama juga menjadi sinyal bahwa pemerintah tidak ingin ada pembiaran terhadap tindakan intoleransi maupun aksi main hakim sendiri yang mengganggu kebebasan beragama.

Selain itu, masyarakat juga diminta tetap menjaga ketenangan dan tidak terpancing situasi yang dapat memperkeruh kondisi di lapangan.

Kemenag menegaskan seluruh proses penanganan kasus telah diserahkan kepada Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Peristiwa pembubaran ibadah di GMS Bantul ini pun menjadi sorotan publik karena kembali memunculkan isu kebebasan beragama dan toleransi antarumat beragama di Indonesia. (nsp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tinjau SPKLU UID Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan Infrastruktur EV Makin Andal dan Dekat dengan Masyarakat

Tinjau SPKLU UID Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan Infrastruktur EV Makin Andal dan Dekat dengan Masyarakat

Komisaris Independen PT PLN (Persero), Prof. KH. Ali Masykur Musa, melakukan kunjungan sekaligus silaturahmi ke Kantor PLN Unit Induk Distribusi Lampung.
Pemerintah Ungkap Lebih 1.000 Sekolah Terdampak Banjir Sumatera Belum Diperbaiki, Siswa Masih Belajar di Tenda Darurat

Pemerintah Ungkap Lebih 1.000 Sekolah Terdampak Banjir Sumatera Belum Diperbaiki, Siswa Masih Belajar di Tenda Darurat

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari membenarkan bahwa lebih dari 1.000 sekolah yang terdampak banjir bandang di Sumatera masih belum diperbaiki.
Dari Tanam Paksa hingga Mendunia, Kopi Luwak Indonesia Terus Dijaga Kualitasnya Selama Puluhan Tahun

Dari Tanam Paksa hingga Mendunia, Kopi Luwak Indonesia Terus Dijaga Kualitasnya Selama Puluhan Tahun

Kopi luwak Indonesia terus mendunia dengan cita rasa khas dan sejarah panjang. Worcas rayakan 91 tahun perjalanan kopi premium nusantara.
mahakaX Perkuat Transformasi Bisnis Digital di RUPST 2026, Fokus Jaga Kinerja dan Efisiensi

mahakaX Perkuat Transformasi Bisnis Digital di RUPST 2026, Fokus Jaga Kinerja dan Efisiensi

mahakaX menggelar RUPST 2026 dan menegaskan fokus transformasi bisnis digital, efisiensi operasional, serta penguatan tata kelola perusahaan.
Resep Olahan Daging Kurban: Irisan Daging Goreng Ketumbar

Resep Olahan Daging Kurban: Irisan Daging Goreng Ketumbar

Resep olahan gading kurban Idul Adha 1447 H/2026: Irisan daging goreng ketumbar ala YouTube Rayyan Al Ghazali.
Demi Megawati Hangestri, Pevoli Senior yang Belasan Tahun di Hillstate Rela Serahkan Nomor Punggung 8

Demi Megawati Hangestri, Pevoli Senior yang Belasan Tahun di Hillstate Rela Serahkan Nomor Punggung 8

Menurut laporan Volleybox, pevoli senior Hillstate Kim Yeon-gyeon rela serahkan nomor punggung 8 yang telah dia pakai selama 15 tahun kepada Megawati Hangestri.

Trending

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Daftar pembagian grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Megawati Hangestri tak akan unjuk gigi saat Hyundai Hillstate satu pool dengan Red Sparks.
Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kondisi kesehatannya yang kini sudah membaik dan siap untuk keliling Indonesia menemui masyarakat.
Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai melancarkan perang urat saraf kepada Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 Juli nanti. Kali ini, pelatih John Herdman, menjadi sasaran.
Megawati Hangestri Disinggung Aldi Taher, Boy Arnez dan Pemain Timnas Voli Indonesia Beri Komentar Kocak

Megawati Hangestri Disinggung Aldi Taher, Boy Arnez dan Pemain Timnas Voli Indonesia Beri Komentar Kocak

Aldi Taher mendadak membuat geger volimania Indonesia karena mengunggah postingan bersama sejumlah pemain Timnas Voli Indonesia. Bahkan nama Megawati Hangestri ikut disinggung.
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

Sekitar dua pekan lagi sejarah baru akan tercipta di dunia dengan kehadiran 48 tim di Piala Dunia 2026. Sembilan tim asal Asia pun ikut meramaikan gelaran itu.
Selengkapnya

Viral