GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Bongkar Pemeriksaan Tiga Hakim dalam Kasus Suap Eksekusi Lahan PN Depok, Satu Saksi Minta Jadwal Ulang

KPK memeriksa tiga hakim terkait kasus suap eksekusi lahan di PN Depok. Satu saksi meminta penjadwalan ulang pemeriksaan.
Rabu, 27 Mei 2026 - 18:30 WIB
Gedung KPK
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap perkembangan terbaru dalam penyidikan kasus dugaan suap terkait eksekusi sengketa lahan di Pengadilan Negeri (PN) Depok. Dalam proses penyidikan tersebut, lembaga antirasuah memanggil empat hakim untuk diperiksa sebagai saksi.

Pemeriksaan dilakukan pada Selasa (26/5/2026) terhadap para saksi yang berkaitan dengan perkara yang menjerat Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun dari empat hakim yang dipanggil, hanya tiga orang yang hadir memenuhi panggilan penyidik KPK. Sementara satu saksi lainnya meminta penjadwalan ulang pemeriksaan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan saksi berinisial DWE tidak dapat hadir karena memiliki agenda lain.

“Saksi 1 (DWE) akan dijadwalkan ulang, karena ada agenda kegiatan lainnya,” kata Budi dalam keterangannya, Rabu (27/5/2026).

KPK Dalami Proses Telaah Eksekusi Lahan

Dalam pemeriksaan tersebut, KPK mendalami sejumlah hal terkait proses pengurusan eksekusi lahan yang menjadi objek perkara.

Budi menjelaskan, saksi berinisial ULT dimintai keterangan mengenai proses telaah atas permohonan eksekusi yang diajukan oleh PT Karabha Digdaya (KRB).

Keterangan tersebut dinilai penting untuk menelusuri alur pengurusan perkara sengketa lahan yang kini tengah diusut KPK.

“Saksi ULT didalami terkait proses telaah permohonan eksekusi PT Karabha Digdaya,” ujar Budi.

Selain itu, dua saksi lainnya yakni ERL dan EVR juga diperiksa terkait pengetahuan mereka mengenai proses eksekusi lahan yang menjadi perkara utama dalam kasus tersebut.

Tak hanya soal proses eksekusi, penyidik KPK juga mendalami informasi terkait aset-aset milik para tersangka.

“Saksi 4, didalami terkait aset-aset tersangka,” jelas Budi.

Bermula dari Sengketa Lahan di Kawasan Strategis Tapos

Kasus dugaan suap ini berawal dari pengurusan perkara sengketa lahan di wilayah Tapos, Kota Depok.

Lahan yang menjadi objek perkara diketahui memiliki luas sekitar 6.500 meter persegi dan berada di kawasan strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Dalam proses penanganan perkara tersebut, diduga terdapat praktik suap untuk memengaruhi putusan maupun proses eksekusi lahan.

KPK menduga ada pemberian uang kepada aparat peradilan agar proses hukum berjalan sesuai kepentingan pihak tertentu.

Kasus ini kemudian mencuat ke publik setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada 5 Februari 2026 di wilayah Depok.

Dalam operasi tersebut, tim penindakan KPK mengamankan tujuh orang yang diduga terlibat dalam praktik korupsi di lingkungan PN Depok.

OTT itu menjadi pintu masuk bagi KPK untuk mengembangkan penyidikan dugaan suap yang melibatkan unsur pengadilan dan pihak swasta.

Lima Orang Jadi Tersangka

Sehari setelah operasi tangkap tangan dilakukan, KPK resmi menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan eksekusi lahan tersebut.

Kelima tersangka berasal dari unsur aparat pengadilan dan pihak swasta yang diduga memiliki keterkaitan dalam praktik suap itu.

Berikut daftar lima tersangka yang telah ditetapkan KPK:

  • I Wayan Eka Mariarta

  • Bambang Setyawan

  • Yohansyah Maruanaya

  • Trisnadi Yulrisman

  • Berliana Tri Kusuma

Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan menjadi sorotan publik setelah nama keduanya terseret dalam kasus tersebut.

KPK hingga kini masih terus mendalami aliran dana, keterlibatan pihak lain, serta aset-aset yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi dalam perkara eksekusi sengketa lahan itu.

Pemeriksaan terhadap sejumlah hakim dan saksi lainnya juga masih akan terus dilakukan guna melengkapi berkas penyidikan dan mengungkap secara menyeluruh praktik dugaan suap di lingkungan PN Depok. (aha/nsp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rafael Leao Mulai Gerah di AC Milan, Komentar Gerry Cardinale Bisa Picu Drama Transfer Musim Panas

Rafael Leao Mulai Gerah di AC Milan, Komentar Gerry Cardinale Bisa Picu Drama Transfer Musim Panas

Masa depan Rafael Leao bersama AC Milan menjadi sorotan jelang bursa transfer musim panas. Winger Portugal itu dikabarkan mulai merasa tidak nyaman di San Siro.
Curhat Noel ke Istrinya Saat Idul Adha: Ingin Buru-buru Divonis

Curhat Noel ke Istrinya Saat Idul Adha: Ingin Buru-buru Divonis

Istri mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel, Silvia Rinita Harefa mengunjungi Rumah Tahanan (Rutan) KPK cabang Merah Putih saat momen Idul Adha 1447 H.
Singapura Open 2026: Comeback saat Hadapi Wakil Chinese Taipei, Fajar/Fikri Melaju ke Babak 16 Besar

Singapura Open 2026: Comeback saat Hadapi Wakil Chinese Taipei, Fajar/Fikri Melaju ke Babak 16 Besar

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menghadapi Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee di babak pertama Singapura Open 2026.
Tyson Fury Akui Tak Tertarik Duel Tinju Lawan Daniel Dubois dan Fabio Wardley di Kelas Berat

Tyson Fury Akui Tak Tertarik Duel Tinju Lawan Daniel Dubois dan Fabio Wardley di Kelas Berat

Tyson Fury mengaku tak minat untuk melawan Daniel Dubois maupun Fabio Wardley di duel tinju kelas berat.
AC Milan Kecele, Cesc Fabregas hingga Xabi Alonso yang Jadi Kandidat Pengganti Allegri Hampir Mustahil Gabung Rossoneri

AC Milan Kecele, Cesc Fabregas hingga Xabi Alonso yang Jadi Kandidat Pengganti Allegri Hampir Mustahil Gabung Rossoneri

AC Milan berpacu dengan waktu mencari pelatih baru usai pecat Massimiliano Allegri. Rossoneri berada dalam tekanan besar setelah gagal lolos Liga Champions.
6 Bulan Pasca Bencana, Begini Progres Pengendalian Banjir di Tukka Tapteng

6 Bulan Pasca Bencana, Begini Progres Pengendalian Banjir di Tukka Tapteng

Enam bulan pasca bencana melanda Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara (Sumut), pada 25 November 2025, hingga saat ini upaya pengendalian banjir masih terus dikebut.

Trending

Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar pemain Proliga 2026 yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan (TC) jelang membela Timnas Voli Putri Indonesia di berbagai turnamen bergengsi. Salah satunya ada Mediol Yoku hingga Chelsa Berliana.
Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Dua pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero, mendapatkan sanjungan selangit dari Serie A. Hal ini disampaikan sebelum FIFA Matchday Juni 2026.
3 Pemain Resmi Dicoret dari Timnas Voli Indonesia, Termasuk Megawati Hangestri

3 Pemain Resmi Dicoret dari Timnas Voli Indonesia, Termasuk Megawati Hangestri

Terdapat tiga pemain yang dicoret dari skuad Timnas Voli Indonesia putra maupun putri. Salah satunya ada Megawati Hangestri.
3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

Persija Jakarta mulai mencari pelatih baru setelah berpisah dengan Mauricio Souza. Tiga kandidat top ini dinilai cocok bawa Macan Kemayoran juara musim depan.
Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Hampir sejajar dengan idolanya Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri kini masuk daftar pemain voli putri paling populer sepanjang masa menurut situs Volleybox.
Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Bursa transfer Persib Bandung memanas, sejumlah pemain asing berpotensi keluar dan deretan nama baru dikaitkan dengan Maung Bandung jelang musim 2026/2027.
Tradisi Unik di Lumajang, Kambing Kurban Dirias dan Diarak Keliling Kampung Ala Karnaval

Tradisi Unik di Lumajang, Kambing Kurban Dirias dan Diarak Keliling Kampung Ala Karnaval

Warga di Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, punya cara unik merayakan Hari Raya Iduladha.
Selengkapnya

Viral