Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat
- Instagram/@heru.gundul
“Kemarin sempat 18 jam enggak bisa melek. Mau melek sakit banget dan matanya itu lengket banget, rasanya panas,” ungkap Heru.
Rasa nyeri yang dialaminya membuat aktivitas sehari-hari terganggu. Diketahui, bisa kobra memang dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan mata apabila tidak segera ditangani dengan tepat.
Meski demikian, kondisinya kini mulai menunjukkan perbaikan.
“Puji Tuhan sekarang aku bisa melek lagi. Mata merah juga hilang. Makasih ya lur atas doanya. Buat kalian juga sehat selalu dan hati-hati dalam setiap aktivitas. Safety first,” lanjutnya.
Saraf Mata Sempat Terkena Dampak
Heru mengungkapkan bahwa cairan bisa tersebut sempat mengenai bagian jaringan saraf mata. Kondisi itu menjadi penyebab utama terjadinya pembengkakan hebat pada wajah dan area sekitar mata.
Untuk mencegah komplikasi yang lebih serius, ia harus menjalani penanganan medis secara intensif. Hingga saat ini, proses pemulihan masih terus berlangsung meski perkembangannya disebut cukup positif.
Karena masih dalam masa penyembuhan, Heru juga membatasi sejumlah aktivitas agar kondisi matanya dapat pulih secara maksimal.
Sosok yang Menginspirasi Panji Petualang
Pengalaman dan pengetahuan Heru di bidang reptil juga mendapat pengakuan dari pegiat reptil terkenal, Panji Petualang.
Dalam sebuah vlog yang diunggah pada 2020, Panji pernah menyebut Heru sebagai sosok yang memberikan pengaruh besar terhadap perjalanan hidupnya di dunia reptil.
Saat masih berusia muda dan menjadikan ular sebagai hobi, Panji mengaku pernah diajak Heru melakukan kegiatan herping atau pencarian reptil di alam liar.
Dari pengalaman tersebut, Panji mulai mempelajari dunia ular secara lebih ilmiah dan mendalam. Heru juga disebut sebagai orang yang mendorongnya untuk menjadi ahli reptil, bukan sekadar pawang ular. (nba)
Load more