News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terseret Skandal Riset Palsu, UNY Beberkan Ada Data Alumninya yang Janggal: Kami Belum Punya Departemen itu

Publik masih terus menyoroti dugaan skandal riset palsu yang melibatkan peserta asal Indonesia, Prihantini dan Rifaldi Fajar, UNY angkat bicara atas kasus ini
Minggu, 31 Mei 2026 - 00:40 WIB
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI
Sumber :
  • Instagram/@w.o.d.d

tvOnenews.com - Publik masih terus menyoroti dugaan skandal riset palsu yang melibatkan peserta asal Indonesia, Prihantini

Kasus yang bermula dari presentasinya di konferensi International Society of Pneumonia and Pneumococcal Disease (ISPPD) 2026 di Kopenhagen, Denmark ini memicu polemik panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sorotan publik mengarah pada dugaan manipulasi data hingga penggunaan identitas berbeda dalam presentasi ilmiah Internasional tersebut.

Polemik ini semakin berkembang setelah adanya nama lain yang muncul diduga memanipulasi riset, salah satunya yaitu Rifaldi Fajar.

Kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) ikut terseret lantaran Prihantini merupakan alumni dari kedua kampus tersebut. Sementara Rifaldi Fajar adalah alumni dari program sarjana UNY.

Berkaitan dengan perkara ini, Universitas Negeri Yogyakarta akhirnya angkat bicara terkait dua nama alumninya yang terseret dalam kasus pemalsuan riset pada konferensi Internasional.

Dua nama yang dibicarakan di media sosial yaitu Rifaldi Fajar dan Prihantini. 

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Meski pihak UNY mengaku dua nama tersebut ada dalam database alumni, namun terdapat perbedaan data latar belakang mereka.

“Dari nama-nama itu di database kami ada nama yang sama. Hanya saja yang kami sedang dalami itu apakah nama-nama itu memang benar alumni kami atau tidak,” ungkap Wakil Rektor UNY, Nur Hidayanto dalam program Kabar Petang, tvOne, Sabtu (30/5/2026).

“Masalahnya begini, salah satu nama misalnya mas Rifaldi. Di database kami itu lulusan S1 Matematika. Tapi di karya-karya yang disampaikan di sosial media yang katanya masuk Scopus dan lain-lain itu ternyata disitu tertulis sebagai departemen transplantasi hati UNY. Kami di UNY belum punya departemen itu,” sambungnya menjelaskan.

Pihaknya masih akan terus menelusuri terkait kasus ini yang telah menyeret nama kampus.

Pernyataan Resmi ITB

Sementara itu, Institut Teknologi Bandung (ITB) telah mengeluarkan pernyataan keras setelah pihaknya terseret dalam dugaan manipulasi riset oleh Prihantini. 

Melalui keterangan resminya, ITB menegaskan bahwa Prihantini memang merupakan alumni Program magister Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB angkatan 2020 yang telah lulus pada 2022.

Tetapi kampus memastikan materi yang dipresentasikan dalam konferensi internasional tersebut tidak berkaitan dengan aktivitas akademik selama menempuh pendidikan di ITB.

“Selama Prihantini merupakan alumni Program Magister Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB angkatan 2020 dan telah lulus pada tahun 2022,” tulis ITB pada pernyataan resminya.

ITB membeberkan judul tesis Prihantini saat menempuh studi magister yaitu ‘Kajian Analitik Glombang Air Akibat Longsoran pada Pantai Miring’.

Topik tersebut sama sekali berbeda dengan penelitian yang dipresentasikan dalam ISPPD 2026 yang banyak membahas pneumonia, kecerdasan buatan, transcriptomic, hingga machine learning di bidang kesehatan.

Sehingga pihak ITB menyebutkan aksi Prihantini pada konferensi Internasional tersebut merupakan tindakan hukum sebagai individu. 

“Tindakan Saudari Prihantini tersebut merupakan tindakan hukum sebagai seorang individu. Dengan demikian jika terdapat proses hukum atas tindakan tersebut, maka ITB sangat menghormati upaya hukum dimaksud,” tegas pihak kampus. 

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pihak kampus tidak memiliki keterkaitan dengan materi penelitian yang kini menuai kontroversi di konferensi Internasional tersebut.

(kmr)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Usul BMKG, Badan Geologi dan BNPB Disatukan, Bisa Jadi Kementerian untuk Perkuat Mitigasi Bencana

DPR Usul BMKG, Badan Geologi dan BNPB Disatukan, Bisa Jadi Kementerian untuk Perkuat Mitigasi Bencana

DPR mengusulkan BMKG, Badan Geologi, dan BNPB berada dalam satu payung kewenangan agar koordinasi mitigasi bencana lebih efektif dan melindungi masyarakat.
Kata Uan Kaisar Setelah Akun Instagram-nya Hilang di Tengah Polemik Batal Konser di Batam

Kata Uan Kaisar Setelah Akun Instagram-nya Hilang di Tengah Polemik Batal Konser di Batam

Rekan sesama selebriti yakni Uus menyampaikan pesan yang dia akui langsung dari Uan Kaisar menjelaskan alasan kenapa Instagram vokalis Juicy Luicy itu hilang.
Program Ekonomi Biru Presiden Prabowo, Kapolda Jatim: Jaga Kelestarian Lingkungan

Program Ekonomi Biru Presiden Prabowo, Kapolda Jatim: Jaga Kelestarian Lingkungan

Salah satu program Presiden RI Prabowo Subianto yaitu ekonomi biru menjadi komitmen Polda Jawa Timur dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir.
3 Pemain Barcelona Masuk 30 Daftar Nominasi, Hansi Flick Dukung Lamine Yamal Raih Ballon d'Or 2026

3 Pemain Barcelona Masuk 30 Daftar Nominasi, Hansi Flick Dukung Lamine Yamal Raih Ballon d'Or 2026

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menyatakan dukungan kepada Lamine Yamal untuk memenangkan Ballon d’Or 2026. Total, ada tiga pemain La Blaugrana yang masuk dalam daftar 30 nominasi.
4 Shio Siap-siap Kebanjiran Rezeki pada 11 September 2026, Macan dari Orang Jauh

4 Shio Siap-siap Kebanjiran Rezeki pada 11 September 2026, Macan dari Orang Jauh

Ramalan shio 11 September 2026 membahas peluang keuangan 12 shio. Ada 4 shio yang diprediksi kebanjiran rezeki, termasuk Macan dari orang jauh.
Kehilangan Ahn Hye-jin yang Tersandung Kasus Hukum, GS Caltex Bajak Setter SOOP Jelang Liga Voli Korea 2026/2027

Kehilangan Ahn Hye-jin yang Tersandung Kasus Hukum, GS Caltex Bajak Setter SOOP Jelang Liga Voli Korea 2026/2027

GS Caltex terus berusaha memperkuat sektor setter setelah kehilangan Ahn Hye-jin yang tersandung kasus hukum menjelang Liga Voli Korea 2026/2027.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Pasangan kekasih berinisial R (28) pria dan E (23) wanita tega menghabisi nyawa anaknya sendiri di Jakarta Barat. Mereka menguburkannya di sebuah rumah roboh terbengkalai.
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral