Harga Cabai dan Bawang Turun di Jakarta, Daging Kambing Justru Melejit Pasca Idul Adha
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com – Pergerakan harga pangan di Jakarta menunjukkan tren yang beragam pasca momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Sejumlah komoditas strategis seperti cabai dan bawang mengalami penurunan tajam, namun harga daging kambing justru melonjak signifikan hingga puluhan ribu rupiah per kilogram.
Berdasarkan laman data Informasi Pangan Jakarta pada Minggu (31/5/2026) pukul 08.30 WIB, harga daging kambing menjadi komoditas yang mencatat kenaikan paling tinggi. Harga daging kambing kini mencapai Rp160.000 per kilogram setelah mengalami kenaikan Rp21.400.
Lonjakan harga tersebut terjadi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat pasca perayaan Idul Adha yang identik dengan konsumsi daging dan aktivitas kurban. Kenaikan tajam ini kontras dengan sejumlah komoditas protein hewani lainnya yang justru mengalami penurunan.
Harga daging sapi has (paha belakang) turun Rp6.334 menjadi Rp145.000 per kilogram. Daging sapi murni (semur) juga turun Rp3.167 menjadi Rp145.000 per kilogram. Sementara itu, ayam broiler atau ayam ras turun cukup dalam sebesar Rp4.563 menjadi Rp38.750 per ekor.
Di kelompok hortikultura, harga cabai dan bawang mengalami koreksi signifikan. Cabai merah keriting tercatat turun paling dalam sebesar Rp7.433 menjadi Rp62.500 per kilogram. Bawang merah juga merosot Rp6.633 menjadi Rp52.500 per kilogram.
Penurunan harga turut terjadi pada cabai merah besar (TW) yang turun Rp2.583 menjadi Rp70.000 per kilogram, cabai rawit merah turun Rp1.683 menjadi Rp87.500 per kilogram, serta cabai rawit hijau turun Rp2.150 menjadi Rp62.500 per kilogram.
Meski demikian, tidak semua komoditas mengalami penurunan. Bawang putih justru naik Rp2.933 menjadi Rp45.750 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada telur ayam ras yang bertambah Rp397 menjadi Rp28.667 per kilogram.
Pada kelompok beras, mayoritas jenis beras mengalami penurunan harga. Beras IR II Ramos turun Rp903 menjadi Rp13.750 per kilogram, beras IR III turun Rp925 menjadi Rp13.000 per kilogram, dan beras Muncul I turun Rp858 menjadi Rp15.000 per kilogram.
Namun, beras medium justru mengalami kenaikan cukup tinggi sebesar Rp500 menjadi Rp14.000 per kilogram. Beras IR I juga naik Rp271 menjadi Rp15.750 per kilogram.
Sementara itu, harga kebutuhan pokok lainnya bergerak variatif. Minyak goreng curah naik Rp493 menjadi Rp22.333 per kilogram, sedangkan Minyakita naik Rp223 menjadi Rp17.371 per liter. Di sisi lain, minyak goreng kemasan premium turun Rp1.250 menjadi Rp22.000 per kilogram.
Kenaikan cukup mencolok juga terjadi pada kedelai yang naik Rp3.334 menjadi Rp18.778 per kilogram. Gula pasir kemasan premium naik Rp958 menjadi Rp20.000 per kilogram, sedangkan garam dapur melonjak Rp1.058 menjadi Rp5.500 per 250 gram. (agr)
Load more