News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menag Tegaskan Pesantren Tak Cukup Cetak Kiai Karismatik Saja, Sosok Ini Perlu Diteladani agar Lebih Profesional

Menag Nasaruddin Umar mengangkat sosok KH. Abdul Wahab Hasbullah sebagai teladan kepemimpinan pesantren yang mampu menyatukan visi besar dengan manajerial yang efektif.
Jumat, 5 Juni 2026 - 16:43 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar Angkat Keteladanan KH. Wahab Hasbullah.
Sumber :
  • Kemenag

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pesantren perlu melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan memimpin, tetapi juga cakap dalam mengelola organisasi dan menghadapi tantangan perkembangan zaman.

Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Penguatan Direktorat Jenderal Pesantren melalui bedah buku tentang KH. Abdul Wahab Hasbullah, pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan tokoh penggerak NKRI, di Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak, Yogyakarta, Kamis (4/6/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Menag, pesantren memiliki karakteristik keilmuan yang berbeda dari lembaga pendidikan lainnya. Karena itu, penguatan Direktorat Jenderal Pesantren harus difokuskan pada penguatan identitas, tradisi intelektual, dan keunggulan pesantren dalam sistem pendidikan nasional.

"Pesantren memiliki landasan ontologis, epistemologis, dan aksiologis yang khas. Keunggulan itu harus terus diperkuat agar pesantren mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman," ujar Menag Nasaruddin Umar dalam keterangan yang dikutip Jumat (5/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Nasaruddin mengangkat sosok KH. Abdul Wahab Hasbullah sebagai teladan kepemimpinan pesantren yang mampu menyatukan visi besar dengan kemampuan manajerial yang efektif.

Menurutnya, KH. Wahab Hasbullah tidak hanya dikenal sebagai tokoh pergerakan yang berpengaruh, tetapi juga sosok yang berhasil membangun dan mengelola organisasi secara profesional.

"Pesantren ke depan tidak cukup hanya melahirkan figur pemimpin yang kharismatik. Pesantren juga harus melahirkan pengelola yang profesional, adaptif, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk kemajuan lembaga," tegasnya.

Menag juga mencontohkan Nabi Muhammad SAW sebagai figur yang mampu memadukan kepemimpinan dan kemampuan manajemen dalam satu pribadi. Model tersebut dinilai relevan untuk menjadi inspirasi dalam pengembangan pesantren di Indonesia.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga tradisi nasionalisme yang telah lama tumbuh di lingkungan pesantren. Menurutnya, pesantren memiliki kontribusi besar dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus membentuk karakter kebangsaan masyarakat.

"Pesantren sejak awal telah membuktikan bahwa nilai-nilai keislaman dan komitmen kebangsaan dapat berjalan beriringan dalam membangun Indonesia," katanya.

Sementara itu, Direktur Pesantren Kementerian Agama, Basnang Said, menjelaskan bahwa kegiatan bedah buku tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat peran pesantren sekaligus menghidupkan kembali warisan pemikiran para ulama pendiri bangsa.

Menurutnya, pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren menjadi momentum penting dalam sejarah pengembangan pesantren di Indonesia. Kehadiran Ditjen Pesantren merupakan implementasi amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren sekaligus bentuk penguatan kelembagaan bagi lebih dari 42 ribu pesantren di seluruh Indonesia.

"Ini merupakan capaian bersejarah bagi dunia pesantren. Kami bersyukur pesantren kini memiliki penguatan kelembagaan yang lebih kuat untuk mendukung pengembangan fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat," ujar Basnang.

Ia menambahkan, Direktorat Pesantren saat ini sedang menyusun peta jalan pengembangan pesantren untuk satu dekade ke depan. Fokusnya meliputi peningkatan mutu pendidikan, penguatan ekosistem dakwah, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta perbaikan sistem pendataan pesantren secara nasional.

Basnang juga menegaskan bahwa jumlah santri secara nasional berdasarkan data Kementerian Agama tidak mengalami penurunan signifikan. Tantangan yang ada lebih banyak berkaitan dengan sistem pendataan, terutama pada pesantren yang memiliki unit pendidikan formal berupa sekolah maupun madrasah.

Perwakilan keluarga besar KH. Abdul Wahab Hasbullah, Hizbiyah Rochim Wahab, mengatakan bahwa pemikiran dan perjuangan KH. Wahab Hasbullah masih relevan hingga saat ini.

Menurutnya, tokoh pendiri NU tersebut meninggalkan teladan kepemimpinan yang mampu merangkul perbedaan, memadukan nilai keagamaan dan kebangsaan, serta mengedepankan kemaslahatan umat.

"Generasi muda perlu terus diperkenalkan pada keteladanan para ulama pendiri bangsa agar memiliki pijakan yang kuat dalam menghadapi tantangan masa depan," ujarnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak, KH. Khoirul Fuad, menilai kajian terhadap pemikiran para ulama terdahulu penting untuk menjaga tradisi intelektual pesantren sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan.

Menurutnya, perjalanan hidup KH. Abdul Wahab Hasbullah menyimpan banyak pelajaran tentang kepemimpinan, pengabdian, dan kontribusi bagi bangsa dan negara.

Kegiatan bedah buku KH. Abdul Wahab Hasbullah sebelumnya telah diselenggarakan di Lampung dan akan berlanjut ke berbagai daerah lainnya, termasuk Kalimantan Timur dan sejumlah wilayah Indonesia Timur. Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman generasi muda terhadap pemikiran serta keteladanan para ulama pendiri bangsa.

Melalui penguatan kelembagaan dan pelestarian nilai-nilai yang diwariskan para ulama, pesantren diharapkan semakin mampu menjalankan perannya sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat yang relevan dengan kebutuhan zaman. (rpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Momen Hari Anak Nasional 2026, KAI Bandara Ajak Anak Mengenal Dunia Perkeretaapian dan Hadirkan Perjalanan yang Ramah Anak

Momen Hari Anak Nasional 2026, KAI Bandara Ajak Anak Mengenal Dunia Perkeretaapian dan Hadirkan Perjalanan yang Ramah Anak

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026 yang mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", KAI Bandara menghadirkan kegiatan edukatif
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi, Siapkan Program Catur Masuk Sekolah

Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi, Siapkan Program Catur Masuk Sekolah

Prosesi pelantikan berlangsung di Ballroom Hotel Mulia Senayan, Jakarta, pada Senin (27/7/2026).
Diincar Klub Indonesia dengan Tawaran Fantastis, Justin Hubner Blak-blakan: Lebih Baik Bertahan di Eropa

Diincar Klub Indonesia dengan Tawaran Fantastis, Justin Hubner Blak-blakan: Lebih Baik Bertahan di Eropa

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, akhirnya angkat bicara terkait rumor yang menyebut dirinya menerima tawaran fantastis dari salah satu klub Super League.
Amanda Manopo Ungkap Perjuangan Menyusui! Bayi Alami Bilirubin Tinggi, Nangis Sejadi-jadinya ASI Tak Kunjung Keluar

Amanda Manopo Ungkap Perjuangan Menyusui! Bayi Alami Bilirubin Tinggi, Nangis Sejadi-jadinya ASI Tak Kunjung Keluar

Di balik kebahagiaan menyambut kelahiran putra pertamanya, Amanda Manopo ternyata sempat melewati masa-masa yang penuh tekanan.
Debut Sempurna Mitchell Baker Bersama Timnas Indonesia Dengan Cetak Hattrick dan Jadi MoTM, Terima Kasih Darah Indonesia dari Kakek Nenek

Debut Sempurna Mitchell Baker Bersama Timnas Indonesia Dengan Cetak Hattrick dan Jadi MoTM, Terima Kasih Darah Indonesia dari Kakek Nenek

Mitchell Baker mendapatkan paspor Indonesia sejak 15 Juli 2026. Belum dua pekan, Mitchell Baker mencatatkan debut bersama Timnas Indonesia ketika menjamu Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026). 
3 Pemain Timnas Indonesia yang Sukses Bawa Skuad Garuda Bombardir Gawang Kamboja 5 Gol di Piala AFF 2026, Ada yang Hattrick!

3 Pemain Timnas Indonesia yang Sukses Bawa Skuad Garuda Bombardir Gawang Kamboja 5 Gol di Piala AFF 2026, Ada yang Hattrick!

Keberhasilan menyarangkan lima gol ke gawang Kamboja tak lepas dari kontribusi impresif tiga penggawa Timnas Indonesia yang mencatatkan namanya di papan skor.

Trending

Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Warga yang mengetahui aksi KD langsung mengamankannya. Kabar adanya maling ayam yang tertangkap basah langsung tersebar hingga warga terus berdatangan.....
Menguak Tabir Tewasnya Dokter Internship Cantik di Apartemen Kalibata, Polisi: Korban Tinggal dengan Ibunya

Menguak Tabir Tewasnya Dokter Internship Cantik di Apartemen Kalibata, Polisi: Korban Tinggal dengan Ibunya

Menguak tabir kasus tewasnya dokter internship cantik, Siti Zahra Maghfira, pada Minggu (26/7/2026), pasalnya penyebab tewasnya dokter tersebut masih misteri.
Viral Kabar Dokter Meninggal Dunia saat Menjalani Program Internship di Jakarta

Viral Kabar Dokter Meninggal Dunia saat Menjalani Program Internship di Jakarta

Heboh kabar dokter meninggal dunia. Dokter yang ditemukan meninggal dunia ini, merupakan alumni Universitas Hasanuddin (Unhas).
Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Kasus tewasnya seorang pria yang diduga mencuri ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, terus menjadi sorotan publik.
Cerita Detik-detik Mengerikan Tewasnya Dokter Internship Cantik di Apartemen Kalibata, Begini Riwayat Akademiknya

Cerita Detik-detik Mengerikan Tewasnya Dokter Internship Cantik di Apartemen Kalibata, Begini Riwayat Akademiknya

Siti Zahra Maghfira, merupakan dokter internship cantik yang kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, ia tewas karena diduga bunuh diri dengan terjun dari lantai
Imbauan Tegas Kepala BGN: Masak MBG Tak Boleh Pakai Gas Melon dan Beras SPHP

Imbauan Tegas Kepala BGN: Masak MBG Tak Boleh Pakai Gas Melon dan Beras SPHP

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengimbau tegas kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait dilarang menggunakan barang-barang bersubsidi
Prediksi Skor, Susunan Pemain, hingga Jalannya Pertandingan Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026 Menurut Gemini AI

Prediksi Skor, Susunan Pemain, hingga Jalannya Pertandingan Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026 Menurut Gemini AI

Dari 17 bentrokan dengan Kamboja sejak tahun 1995, Timnas Indonesia berhasil mengemas 16 kemenangan dan hanya mencatatkan satu hasil imbang di ajang Piala AFF.
Selengkapnya

Viral