News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiga Cara Jitu Hadapi Tekanan Fiskal Menurut Chatib Basri, Ekonom Senior: Bisa Diperbaiki

Nama Ekonom Senior sekaligus Eks Menkeu Chatib Basri saat ini sedang disorot publik & elite politik. Pasalnya, ia sebut tiga cara jitu hadapi tekanan fiskal.
Selasa, 9 Juni 2026 - 18:40 WIB
Eks Menteri Keuangan, Chatib Basri tampak hadir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (9/6).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Ekonom senior sekaligus mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri saat ini sedang disorot sebagian publik hingga elite politik. Pasalnya, ia pernah menyebutkan tiga cara jitu hadapi tekanan fiskal.

Bahkan, baru-baru ini, publik juga dikejutkan dengan mencuatnya kabar Chatib Basri dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Negara, pada Selasa (9/6/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari pantauan tvOnenews.com, Chatib tiba sekitar pukul 15.35 WIB mengenakan kemeja kuning.

Ia tiba bertepatan dengan kedatangan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.

Chatib mengaku kedatangannya ke Istana untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto.

“Mau ketemu (Prabowo) kan,” jelas dia.

Saat ditanya akan membahas apa dengan Presiden Prabowo, Chatib meminta media untuk bertanya kepada Luhut.

“Tanya Pak Luhut. Tuh ada, ramai-ramai kok,” tegas dia.

Chatib pun enggan menjawab saat namanya disebut santer menjadi kandidat Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

“Saya enggak tahu,” jelasnya.

Sebelumnya, Chatib Basri pernah menyebutkan, bahwa tugas Menkeu dalam menghadapi tekanan fiskal sebenarnya sederhana.

Ia menyebutkan, tugas menkeu sederhana karena hanya memiliki tiga pilihan kebijakan, yakni menaikkan penerimaan, memangkas belanja, atau menambah utang.

Karena menurutnya, ruang fiskal pemerintah saat ini semakin sempit di tengah perlambatan ekonomi global, tekanan terhadap nilai tukar rupiah, hingga potensi kenaikan harga energi akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.

"Sebetulnya tugas dari Menteri Keuangan itu sangat gampang. Dia hanya punya opsi tiga hal, naikkan, potong, pinjam. Itu, hanya tiga itu," ucap Chatib dalam Grab Business Forum 2026 di Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Bahkan, ia jelaskan pemerintah pada dasarnya hanya bisa meningkatkan penerimaan negara, memangkas pengeluaran, atau menutup kebutuhan pembiayaan melalui utang.

"Kalau Anda tidak bisa naikkan, maka Anda harus potong. Kalau Anda tidak bisa potong, Anda harus pinjam (utang). As simple as that," bebernya.

Namun, Chatib menilai menaikkan pajak bukan pilihan realistis dalam kondisi ekonomi saat ini, karena berpotensi semakin menekan aktivitas usaha dan daya beli masyarakat.

"Masa di dalam situasi ini tax revenue, tax-nya mesti dinaikkan? Nggak mungkin juga," katanya.

Sementara, opsi menambah utang juga dinilai tidak ideal lantaran biaya pinjaman sedang mahal seiring tingginya suku bunga global.

"Siapa yang mau pinjam uang sekarang, cost-nya akan jadi sangat mahal," jelasnya.

Karena itu, ia menilai langkah yang paling memungkinkan adalah melakukan rasionalisasi belanja negara secara selektif untuk menjaga kredibilitas fiskal.

"Maka opsi yang paling mungkin itu adalah opsi tiga. Cut the spending selectively," katanya.

Chatib mengatakan kekhawatiran investor saat ini lebih banyak berkaitan dengan keberlanjutan fiskal pemerintah dibandingkan fundamental ekonomi Indonesia secara keseluruhan.

Selain itu, Chatib mencontohkan premi risiko Indonesia yang tercermin dalam credit default swap (CDS) sudah meningkat sejak awal tahun, bahkan sebelum konflik terbaru di Timur Tengah terjadi.

Menurutnya, sekitar 23 persen pelemahan rupiah dapat dijelaskan oleh kenaikan risiko fiskal yang tercermin dalam CDS.

"Artinya saya bisa bilang bahwa soal kita itu adalah soal confidence risk. Jadi kalau isu ini di-address, sebetulnya ada harapan ini bisa diperbaiki," ujar Chatib Basri.

Kemudian, dalam paparannya, ia juga mengingatkan, kemampuan pemerintah menambah utang tidak hanya ditentukan oleh rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB), melainkan juga oleh kemampuan penerimaan negara untuk membayar bunga dan cicilan utang.

Selain itu, Chatib menilai ruang fiskal Indonesia relatif terbatas karena rasio pajak masih rendah sehingga pemerintah perlu berhati-hati dalam mengelola belanja dan pembiayaan negara. (aag)

 
 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil Troy Pantouw: Jubir Otorita IKN yang Meninggal di Kamar Rusun, Ternyata Punya Rekam Jejak Mentereng

Profil Troy Pantouw: Jubir Otorita IKN yang Meninggal di Kamar Rusun, Ternyata Punya Rekam Jejak Mentereng

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Harold Yohanes Pantouw, meninggal dunia pada Sabtu (25/7/2026).
Bentrokan di Menteng Lukai Dua Orang, Polisi Selidiki Penyebab dan Bantah Isu Perusakan Rumah Ibadah

Bentrokan di Menteng Lukai Dua Orang, Polisi Selidiki Penyebab dan Bantah Isu Perusakan Rumah Ibadah

Polisi menyelidiki bentrokan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, yang melukai dua orang. Tiga orang diamankan, sementara isu perusakan rumah ibadah dipastikan tidak benar.
TNI Polri dan Pemda Sultra Gerebek Tambang Ilegal di Bombana, Sita Mesin Tromol

TNI Polri dan Pemda Sultra Gerebek Tambang Ilegal di Bombana, Sita Mesin Tromol

Ditreskrimsus Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara, menetapkan sebanyak tiga orang tersangka kasus penambangan ilegal di Desa Wumbubangka, Kabupaten Bombana,
Tingginya Kunjungan Wisatawan ke Yogyakarta Dorong Kemunculan Hotel dan Vila Baru

Tingginya Kunjungan Wisatawan ke Yogyakarta Dorong Kemunculan Hotel dan Vila Baru

Yogyakarta dikenal sebagai salah satu destinasi wisata di Tanah Air. Tingginya kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara ke Yogyakarta setiap tahunnya mendorong kemunculan hotel dan vila baru.
Dirintis sejak Masa Pandemi, Camilan Sehat “Sahate” Kini Tumbuh ke Pasar Global Bersama BRI

Dirintis sejak Masa Pandemi, Camilan Sehat “Sahate” Kini Tumbuh ke Pasar Global Bersama BRI

Produk keripik beras Sahate asal Kota Bandung kini menjadi andalan dan semakin diminati pelanggan. UMKM ini dirintis sejak masa pandemi Covid-19 dan semakin berkembang dengan pembiayaan BRI.
Bupati Tabanan Komentari Kasus Maling Ayam Tewas Dikeroyok di Bali: Saya Sedih Melihat Anaknya Menangis

Bupati Tabanan Komentari Kasus Maling Ayam Tewas Dikeroyok di Bali: Saya Sedih Melihat Anaknya Menangis

Media sosial digegerkan kasus maling ayam tewas dikeroyok di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Bahkan, hal itu

Trending

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Di tengah masih maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di berbagai daerah di Indonesia, pendekatan berbasis edukasi, pembinaan, dan pendampingan legalisasi menjadi salah satu solusi strategis dalam mewujudkan tata kelola pertambangan yang lebih baik.
Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII PMKRI Sanctus Thomas Aquinas tahun ini digelar di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak 20 Juli lalu.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juli 2026: Scorpio Mendadak Tajir

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juli 2026: Scorpio Mendadak Tajir

Pada 27 Juli 2026, pergerakan energi astrologi diperkirakan membawa angin segar bagi sejumlah zodiak, terutama dalam urusan finansial. Siapa yang penuh hoki?
Anak Bungsu Jokowi Mau Nyaleg, Ganjar Lontarkan Komentar Menohok

Anak Bungsu Jokowi Mau Nyaleg, Ganjar Lontarkan Komentar Menohok

Anak bungsu dari mantan Presiden RI ke-7, Jokowi yang juga Ketua Umum (Ketum) PSI, Kaesang Pangarep ingin maju pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029. Sontak hal
Pelatih Kamboja Ungkap Peran Keisuke Honda di Balik Transformasi Angkor Warriors Jelang Lawan Timnas Indonesia

Pelatih Kamboja Ungkap Peran Keisuke Honda di Balik Transformasi Angkor Warriors Jelang Lawan Timnas Indonesia

Timnas Kamboja dijadwalkan menghadapi Indonesia pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor pada Senin (27/7/2026). Pertandingan tersebut menjadi ujian penting bagi kedua tim dalam membuka peluang lolos ke babak berikutnya.
Polda Jabar Sampaikan Permohonan Maaf Atas Ulah Anggotanya yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI

Polda Jabar Sampaikan Permohonan Maaf Atas Ulah Anggotanya yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI

Polda Jabar menyampaikan permohonan maaf kepada korban, atas tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh ketiga oknum anggota Polda Jabar di Bundaran HI tersebut.
Gurau John Herdman Soal Timnas Indonesia Cuma Lawan Klub Lokal di Uji Coba Jelang Piala AFF 2026: Maunya Brasil dan Argentina, tapi Mereka Sibuk

Gurau John Herdman Soal Timnas Indonesia Cuma Lawan Klub Lokal di Uji Coba Jelang Piala AFF 2026: Maunya Brasil dan Argentina, tapi Mereka Sibuk

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, melontarkan candaan saat ditanya lawan uji coba skuad Garuda yang cuma klub lokal menjelang Piala AFF 2026 bergulir.
Selengkapnya

Viral