News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Skandal Motor Listrik MBG Rp1 Triliun, Dudung Sebut Ada Dugaan Mark Up hingga Rp200 Miliar

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengungkap, adanya indikasi mark up anggaran dalam pengadaan kendaraan operasional Badan Gizi Nasional (BGN).
Rabu, 10 Juni 2026 - 17:06 WIB
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurrachman.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com — Dugaan penyimpangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) terkait pengadaan puluhan ribu motor listrik senilai lebih dari Rp1 triliun yang disebut telah dibayar lunas, meski sebagian unit masih dalam proses perakitan menjadi sorotan publik.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengungkap, adanya indikasi mark up anggaran dalam pengadaan kendaraan operasional Badan Gizi Nasional (BGN). Nilai selisih yang ditemukan diperkirakan mencapai Rp200 miliar, sementara hasil perhitungan lembaga auditor bahkan disebut bisa lebih besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi rupanya memang proses itu motor listrik, ini masih dalam proses ya, proses perakitan. Jadi motor itu kan 21.800, kemudian 1,507 trail, 6.431 itu bebek, dan ini (semuanya motor) listrik. Ini totalnya Rp1,03 triliun anggaran,” ujar Dudung di Gedung KSP, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026).

Menurut Dudung, temuan tersebut muncul setelah dilakukan pengecekan terhadap realisasi pengadaan pada April 2026. Saat itu diketahui sebagian besar kendaraan yang telah dibayarkan oleh BGN masih belum selesai diproduksi.

“Nah, kemudian setelah dicek rupanya per 7 April ini masih dalam perakitan, tapi ini sudah dibayar oleh pejabat lama ya dan ada selisih, diperkirakan sekitar Rp200 M. Berbeda kalau BPK ngitungnya Rp400 M. Ya, ada mark up. Ya, ini mudahlah proses hukumnya segera cepat ya,” katanya.

Pernyataan Dudung memperkuat dugaan korupsi yang sebelumnya diungkap Kejaksaan Agung dalam penyidikan terhadap mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.

Dalam konstruksi perkara yang dipaparkan penyidik, ketiga mantan petinggi BGN diduga melakukan intervensi terhadap proses pengadaan barang dan jasa sehingga tidak sesuai kebutuhan riil program MBG di lapangan. Sejumlah proyek pengadaan disebut mengalami mark up harga yang berujung pada kerugian negara.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Syarief Sulaeman sebelumnya menyatakan, bahwa praktik mark up diduga terjadi dalam beberapa pengadaan bernilai besar.

“Dan adanya mark up harga pengadaan sehingga terjadi kerugian yang tidak mendukung operasional pelaksanaan MBG,” ujar Syarief.

Pengadaan motor listrik menjadi salah satu proyek terbesar yang kini disorot penyidik. Total pengadaan mencapai sekitar 21.801 unit dengan nilai anggaran lebih dari Rp1 triliun. 

Selain itu, penyidik juga menemukan dugaan mark up pada pengadaan 32 ribu pasang sepatu, lebih dari 31 ribu tablet, serta 5.400 unit televisi berukuran 75 inci yang dinilai tidak sesuai kebutuhan program.

Meski pengadaan motor listrik kini menjadi bagian dari penyidikan, Dudung menilai aset tersebut tetap dapat dimanfaatkan karena telah terlanjur dibayar menggunakan uang negara. Namun ia mempertanyakan urgensi pengadaan kendaraan dalam jumlah besar tersebut untuk operasional program MBG.

“Ya, kan sudah dibayar, ini kan sudah dirakit. Ya, keputusan nanti terserah Kepala BGN, kalau misalnya nanti ada keputusan dari Presiden dialihkan ke mana yang bermanfaat. Toh gajinya SPPG itu kan lumayan tuh enam jutaan, kalau nyicil satu motor kan cukup. Gak perlu-perlu amatlah kalau menurut saya,” ujarnya.

Selain dugaan mark up pengadaan barang, Kejaksaan Agung juga mendalami dugaan keterlibatan para tersangka dalam penunjukan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang disebut memiliki afiliasi dengan pejabat internal BGN. 

Penyidik menduga sejumlah yayasan yang dijadikan mitra program tidak memenuhi syarat dan digunakan sebagai sarana untuk menjalankan praktik penyimpangan. (agr/cmi)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Iran Tetap Tolak Negara Teluk Dipakai AS untuk Agresi

Iran Tetap Tolak Negara Teluk Dipakai AS untuk Agresi

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran pada Rabu menyatakan negara-negara Teluk bertanggungjawab mencegah Amerika Serikat menggunakan wilayah mereka sebagai basis serangan melawan Iran.
Reaksi Prabowo soal Kritik Kunjungan Luar Negeri, Bawa-Bawa Nama Jokowi

Reaksi Prabowo soal Kritik Kunjungan Luar Negeri, Bawa-Bawa Nama Jokowi

Presiden Prabowo menilai bahwa kritik yang kini diarahkan kepadanya menunjukkan adanya standar yang berbeda dalam menilai kebijakan diplomasi kepala negara.
Heboh! Dede Sunandar Direkrut Hendrik Irawan Mitra Viral yang Joget Insentif MBG, sampai Digaji Rp15 Juta

Heboh! Dede Sunandar Direkrut Hendrik Irawan Mitra Viral yang Joget Insentif MBG, sampai Digaji Rp15 Juta

Komedian Dede Sunandar disebut menjadi sopir pribadi Hendrik Irawan, mitra yang sempat viral imbas joget insentif program Makan Bergizi Gratis (MBG) Rp6 juta.
Prabowo Sebut Komunikasi dengan Pelaku Usaha Internasional Berjalan Intensif

Prabowo Sebut Komunikasi dengan Pelaku Usaha Internasional Berjalan Intensif

Presiden Prabowo Subianto jelaskan arah kebijakan investasi pemerintah termasuk sikap pada modal asing
Ingin Rezeki Lancar dan Selamat saat Bekerja? Syekh Ali Jaber Ungkap 2 Amalan Sebelum Beraktivitas

Ingin Rezeki Lancar dan Selamat saat Bekerja? Syekh Ali Jaber Ungkap 2 Amalan Sebelum Beraktivitas

Ingin rezeki lancar dan selamat saat bekerja? Syekh Ali Jaber ungkap 2 amalan sebelum beraktivitas.
Mabes Polri hingga Polsek se-Indonesia Bakal Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026

Mabes Polri hingga Polsek se-Indonesia Bakal Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa, jajarannya bakal ikut menggelar nonton bareng perhelatan Piala Dunia 2026. Nantinya, nobar gratis itu bakal diselenggarakan baik di tingkat Mabes Polri hingga Polsek se-Indonesia. 

Trending

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief buka suara soal beredarnya puluhan nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Diantaranya yakni Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang hingga Ibunda Seskab Teddy Indra Wijaya.
Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Beckham Putra Nugraha sengaja menghampiri oknum suporter yang berada di tribun penonton setelah oknum tersebut mengacungkan jari tengah ketika Timnas Indonesia tengah berkeliling Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta usai laga melawan Mozambik, Selasa (10/6/2026). 
Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi membeberkan hasil pemeriksaan terhadap seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM dalam dugaan kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha.
Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Salah satu media Vietnam menyoroti komposisi pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday. Media tersebut juga request susunan pemain di FIFA ASEAN Cup 2026
Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Kehadiran pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik di GBK saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Mozambik menjadi sorotan media Vietnam. Mereka kaget bukan main.
Reaksi Pengamat soal Timnas Indonesia Menang Tipis Lawan Mozambik, Blak-blakan Ngomong Begini terkait Garuda

Reaksi Pengamat soal Timnas Indonesia Menang Tipis Lawan Mozambik, Blak-blakan Ngomong Begini terkait Garuda

Pengamat sepak bola, Erwin Fitriansyah berbicara progres Timnas Indonesia di tangan pelatih John Herdman usai skuad Garuda tekuk Mozambik pada FIFA Matchday.
Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief angkat bicara mengenai kliennya yang akan membuka 20 nama petinggi, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral