Menko Zulhas Bongkar Ada Penyimpangan MBG, Belanja Bahan Baku Tak Serap Pertumbuhan Ekonomi Desa
- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
“Seperti contoh di Jawa Timur harga telur turun itu bisa diangkat oleh BGN karena belanjanya di situ, misalnya ya, dan seterusnya dan seterusnya,” katanya.
Menurut pemerintah, model seperti itulah yang ingin diperluas ke seluruh daerah. Dengan belanja bahan pangan langsung dari masyarakat setempat, program MBG diharapkan menjadi instrumen penguatan ekonomi lokal sekaligus menjaga stabilitas harga komoditas.
Selain persoalan tata kelola, pemerintah juga tengah melakukan verifikasi terhadap jumlah penerima manfaat yang selama ini menjadi dasar pelaksanaan program.
“Informasi terakhir sampai sekarang laporan dari BGN ada 63,1 juta penerima manfaat, ini yang dipastikan. Ya, 63 juta ini betul apa tidak, ini juga akan diperlukan data pendataan,” ujar Zulhas.
Validasi data tersebut dinilai penting untuk memastikan program berjalan tepat sasaran sekaligus menjadi dasar perencanaan anggaran yang akurat ke depan.
Karena itu, pemerintah memberikan mandat kepada manajemen baru BGN untuk melakukan penataan secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG, mulai dari tata kelola, rantai pasok, data penerima manfaat, hingga mekanisme pengawasan di lapangan.
“Oleh karena itu, perlu penataan yang menyeluruh oleh Kepala BGN dan Wakil Kepala dan tim yang baru, manajemen yang baru untuk membenahi program yang sangat penting, program pokok dan kebijakan-kebijakan yang sungguh-sungguh bisa sesuai dengan harapan Bapak Presiden dan harapan kita semuanya,” tegasnya. (agr)
Load more