News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menko Zulhas Bongkar Ada Penyimpangan MBG, Belanja Bahan Baku Tak Serap Pertumbuhan Ekonomi Desa

Pemerintah menemukan berbagai pelanggaran tata kelola dalam pelaksanaan MBG yang berpotensi menghambat tujuan utama Presiden Prabowo Subianto menjadikan program tersebut sebagai penggerak ekonomi desa dan daerah.
Kamis, 11 Juni 2026 - 15:09 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) (tengah).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah menemukan berbagai pelanggaran tata kelola dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berpotensi menghambat tujuan utama Presiden Prabowo Subianto menjadikan program tersebut sebagai penggerak ekonomi desa dan daerah.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan, program MBG sejatinya tidak hanya bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat, tetapi juga dirancang untuk menciptakan perputaran ekonomi di tingkat desa, kecamatan, hingga pelaku usaha mikro lokal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, hasil evaluasi terbaru menunjukkan masih banyak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak menjalankan tata kelola sesuai ketentuan.

“Saudara-saudara, SPPG yang sudah berjalan dengan baik juga banyak, bukannya tidak ada, banyak ya. Dan sudah kita buat tata kelolanya dan ini juga ditemukan banyak yang tidak sesuai dengan tata kelola,” kata Zulhas di Gedung Graha Mandiri, Jakarta Pusat, Kamis (11/6).

Menurut Zulhas, pemerintah sejak awal telah menetapkan bahwa kebutuhan bahan baku dapur MBG harus dipasok dari lingkungan sekitar agar manfaat ekonomi dapat langsung dirasakan masyarakat setempat.

“Tata kelolanya SPPG itu harus mengambil supplier bahan bakunya itu dari desa tersebut, dari tempat tersebut, apakah Koperasi Desa Merah Putih, apakah BUMDes, apakah UMKM atau usaha desa lainnya. Oleh karena itu, SPPG itu mesti supplier-nya banyak,” ujarnya.

Skema tersebut dirancang agar anggaran negara yang digelontorkan melalui MBG tidak hanya berhenti pada penyediaan makanan, tetapi juga menciptakan permintaan bagi petani, peternak, koperasi, badan usaha milik desa, dan UMKM di daerah.

Namun dalam pelaksanaannya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang bersama tim menemukan berbagai penyimpangan yang menyebabkan tujuan tersebut belum berjalan optimal.

“Nah, itu juga banyak ditemukan oleh Bu Nanik dan teman-teman, banyak terjadi pelanggaran karena atas perintah Bapak Presiden, SPPG ini harus bisa menumbuhkan ekonomi yang ada di daerah dan kecamatan,” tegas Zulhas.

Ia mencontohkan bagaimana pelaksanaan yang sesuai tata kelola dapat memberikan dampak langsung terhadap stabilitas ekonomi masyarakat. Salah satunya terjadi di Jawa Timur ketika BGN meningkatkan penyerapan telur dari peternak lokal saat harga mengalami penurunan.

“Seperti contoh di Jawa Timur harga telur turun itu bisa diangkat oleh BGN karena belanjanya di situ, misalnya ya, dan seterusnya dan seterusnya,” katanya.

Menurut pemerintah, model seperti itulah yang ingin diperluas ke seluruh daerah. Dengan belanja bahan pangan langsung dari masyarakat setempat, program MBG diharapkan menjadi instrumen penguatan ekonomi lokal sekaligus menjaga stabilitas harga komoditas.

Selain persoalan tata kelola, pemerintah juga tengah melakukan verifikasi terhadap jumlah penerima manfaat yang selama ini menjadi dasar pelaksanaan program.

“Informasi terakhir sampai sekarang laporan dari BGN ada 63,1 juta penerima manfaat, ini yang dipastikan. Ya, 63 juta ini betul apa tidak, ini juga akan diperlukan data pendataan,” ujar Zulhas.

Validasi data tersebut dinilai penting untuk memastikan program berjalan tepat sasaran sekaligus menjadi dasar perencanaan anggaran yang akurat ke depan.

Karena itu, pemerintah memberikan mandat kepada manajemen baru BGN untuk melakukan penataan secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG, mulai dari tata kelola, rantai pasok, data penerima manfaat, hingga mekanisme pengawasan di lapangan.

“Oleh karena itu, perlu penataan yang menyeluruh oleh Kepala BGN dan Wakil Kepala dan tim yang baru, manajemen yang baru untuk membenahi program yang sangat penting, program pokok dan kebijakan-kebijakan yang sungguh-sungguh bisa sesuai dengan harapan Bapak Presiden dan harapan kita semuanya,” tegasnya. (agr)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Banyak yang Ditangkap KPK, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Jatah PAD

Banyak yang Ditangkap KPK, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Jatah PAD

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian buka suara soal banyaknya kepala daerah yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Piala AFF U-19: Nova Arianto Turunkan Mathew Baker dalam Starting Eleven Timnas Indonesia U-19 Vs Australia

Piala AFF U-19: Nova Arianto Turunkan Mathew Baker dalam Starting Eleven Timnas Indonesia U-19 Vs Australia

Tampil di babak semifinal Piala AFF U-19, Timnas Indonesia U-19 akan menjamu Australia di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis (11/6/2026). 
Raffi Ahmad Sempat Komunikasi dengan Seskab dan Dasco saat Disebut dalam Dugaan Suap Importasi Barang

Raffi Ahmad Sempat Komunikasi dengan Seskab dan Dasco saat Disebut dalam Dugaan Suap Importasi Barang

Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad mengaku sempat berkomunikasi dengan Seskab Teddy dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco.
KPK Beberkan Kronologi Kasus Dugaan Suap ke ASN BPK Terkait Temuan Pengadaan di Pemkab Muara Enim

KPK Beberkan Kronologi Kasus Dugaan Suap ke ASN BPK Terkait Temuan Pengadaan di Pemkab Muara Enim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang tersangka kasus dugaan suap atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pengadaan barang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Diungkap Kanwil DJP Jakarta Timur, 3 Terdakwa Faktur Pajak Fiktif dan TPPU Divonis Penjara dan Denda Fantastis

Diungkap Kanwil DJP Jakarta Timur, 3 Terdakwa Faktur Pajak Fiktif dan TPPU Divonis Penjara dan Denda Fantastis

Tiga terdakwa kasus manipulasi pajak melalui PT GTS yang merugikan keuangan negara dengan menyamarkan hasil kejahatan tersebut, akhirnya divonis penjara.
Indra Sjafri Akui Timnas Indonesia U-19 Zaman Evan Dimas Berbeda dari Generasi Tim Asuhan Nova Arianto

Indra Sjafri Akui Timnas Indonesia U-19 Zaman Evan Dimas Berbeda dari Generasi Tim Asuhan Nova Arianto

Bersama Evan Dimas, Indra Sjafri memberikan gelar pertama Piala AFF U-19 bagi Timnas Indonesia U-19 pada edisi 2013 lalu. 

Trending

Pujian Erick Thohir untuk Timnas Indonesia, Sinyal Positif untuk John Herdman dalam Melatih

Pujian Erick Thohir untuk Timnas Indonesia, Sinyal Positif untuk John Herdman dalam Melatih

Selamat untuk Timnas Indonesia yang memenangkan dua pertandingan dalam FIFA Match Day 2026, Erick Thohir pun memberikan respons tak terduga.
Ini "Kunci Rahasia" Ole Romeny Selalu Cetak Gol untuk Timnas Indonesia, Pemain yang pernah Dipuji Patrick Kluivert

Ini "Kunci Rahasia" Ole Romeny Selalu Cetak Gol untuk Timnas Indonesia, Pemain yang pernah Dipuji Patrick Kluivert

Siapa sangka pemain muda timnas Indonesia, Ole Romeny menjadi pusat perhatian setelah laga kemarin garuda dalam FIFA Matchday 2026.
Pakar Hingga Akademisi Nilai Pembangunan Yon TP Miliki Potensi Konflik Agraria dengan Sipil

Pakar Hingga Akademisi Nilai Pembangunan Yon TP Miliki Potensi Konflik Agraria dengan Sipil

Pakar Hingga Akademisi Nilai Pembangunan Yon TP Miliki Potensi Konflik Agraria dengan Sipil
Bung Ropan Terkagum-kagum dengan Jiwa Nasionalisme Matthew Baker, Lebih Pilih Timnas Indonesia U19 Dibanding Australia

Bung Ropan Terkagum-kagum dengan Jiwa Nasionalisme Matthew Baker, Lebih Pilih Timnas Indonesia U19 Dibanding Australia

Bung Ropan sampai terkagum-kagum dengan jiwa nasionalisma yang dimiliki Matthew Baker. Pemain muda Melbourne City ini lebih memilih membela Timnas Indonesia U19
Gudang Rokok Ilegal di Serang Digerebek, Bea Cukai Sita Total 8,9 Juta Batang Selamatkan Cukai Rp6,67 M

Gudang Rokok Ilegal di Serang Digerebek, Bea Cukai Sita Total 8,9 Juta Batang Selamatkan Cukai Rp6,67 M

Operasi gabungan antar Bea Cukai Jakarta, Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, dan Kanwil Bea Cukai Banten berhasil menggagalkan peredaran 8.9 juta batang rokok
Media Vietnam Mendadak Sindir soal Kecurangan usai Kalah Lawan Timnas Indonesia U19 dan Tersingkir dari AFF U19 2026

Media Vietnam Mendadak Sindir soal Kecurangan usai Kalah Lawan Timnas Indonesia U19 dan Tersingkir dari AFF U19 2026

Media Vietnam tiba-tiba menyindir soal penggunaan taktik curang usai timnya tersingkir dari Piala AFF U19 2026 gara-gara kalah melawan Timnas Indonesia U19.
Bukan Jadi Tamu Undangan, 2 Pemain Timnas Indonesia akan Punya Peran Penting di Pernikahan Justin Hubner dan Jennifer Coppen

Bukan Jadi Tamu Undangan, 2 Pemain Timnas Indonesia akan Punya Peran Penting di Pernikahan Justin Hubner dan Jennifer Coppen

Dua pemain Timnas Indonesia, Ivar Jenner dan Mees Hilgers akan menjadi groomsmen di hari kebahagiaan Justin Hubner dan Jennifer Coppen di kawasan Sanur, Bali.
Selengkapnya

Viral