News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Mengejutkan Davina Karamoy Soal Hanania Group, Ternyata Selama Ini Diberi Uang...

Aktris cantik pemeran Rani dalam film "Ipar Adalah Maut" ini diperiksa sekitar enam jam di Polda Metro Jaya. Davina Karamoy mengaku kalau dia diberi uang..
Jumat, 19 Juni 2026 - 08:26 WIB
Davina Karamoy.
Sumber :
  • tvOnenews/AR Safira.

Jakarta, tvOnenews.com - Aktris Davina Karamoy terseret dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah PT Khazanah Tamma International atau Hanania Group.

Aktris cantik pemeran Rani dalam film "Ipar Adalah Maut" ini diperiksa sekitar enam jam di Polda Metro Jaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Davina akhirnya buka suara mengenai hubungan kerjanya dengan biro perjalanan Hanania Group tersebut.

Ia mengaku menjawab seluruh pertanyaan penyidik yang berkaitan dengan keberangkatannya ke Tanah Suci bersama Hanania Travel.

"Ada beberapa pertanyaan dan sudah terjawab semua, sudah selesai sih," ucap Davina di Markas Polda Metro Jaya, Kamis (18/6/2026).

Davina dengan Hanania Travel. Pemain film itu tidak membantah dirinya sempat menerima uang saku dari pihak penyelenggara perjalanan umrah tersebut.

Namun, Davina menegaskan uang yang diterimanya telah dikembalikan kepada penyidik sebagai bentuk itikad baik.

"Sama seperti yang lain, dan memang saya mendapat uang saku. Untuk uang sakunya sudah dikembalikan juga," kata dia.

Davina kemudian menceritakan awal mula dirinya mengenal Hanania Travel. Saat itu, ia mengaku melihat banyak publik figur yang telah lebih dulu berangkat umrah melalui biro perjalanan tersebut. Reputasi itu membuatnya merasa yakin untuk menerima tawaran kerja sama.

"Terus ditawari, dikasih Instagram Hanania, ya aku melihat Instagram-nya dan aku memang lihat banyak review-review. Beberapa teman artis juga banyak yang diberangkatkan sebelum aku. Jadi pada saat itu memang waktunya juga pas di bulan September aku ingin umrah, akhirnya melakukan kerja sama setelah itu," ujar dia.

Kasus yang kini bergulir di kepolisian, menurut Davina, menjadi pengalaman berharga bagi dirinya agar lebih berhati-hati dalam menerima tawaran kerja sama di masa mendatang.

"Ini jadi pembelajaran juga sih buat aku untuk lebih mawas diri dan lebih berhati-hati aja," tutur dia.

Sementara itu, kuasa hukum Davina, Yulius Irawansyah, mengatakan kliennya mendapat sekitar 30 pertanyaan dari penyidik. Pemeriksaan berfokus pada bentuk kerja sama yang pernah dilakukan dengan Hanania Travel, termasuk keberangkatan umrah yang dijalani Davina.

Yulius menegaskan kliennya memang memiliki niat beribadah ke Tanah Suci jauh sebelum mengenal Hanania Travel. Karena itu, ketika mendapat tawaran kerja sama, Davina memutuskan berangkat pada 2024.

Tak hanya sekali, Davina dan keluarganya juga kembali menjalani perjalanan umrah pada 2025. Namun keberangkatan kedua itu, kata Yulius, dilakukan dengan biaya pribadi.

"Karena memang sudah niat berangkat, akhirnya berangkat di 2024. Kemudian di 2025, kita berangkat kembali dalam hal itu, kita berangkat dengan keluarga. Tapi saya garis bawahi, keberangkatan kita itu bayar di 2025. Itu bayar, dan jumlah yang kita bayarkan itu untuk beberapa orang itu Rp233.800.000. Nah, itu berarti ada pembayaran dari kita untuk keberangkatan itu," kata dia.

Yulius juga membantah anggapan bahwa Davina ikut mempromosikan bisnis Hanania Travel. Menurut dia, kontrak kerja sama yang dijalani kliennya hanya mewajibkan pembuatan konten selama menjalankan ibadah umrah.

"Jadi perjalanan selama ibadah umrah itu, itulah yang dibuat oleh klien saya dan dimasukkan ke Instagram dia tanpa mempromosikan posisi Hanania," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga membantah adanya hubungan investasi antara Davina dan Hanania Travel. Mengenai uang saku yang diterima, Yulius menyebut nominalnya sebesar Rp10 juta setiap keberangkatan dan seluruhnya sudah dikembalikan.

"Memang kita diberi uang saku, bukan dibayar dalam hal ini, yaitu Rp10 juta per keberangkatan," ucap dia. (Foe Peace Simbolon)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perpres Ojol Hampir Rampung, Driver Ojek Online Bakal Jadi UMKM

Perpres Ojol Hampir Rampung, Driver Ojek Online Bakal Jadi UMKM

Selain mengatur ekosistem transportasi online, Perpres soal ojek online juga akan menetapkan pengemudi ojol sebagai bagian dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Target 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih Dinilai Perlu Diikuti Pengelolaan Berkelanjutan

Target 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih Dinilai Perlu Diikuti Pengelolaan Berkelanjutan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) hingga 2029.
5 Contoh Yel-Yel Pramuka Kreatif dan Penuh Semangat, Cocok Digunakan saat Peringatan Hari Pramuka 2026

5 Contoh Yel-Yel Pramuka Kreatif dan Penuh Semangat, Cocok Digunakan saat Peringatan Hari Pramuka 2026

Berikut 5 contoh yel-yel pramuka kreatif dan penuh semangat, cocok digunakan saat peringatan Hari Pramuka 2026.
Rodri Gabung Barcelona, 3 Pemain dalam Bahaya

Rodri Gabung Barcelona, 3 Pemain dalam Bahaya

Rodri semakin dekat menuju Barcelona pada bursa transfer musim 2026/2027. Frenkie de Jong, Marc Casado, dan Tommy Marques menjadi tiga nama yang paling mungkin terkena dampak.
BMKG Ungkap Penyebab Belum Bisa Laksanakan Modifikasi Cuaca untuk Atasi Kebakaran Hutan

BMKG Ungkap Penyebab Belum Bisa Laksanakan Modifikasi Cuaca untuk Atasi Kebakaran Hutan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di berbagai wilayah belum dapat dilaksanakan. 
Nasib Persib Ditentukan Sebelum Lawan Manila Digger, Intip Jadwal Drawing Pembagian Grup AFC Champions League Two 2026-2027

Nasib Persib Ditentukan Sebelum Lawan Manila Digger, Intip Jadwal Drawing Pembagian Grup AFC Champions League Two 2026-2027

AFC mengumumkan jadwal drawing pembagian grup AFC Champions League Two 2026-2027 pada Senin (10/8/2026).

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Selengkapnya

Viral