News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mulai 1 Juli B50 Resmi Meluncur, Pakar Nilai Ada Potensi Perkuat Devisa dan Ketahanan Energi

Mulai 1 Juli 2026, pemerintah resmi menerapkan mandatori biodiesel B50 secara nasional, sebuah kebijakan yang digadang-gadang mampu menghentikan impor solar, menghemat devisa hingga Rp157 triliun, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Jumat, 19 Juni 2026 - 08:35 WIB
Harga Minyak Dunia Melonjak, Dorongan Percepat B50 Menguat untuk Tekan Beban Impor Energi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com — Mulai 1 Juli 2026, pemerintah resmi menerapkan mandatori biodiesel B50 secara nasional, sebuah kebijakan yang digadang-gadang mampu menghentikan impor solar, menghemat devisa hingga Rp157 triliun, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Ekonom Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Hendry Cahyono mengatakan, penggunaan B50 berpotensi memangkas kebutuhan impor energi yang selama ini menjadi salah satu sumber tekanan terhadap neraca perdagangan dan nilai tukar rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau yang disampaikan demikian, memang itu akan menurunkan angka impor. Salah satu dampaknya nanti juga bisa terhadap apresiasi nilai tukar rupiah,” ujar Hendry saat dihubungi, Jumat (19/6/2026).

Pemerintah memperkirakan implementasi B50 dapat menghemat devisa hingga Rp157,28 triliun per tahun. Menurut Hendry, target tersebut realistis selama kesiapan bahan baku, kapasitas produksi biodiesel, dan dukungan pembiayaan telah diperhitungkan secara matang.

Ia menilai mandatori B50 bukan sekadar kebijakan energi, melainkan bagian dari strategi besar membangun ketahanan energi nasional di tengah tingginya volatilitas harga minyak dunia dan ketidakpastian geopolitik global.

“Kalau nanti B50 digunakan dan sektor industri juga menggunakan B50, itu bisa menjadi salah satu pilot project bagi ketahanan energi,” katanya.

Selain memperkuat ketahanan energi, kebijakan tersebut juga diyakini akan memberikan efek berganda terhadap perekonomian nasional. Peningkatan kebutuhan biodiesel diperkirakan mendorong investasi baru, meningkatkan utilisasi industri pengolahan, serta memperkuat rantai nilai sektor perkebunan sawit.

Lebih jauh, Hendry menilai Indonesia berpeluang menjadi negara terdepan dalam pemanfaatan biodiesel berkadar tinggi, melampaui banyak negara yang masih menggunakan campuran biodiesel pada level yang lebih rendah.

“Indonesia juga berpeluang menjadi pionir dalam penerapan biodiesel dengan campuran tinggi. Sejumlah negara masih menerapkan kadar biodiesel lebih rendah, seperti Malaysia yang berada di kisaran B10 hingga B20, Thailand sekitar B20, serta sejumlah negara Eropa yang menggunakan campuran sekitar 7 sampai 10 persen,” ungkapnya.

Meski demikian, ia mengingatkan peningkatan kebutuhan bahan baku sawit harus diimbangi dengan peningkatan produktivitas dan inovasi teknologi agar tidak mendorong ekspansi perkebunan yang berpotensi menimbulkan deforestasi.

Sementara itu, pakar energi Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Rishal Asri menilai, peningkatan mandatori dari B40 menjadi B50 merupakan langkah yang tepat dari sisi ekonomi nasional karena dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar.

“Tindakan yang dilakukan pemerintah sudah benar. Mengurangi subsidi dengan pencampuran bahan baku sampai B50 itu benar secara ekonomi,” ujar Rishal.

Dari sisi lingkungan, penggunaan biodiesel dengan porsi lebih tinggi juga diyakini mampu menekan emisi kendaraan karena kandungan bahan bakar fosil semakin berkurang.

“Secara hasil penelitian, emisinya otomatis berkurang karena kandungan dieselnya semakin berkurang. Kadar karbon monoksida dan hidrokarbonnya berkurang,” kata Rishal.

Program B50 merupakan kelanjutan dari perjalanan panjang kebijakan biodiesel nasional yang dimulai dari B20 pada 2016, meningkat menjadi B30 pada 2020, lalu B35 pada 2023, hingga akhirnya mencapai tahap implementasi penuh B50 pada pertengahan 2026 setelah melalui serangkaian uji coba intensif.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memproyeksikan implementasi B50 tidak hanya menghemat devisa negara, tetapi juga mampu menyerap lebih dari 2,2 juta tenaga kerja di berbagai sektor terkait.

Dari sisi lingkungan, penggunaan B50 ditargetkan dapat menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 46,72 juta ton CO2 pada 2026.

Hasil uji coba yang dilakukan pada sektor otomotif menunjukkan performa bahan bakar tetap andal dan aman, sementara pengujian pada sektor strategis lain seperti alat berat dan perkeretaapian akan diselesaikan secara bertahap hingga akhir tahun. (agr/ree)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemerintah Pangkas Jumlah BUMN Secara Drastis, Targetkan Efisiensi Rp50 Triliun

Pemerintah Pangkas Jumlah BUMN Secara Drastis, Targetkan Efisiensi Rp50 Triliun

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mulai melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 
Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Masih ingatkah anda dengan pemain bola, Christian Rontini? berikut kisah inspiratif dan perjalanan spiritualnya selama di i Indonesia.
Jadwal MotoGP Australia 2026: Balapan Terakhir di Phillip Island jadi Medan Pertarungan Jorge Martin vs Marc Marquez

Jadwal MotoGP Australia 2026: Balapan Terakhir di Phillip Island jadi Medan Pertarungan Jorge Martin vs Marc Marquez

Jadwal MotoGP Australia 2026 yang berlangsung akhir pekan ini di Sirkuit Phillip Island dan akan menjadi medan pertarungan antara Jorge Martin vs Marc Marquez.
Bukan Pengusaha atau Negara Tetangga, Bakom RI Ungkap Musuh Utama Indonesia dalam Kasus Karhutla

Bukan Pengusaha atau Negara Tetangga, Bakom RI Ungkap Musuh Utama Indonesia dalam Kasus Karhutla

Pemerintah secara tegas menyatakan musuh utama dalam penanganan karhutla bukanlah pihak-pihak, seperti pengusaha, kelompok masyarakat, maupun negara tetangga. 
Julian Nagelsmann Masuk Radar Manchester United, Nasib Carrick di Ujung Tanduk

Julian Nagelsmann Masuk Radar Manchester United, Nasib Carrick di Ujung Tanduk

Julian Nagelsmann masuk dalam bursa calon pelatih Manchester United di tengah tekanan yang semakin besar terhadap Michael Carrick akibat rentetan hasil buruk.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 

Trending

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?

TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?

Mantan juara UFC, TJ Dillashaw, ungkap serangan ke tubuh dan pertahanan takedown sebagai kunci trilogi Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333. Jagokan siapa?
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Berpeluang Rebut Puncak Klasemen di Phillip Island, Marc Marquez Pilih Santai Hadapi MotoGP Australia 2026

Berpeluang Rebut Puncak Klasemen di Phillip Island, Marc Marquez Pilih Santai Hadapi MotoGP Australia 2026

Juara bertahan musim ini, Marc Marquez memutuskan untuk menghadapi MotoGP Australia akhir pekan ini dengan santai dan tanpa beban.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Hasil French Open 2026: Melaju ke Perempat Final, Alwi Farhan Bertekad Balas Hasil Mengecewakan di Denmark Open

Hasil French Open 2026: Melaju ke Perempat Final, Alwi Farhan Bertekad Balas Hasil Mengecewakan di Denmark Open

Hasil French Open 2026 sektor tunggal putra antara Alwi Farhan menghadapi wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus di Grand Paris Arena, Paris, hari Kamis 22 Oktober.
Megawati Hangestri Pernah Bikin Pelatih GS Caltex Tak Berdaya, Sampai Akui Kehebatan Megatron

Megawati Hangestri Pernah Bikin Pelatih GS Caltex Tak Berdaya, Sampai Akui Kehebatan Megatron

Pelatih GS Caltex, Lee Young-taek, mengakui kehebatan Megawati Hangestri yang pernah membuat timnya kesulitan saat berlaga di Liga Voli Korea di musim 2024/2025
Selengkapnya

Viral