News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gelar Diskusi Publik, Aliansi BEM Solo Minta Buka Ruang Pengawasan Publik

Aliansi BEM Solo meminta agar pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program unggulan pemerintah.
Selasa, 23 Juni 2026 - 14:31 WIB
Gelar Diskusi Publik, Aliansi BEM Solo Minta Buka Ruang Pengawasan Publik
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Aliansi BEM Solo meminta agar pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program unggulan pemerintah. 

Tuntutan terkait dua program prioritas nasional tersebut ditegaskan oleh ratusan perwakilan mahasiswa se-Solo Raya dalam Diskusi Publik bertajuk "Menjawab Kepemimpinan Pemuda: Mengawal Ekonomi Kerakyatan, Merawat Ruang Demokrasi" di Aula Gedung Perpustakaan, Universitas Bangun Nusantara (Univet) Sukoharjo, Senin malam (22/6/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aliansi mahasiswa menilai implementasi kedua program strategis tersebut masih jauh dari kata tuntas, penuh persoalan di lapangan, serta sangat rawan diselewengkan jika terus berjalan tanpa kontrol sosial.

Koordinator Pusat (Korpus) Aliansi BEM Solo, Dimas, menyatakan bahwa program jaring pengaman sosial dan ekonomi yang menyentuh rakyat kecil tidak boleh dijadikan eksperimen kebijakan yang tertutup.

"Kami menyatakan bahwa program prioritas pemerintah, hingga hari ini masih menyimpan banyak persoalan. Kami mendesak pemerintah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh dan membuka ruang pengawasan publik seluas-luasnya," kata Dimas saat membacakan pernyataan sikap resmi aliansi.

Mahasiswa asal UNISRI tersebut menambahkan bahwa kunci utama dari pembenahan sengkarut ini berada pada kemauan politik (political will) pemerintah untuk menegakkan prinsip good governance.

"Program yang baik harus dikelola dengan nilai integritas, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Jika pemerintah bersih dan serius ingin mengawal ekonomi kerakyatan, mereka tidak boleh takut memberikan ruang bagi elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam mengawasi anggarannya," lanjut Dimas.

Pengamat kebijakan publik, Erwina Tri, S.I.Kom., yang hadir sebagai narasumber, turut memperkuat argumentasi aliansi mahasiswa. Ia menilai transparansi dari instansi terkait masih sangat minim dalam pelaksanaan program tersebut.

"Setiap kebijakan publik berskala besar membutuhkan indikator keberhasilan yang terukur dan pelaporan yang akuntabel ke masyarakat. Langkah Aliansi BEM Solo mendesak evaluasi ini sudah sangat tepat, karena tanpa keterbukaan informasi, program pemerintah rawan menjadi sasaran empuk praktik korupsi baru," jelas Erwina.

Menutup forum, Aliansi BEM Solo menegaskan komitmennya untuk tidak tinggal diam dan akan terus menggalang solidaritas bersama elemen masyarakat sipil demi memastikan program-program ini benar-benar membawa keadilan nyata bagi rakyat Indonesia.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.

Trending

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Selengkapnya

Viral