Prabowo Soal Penolak MBG: Orang Perut Lapar Kalau Nggak Diisi Ya Mati
- YouTube Setpres
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti pihak-pihak yang tidak setuju dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dia meminta pihak tersebut untuk meminta pendapat dari petani, nelayan hingga anak-anak penerima manfaat.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Rabu, 24 Juni 2026.
"Ada juga yang nggak setuju MBG, harusnya mereka yang nggak setuju MBG datang ke sini ya. Tanya itu, petani, nelayan, MBG perlu atah tidak? Tanya anak-anak MBG perlu atau tidak?" ucap Prabowo dalam sambutannya.
Prabowo lantas menyinggung kelompok intelektual yang menyatakan bahwa ada yang lebih penting dibandingkan perut lapar. Prabowo tidak setuju dengan pandangan tersebut.
"Katanya ada orang-orang pintar yang mengatakan ada yang lebih genting dari perut lapar. Saya kira nggak ada yang lebih genting dari perut lapar. Orang perut lapar itu kalau nggak segera diisi ya dia mati," katanya.
Dia kemudian merujuk data PBB yang menunjukkan bahwa masalah kelaparan di dunia akan terjadi.
"Dan PBB sudah meramalkan, tahun ini kelaparan di dunia akan masif. 2 tahun yang lalu sekitar 300 juta orang kelaparan di dunia. Diperkirakan sekarang sudah meningkat jadi 500 juta, 700 juta. FAO memberi warning," pungkas Prabowo.
Yeni Lestari
Load more