News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penjaga Kos Bongkar Tabiat Asli Taufik Hidayat, Sebut Tersangka Penyekapan Wanita di Bandung Ngaku Suami YTR

Resa Rohendi, penjaga kos menceritakan sikap asli Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan wanita, YTR (29) di Cileunyi, Bandung sudah bohong sejak awal.
Rabu, 24 Juni 2026 - 18:33 WIB
Penjaga kos, Resa Rohendi mengungkap sikap asli Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap wanita, YTR di Bandung
Sumber :
  • tvOneNews

Jakarta, tvOnenews.com - Resa Rohendi, penjaga kos memberikan kesaksian terkait kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap wanita, YTR (29) dilakukan oleh tersangka Taufik Hidayat (30).

Kesaksian penjaga kos di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung itu terjadi setelah Taufik Hidayat alias TH diringkus oleh polisi di Majalaya, Bandung, Selasa (23/6/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Resa Rohendi pun mengungkap sikap asli dari Taufik Hidayat. Ia mulanya menceritakan TH dan YTR mulai tinggal di kamar indekosnya sejak 9 Maret hingga 9 Juni 2026.

Resa mengaku dirinya dan penghuni kos lainnya mulanya tidak mencurigai Taufik Hidayat. Sikap tersangka penyekap wanita tersebut tak menunjukkan gelagat aneh.

"Enggak ada sih. Awalnya pas satu bulan itu baik-baik aja," ujar Resa melalui saluran program Pagi-Pagi Seru tvOne, Rabu (24/6/2026).

Taufik Hidayat Mengaku Suami YTR

Polda Jabar Bakal Periksa Kesehatan Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun di Bandung
Polda Jabar Bakal Periksa Kesehatan Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun di Bandung
Sumber :
  • istimewa

Resa menambahkan bahwa, dirinya selaku penjaga kos sejak awal meminta dokumen lengkap kepada Taufik. Tujuannya untuk menyimpan identitas setiap penghuni kos.

Resa menegaskan, permintaan tersebut sudah menjadi peraturan tegas yang telah berlaku. Di momen itu, menariknya, Taufik sejak awal mengaku sebagai suami dari YTR.

Pengakuan tersebut mendorong sang penjaga kos mendesak Taufik mengirimkan data minimal buku surat nikah. Tujuannya guna menghindari hal-hal tidak diinginkan di kompleks indekosnya.

Nyatanya, Taufik Hidayat hingga kini tak kunjung melengkapi persyaratan tersebut. Warga asal Nagreg, Kabupaten Bandung itu hanya memberikan fotokopi KTP miliknya dan juga YTR.

"Kalau suami istri itu kan harus ada buku nikahnya kan. Cuma dia itu menjanjikan mulu, cuma sampai saat ini juga belum keterima buku nikahnya, cuma baru KTP dua-duanya," tuturnya.

Ketegangan terus terjadi setiap Resa meminta dokumen buku nikah keduanya. Namun, Taufik hanya bisa membuktikan bahwa dirinya telah menikah dengan YTR.

Awal Mula Taufik Hidayat dan YTR Ngekos

Taufik Hidayat (30), pelaku kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap wanita sekaligus pacarnya, YTR (29) di Bandung selama 3 tahun
Taufik Hidayat (30), pelaku kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap wanita sekaligus pacarnya, YTR (29) di Bandung selama 3 tahun
Sumber :
  • Instagram/@ataliapr

Kemudian, Resa Rohendi kembali mengulas momen saat Taufik dan YTR pertama kali mendatangi kawasan indekosnya. Kala itu ia melihat korban menunggu di kendaraan sepeda motor tersangka.

"Dia posisinya pakai masker, terus pakai helm full face pokoknya tertutup. Untuk si Taufiknya, si pelaku ngobrol bilangnya mau ngekos," terangnya.

Resa menuturkan bahwa, tersangka saat itu mengaku bekerja sebagai debt collector. Hal ini mendorong mereka untuk tinggal di sebuah kamar kos tersebut.

Resa mengaku saat itu sempat memperintahkan agar YTR ikut berbicara kepadanya. Namun, Taufik mengatakan bahwa korban yang disebut sebagai istrinya sudah biasa menunggu di sepeda motornya.

Kemudian, Taufik menceritakan bahwa YTR selaku istrinya memang sudah dalam kondisi sakit. Tersangka mengaku korban telah mengalami kebutaan dan tidak bisa berjalan.

"Ngomongnya 'enggak bisa lihat minusnya 17', dia bilang kayak gitu. Si korban juga sudah enggak bisa jalan, pas masuk ke kamarnya juga sudah digendong ke dalam sama si pelaku," bebernya.

Pengakuan dari Taufik membuatnya tidak mencurigai apa pun. Kemudian, ia menceritakan bahwa korban sama sekali tak terlihat selama satu bulan awal.

Ia sempat mendesak Taufik agar tidak menyewa kamar kos di kompleksnya. Ia bahkan memperintahkan korban diinapkan di dekat saudaranya guna lebih mudah merawatnya.

Tambah Resa, perintah tersebut didasari lantaran Taufik selalu bekerja di luar. Hal ini mengingat profesinya sebagai debt collector sehingga membuat korban selalu dikunci dari luar.

Soal Benturan Tembok dari Kamar Kos Taufik Hidayat dan YTR

Lebih lanjut, Resa ditanya terkait kebenaran pernyataan dari Ketua RW 07, Pepen. Berdasarkan kesaksian sebelumnya, penjaga kos kerap mendengar benturan tembok dari kamar kos tersangka dan korban.

Ia menjelaskan bahwa, fenomena tersebut sering didengar oleh penghuni sebelahnya. Sementara, ia mulanya tidak mengetahui karena tinggal di area belakang kompleks indekosnya.

Seiringnya waktu, ia turut mendengar hal tersebut sehingga mendorong dirinya bertanya kepada Taufik terkait suara benturan dari tembok kamar korban.

"Saya bertanya kepada Taufik 'itu kok suka ada suara benturan dari tembok, ada apa? Dia jawab 'gini om, kalau lagi pusing, suka tonjok tembok'," jelasnya.

Pengakuan tersebut dinilai masuk akal. Kecurigaan semakin tak terbendung, baik dari penjaga kos maupun penghuni kos lainnya.

Hingga pada akhirnya, rasa penasaran mendorong Resa Rohendi mengecek kondisi korban. Ia terkejut menemukan YTR dalam kondisi memprihatinkan.

Resa melihat YTR seperti orang sakit, berjalan sangat lambat hingga wajah yang selalu ditutupi menggunakan jaket dan helm. Ia pun membawa korban ke rumah sakit.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan dari kakak korban, Afif, awal mula kasus dugaan penyekapan ini terungkap setelah pihak keluarga menerima informasi dari pesan WhatsApp nomor tidak dikenal.

Dalam pesan tersebut, korban berada di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Kabar itu mendorong pihak keluarga langsung menuju lokasi dan terkejut usai melihat kondisi korban.

Di momen inilah, korban menceritakan bahwa dirinya diduga disekap dan disiksa selama kurang lebih tiga tahun. Tindak kekerasan oleh Taufik membuat YTR mengalami luka berat, bibir sumbing, tidak bisa berjalan, telinga disobek, hingga divonis kebutaan.

Pengakuan dari korban membuat pihak keluarga melaporkan kejadian ini kepada Polda Jabar pada 12 Juni 2026. Aduan tersebut mendorong polisi memburu serta menetapkan Taufik Hidayat sebagai buron dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Pada Selasa, 23 Juni 2026, polisi berhasil meringkus tersangka di tempat persembunyiannya di wiyah Majalaya, Bandung. Penangkapan ini membuat Taufik mengakui perbuatannya.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BGN Hentikan Permanen Operasional 4 SPPG, 10.112 Penerima MBG Dialihkan

BGN Hentikan Permanen Operasional 4 SPPG, 10.112 Penerima MBG Dialihkan

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan secara permanen operasional empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
RDTR Wilayah Perencanaan Miangas-Marampit Dibahas, BNPP RI dan ATR/BPN Perkuat Penataan Kawasan Perbatasan

RDTR Wilayah Perencanaan Miangas-Marampit Dibahas, BNPP RI dan ATR/BPN Perkuat Penataan Kawasan Perbatasan

BNPP dan ATR/BPN bahasa sinkronisasi tata ruang pulau-pulau kecil terluar, pengembangan ekonomi, hingga rencana pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan.
Mengapa Koneksi Internet Stabil Penting Saat Puluhan Perangkat Terhubung Bersamaan?

Mengapa Koneksi Internet Stabil Penting Saat Puluhan Perangkat Terhubung Bersamaan?

Ketika puluhan perangkat terhubung bersamaan, WiFi menjadi bagian penting dari operasional cafe. Ini faktor yang perlu diperhatikan sebelum memilih internet
Ruangan Terlihat Bersih, Tapi Bagaimana dengan Kualitas Udaranya? Perubahan Udara Ruang Pasien Kini Diprediksi AI

Ruangan Terlihat Bersih, Tapi Bagaimana dengan Kualitas Udaranya? Perubahan Udara Ruang Pasien Kini Diprediksi AI

Kualitas udara ruang pasien dapat berubah tanpa terlihat. Teknologi IoT dan AI kini digunakan untuk memantau NO2, CO2, dan TVOC sekaligus memprediksi kondisinya.
Industri Arsitektur Tak Lagi Sekadar Soal Desain, Kolaborasi Jadi Kunci di Tengah Perubahan Properti

Industri Arsitektur Tak Lagi Sekadar Soal Desain, Kolaborasi Jadi Kunci di Tengah Perubahan Properti

Industri arsitektur dan konstruksi global menghadapi tuntutan digitalisasi, keberlanjutan, dan kolaborasi lintas sektor. Bagaimana peluangnya di Indonesia?
5 Anime Isekai Action Terbaik yang Karakter Utamanya Overpowered

5 Anime Isekai Action Terbaik yang Karakter Utamanya Overpowered

5 rekomendasi Anime isekai action dengan karakter utama overpower, mulai dari Rudeus, Ainz, Cid, Subaru hingga Rimuru yang punya kekuatan unik.

Trending

BGN Hentikan Permanen Operasional 4 SPPG, 10.112 Penerima MBG Dialihkan

BGN Hentikan Permanen Operasional 4 SPPG, 10.112 Penerima MBG Dialihkan

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan secara permanen operasional empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Pevoli China, Zhong Hui yang menggantikan Megawati Hangestri sebagai pemain Asia di Red Sparks, mendapatkan banyak dukungan dari volimania jelang bergulirnya Liga Voli Korea 2026-2027.
Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Video mesum a day in my life berseliweran di medsos, dengan banyak potongan pendek video. Namun hal ini masih menunggu keterangan selanjutnya dari Kepolisian.
Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Kurang lebih setahun dijaga oleh Ko Hee-jin, kini nomor punggung 8 milik Megawati Hangestri di Red Sparks secara resmi diberikan kepada pemain lain musim depan.
Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Inilah kumpulan fakta dari kasus Savanna Azzahra atau Anne, gadis yang kakaknya akui berselingkuh dengan calon suaminya hanya H-3 sebelum prosesi pernikahan.
Deretan Calon Bestie Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, 4 Nama Ini Paling Sering Jadi Sorotan

Deretan Calon Bestie Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, 4 Nama Ini Paling Sering Jadi Sorotan

Megawati Hangestri kini menjalani petualangan baru bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea. Mengenal empat pemain yang bisa menjadi calon bestie Megatron.
Jay Idzes dan Dony Tri Gagal Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Kami Cukup Beruntung

Jay Idzes dan Dony Tri Gagal Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Kami Cukup Beruntung

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, merasa cukup beruntung dengan kembalinya para pemain diaspora ke skuadnya. Meski begitu, Jay Idzes dan Dony Tri Pamungkas gagal tampil akibat cedera.
Selengkapnya

Viral