GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, Komnas HAM Desak Investigasi Mendalam

Kasus tewasnya seorang ibu hamil akibat tertembak di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah turut menuai sorotan hangat publik.
Senin, 6 Juli 2026 - 05:33 WIB
Ketua Komnas HAM Anis Hidayah di Gedung Komnas HAM, Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026
Sumber :
  • ANTARA/Fath Putra Mulya

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus tewasnya seorang ibu hamil akibat tertembak di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah turut menuai sorotan hangat publik.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendorong dilakukannya investigasi atas kasus tersebut

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu, mengatakan aparat penegak hukum harus turun langsung ke Distrik Sugapa melakukan pemeriksaan forensik lokasi dan wawancara saksi demi tegaknya keadilan bagi korban dan keluarga.

“Atas peristiwa tersebut, Komnas HAM menyatakan sikap dan merekomendasikan sebagai berikut, mendesak investigasi yang independen, transparan, dan imparsial, tidak semata mengandalkan klaim sepihak dari salah satu pihak yang terlibat kontak senjata,” ucapnya.

Ia menjelaskan berdasarkan hasil pemantauan pihaknya, insiden itu terjadi pada Kamis (2/7) malam saat kontak tembak antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata di Distrik Sugapa. MD bersama bayi yang dikandungnya meninggal dunia karena terkena peluru.

Komnas HAM mengutuk tragedi tersebut. Anis menegaskan bahwa hak hidup merupakan hak paling mendasar dan tidak dapat dikurangi, bahkan dalam situasi darurat ataupun konflik bersenjata sekalipun.

“Kematian warga sipil akibat operasi keamanan atau kontak senjata merupakan pelanggaran atas hak ini yang wajib diusut,” katanya.

Kematian MD, imbuh dia, menjadi pengingat bahwa di balik statistik korban konflik Papua, terdapat manusia, keluarga, dan komunitas yang kehilangan. Investigasi yang independen dan akuntabel niscaya ditempuh agar tragedi serupa tidak terulang.

“Tanpa proses hukum yang transparan dan berujung pada pertanggungjawaban yang jelas, situasi ini berisiko melanggengkan pola impunitas yang pada akhirnya merusak kepercayaan publik terhadap institusi negara maupun proses penyelesaian konflik itu sendiri,” ucap dia.

Selain investigasi, Komnas HAM mendorong negara memfasilitasi pemulihan bagi keluarga korban, termasuk dukungan psikososial dan advokasi hak atas kompensasi sesuai kerangka hukum yang berlaku.

Komnas juga meminta akses untuk melakukan penyelidikan tanpa hambatan ke lokasi kejadian, korban dan keluarganya, serta dokumen terkait.

Di sisi lain, Komnas HAM mendesak penghentian segera kontak senjata di kawasan pemukiman, baik oleh aparat keamanan maupun kelompok bersenjata, serta mendorong evaluasi menyeluruh atas pendekatan keamanan di Papua.

“Mendorong dan memfasilitasi ruang dialog antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan perwakilan masyarakat sipil Papua sebagai bagian dari resolusi konflik jangka panjang,” tambah Anis.(ant/raa)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diabaikan John Herdman, Calon Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Diburu Klub Elite Belanda

Diabaikan John Herdman, Calon Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Diburu Klub Elite Belanda

Calon striker naturalisasi Timnas Indonesia diabaikan John Herdman, tetapi kini justru diburu klub elite Belanda dengan nilai transfer sekitar €400 ribu atau Rp8,3 miliar.
Terungkap Alasan Willie Salim Dipanggil 'Gus' hingga Diangkat sebagai Anaknya, Begini Kata KH Imam Jazuli

Terungkap Alasan Willie Salim Dipanggil 'Gus' hingga Diangkat sebagai Anaknya, Begini Kata KH Imam Jazuli

Pengasuh Pondok Pesantren Bima Insan Mulia Cirebon, Jawa Barat, KH Imam Jazuli mengungkap alasan angkat Willie Salim sebagai anak dan kasih panggilan "Gus".
Piala Dunia Versi Pemain Muda Resmi Digelar di Sentul, GIC 2026 Diikuti 72 Tim dari 13 Negara

Piala Dunia Versi Pemain Muda Resmi Digelar di Sentul, GIC 2026 Diikuti 72 Tim dari 13 Negara

GIC 2026 resmi dimulai di Sentul, Bogor, dengan 72 tim dari 13 negara. Turnamen usia muda ini menghadirkan tim elite Asia dan kategori putri perdana.
Airlangga Bantah Laporan AS soal Transshipment Scam: Jalur Batam-Bekasi Sudah Ada Sejak 1990

Airlangga Bantah Laporan AS soal Transshipment Scam: Jalur Batam-Bekasi Sudah Ada Sejak 1990

Pemerintah Indonesia membantah keras tudingan Amerika Serikat (AS) yang memasukkan Indonesia ke dalam jaringan shadow transshipment network atau jalur pengalihan barang yang diduga digunakan untuk menghindari tarif.
Heboh! Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Polisi Ungkap Kronologi

Heboh! Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Polisi Ungkap Kronologi

Ruben Onsu jadi tersangka kasus dugaan penipuan dan/atau penggelapan. Polisi mengungkap kronologi investasi bisnis hingga modal korban tak kembali.
Tak Semua Pemain Timnas Indonesia Putri U-16 di Srikandi Merdeka Cup Bisa Tampil di IWL, PSSI Beberkan Alasannya ‎

Tak Semua Pemain Timnas Indonesia Putri U-16 di Srikandi Merdeka Cup Bisa Tampil di IWL, PSSI Beberkan Alasannya ‎

Srikandi Merdeka Cup 2026 memang menjadi panggung penting bagi pemain-pemain muda Indonesia. PSSI mengirimkan dua tim berbeda dalam turnamen tersebut, yakni Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara, yang sama-sama diperkuat pemain kelompok usia U-16.

Trending

Link Live Streaming Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs Sore Ini: Menanti Reuni Megawati Hangestri dengan Kim Yeon-koung

Link Live Streaming Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs Sore Ini: Menanti Reuni Megawati Hangestri dengan Kim Yeon-koung

Link live streaming Hyundai Hillstate vs Wonder Dogs di acara Rookie Coach Kim Yeon-koung 2 hari ini, Kamis (20/8/2026). Megawati Hangestri akan reuni dengan idola sekaligus mantan rivalnya yakni Kim Yeon-koung.
Link Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Diburu, Sebenarnya Apa Isinya? Waspada Hoaks dan Link Phishing

Link Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Diburu, Sebenarnya Apa Isinya? Waspada Hoaks dan Link Phishing

Video viral kasir Indomar*t yang disebut berdurasi 7 menit ramai dicari di TikTok dan X. Ini fakta isi video dan alasan warganet diminta waspada hoaks serta link phishing.
KPK Dikabarkan OTT di Kabupaten Bogor, Tiga Orang Dibawa ke Jakarta

KPK Dikabarkan OTT di Kabupaten Bogor, Tiga Orang Dibawa ke Jakarta

KPK dikabarkan menggelar OTT di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sejumlah orang dan uang diamankan, tiga orang disebut telah dibawa ke Jakarta.
Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Ketua Umum FGI Ita Yuliati mengatakan kedua atlet tersebut berhak tampil setelah melewati persyaratan kualifikasi pada kejuaraan tingkat Asia
Viral “Kasir Minimarket” dan Video 7 Menit di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Syur?

Viral “Kasir Minimarket” dan Video 7 Menit di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Syur?

Isu video syur “kasir Indomaret” berdurasi 7 menit ramai di TikTok dan X. Penelusuran menunjukkan klaim tersebut belum terbukti. Waspadai link phishing.
Siap-Siap Dapat Kejutan, 5 Zodiak Ini Diprediksi Punya Karier Makin Cemerlang Mulai Besok 21 Agustus 2026

Siap-Siap Dapat Kejutan, 5 Zodiak Ini Diprediksi Punya Karier Makin Cemerlang Mulai Besok 21 Agustus 2026

Karier lima zodiak ini diprediksi makin bersinar! Scorpio, Cancer, Virgo, Capricorn, dan Aquarius berpeluang mendapat kesempatan emas dan pengakuan.
Plot Twist Kasus Kematian Anak 11 Tahun Penyandang Disabilitas di Merauke, Sang Ayah Kini Malah Jadi Tersangka

Plot Twist Kasus Kematian Anak 11 Tahun Penyandang Disabilitas di Merauke, Sang Ayah Kini Malah Jadi Tersangka

Plot twist kasus kematian Julia Risky Ramadiana di Merauke. Hampir 9 bulan berlalu, ayah korban MRP ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan dua alat bukti.
Selengkapnya

Viral