News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dipecat Gara-gara Skandal Kasus Narkoba, Apa Saja Perbedaan Modus Eks Kapolres Bima dan Teddy Minahasa?

Pola kasus narkoba jenis sabu eks Kapolres Bima Kota, NTB, AKBP Didik Putra Kuncoro & Eks Kapolda Sumatera Barat, Teddy Minahasa memiliki perbedaan. Apa saja?
Kamis, 9 Juli 2026 - 17:06 WIB
Ilustrasi AI - Eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro & Mantan Kapolda Sumatera Barat, Teddy Minahasa terjerat kasus narkoba
Sumber :
  • Kolase ChatGPT & Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus narkoba jenis sabu menjerat mantan Kapolres Bima Kota, Nusa Tenggara Barat (NTB), AKBP Didik Putra Kuncoro kembali mengingatkan kasus menimpa mantan perwira tinggi polisi, Teddy Minahasa.

Kasus narkoba tersebut membuat eks Kapolres Bima Kota dan mantan Kapolda Sumatera Barat sama-sama dipecat dari institusi kepolisian. Di balik itu, modus pola kejahatan antara Didik Putra Kuncoro dan Teddy Minahasa mempunyai perbedaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk mengetahui perbedaannya, mari menyimak modus dari Didik Putra Kuncoro dan Teddy Minahasa lebih dulu yang dirangkum tvOnenews.com pada Kamis (9/7/2026).

Modus Eks Kapolres Bima Kota

Eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik  Putra Kuncoro.
Eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro.
Sumber :
  • Istimewa

Nama Didik Putra Kuncoro kembali menggegerkan publik. Perhatian ini tak lepas dari kasus narkoba dialami olehnya baru saja melewati sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Raba Bima.

Kasus menimpa Didik Putra mengacu pada fokus dugaan penerimaan aliran uang. Mantan Kapolres Bima Kota itu diduga mendapatkan dana dalam jumlah fantastis dari jaringan bandar narkoba Koko Erwin alias Erwin Iskandar.

Awal mula proses penyidikan terjadi setelah dua asisten rumah tangga milik seorang anggota Polri dicurigai sebagai kepemilikan sabu.

Seiring perkembangan perkara itu, berdasarkan hasil temuan diungkap Jaksa Penuntut Umum (JPU), tim penyidik mendapatkan fakta baru yang mengejutkan. Didik diduga menerima aliran dana melalui mantan Kasat Reserse Narkoba Polres Bima Kota, AKP Malaungi.

Setoran ini mulai terjadi sejak Mei hingga September 2025. Kala itu Malaungi menawarkan kerja sama kepada A. Hamid (Boy), salah satu bagian dari jaringan bandar narkoba Koko Erwin.

Sebagai uang atensi, mulanya diminta setoran Rp500 juta setiap bulan. Ketika negosiasi beres, nominal yang disepakati turun menjadi sekitar Rp400 juta per bulan.

Boy menyerahkan uang tersebut dengan cara bertahap, misalnya menggunakan hitungan masing-masing Rp200 juta. Hingga akhirnya, total setoran dalam dakwaan tersebut mencapai Rp1,8 miliar.

"Terdakwa meminta agar menyetorkan dari hasil peredaran narkotika tersebut dua minggu sekali dengan nominal Rp200 juta," tulis Jaksa melalui keterangan dalam surat dakwaan Nomor Reg.Perk. PDM-79/N.2.14/Ez.2/06/2025.

Hasil kesepakatan dari jumlah itu menunjukkan bahwa uang sebesar Rp1,5 miliar diperuntukkan kepada Didik, sementara sisanya mencapai Rp300 juta untuk jatah kepentingan pribadi Malaungi.

Berbagai temuan lain semakin terungkap setelah tim penyidik melakukan pemeriksaan terhadap AKP Malaungi. Melalui hasil tes urine, hal ini menunjukkan ia teridentifikasi positif amfetamin dan metamfetamin.

Hasil pemeriksaan ini membuat polisi melakukan penggeledahan. Ruang kerja hingga rumah dinas menjadi sasaran sehingga berakhir ditemukannya lima paket sabu dengan berat mencapai sekitar 488,496 gram.

Kepala Subdirektorat III Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Zulkarnain Harahap menyampaikan total nilai keseluruhan uang dalam aliran dana yang diterima mencapai Rp2,8 miliar.

"Uang Rp2,8 M diserahkan sebanyak 3 kali dengan rincian pertama Rp1,4 M, kedua Rp450 juta, ketiga Rp1 M," terang Zulkarnain.

Dalam hasil persidangan, fakta lain juga terungkap bahwa Didik Putra diduga menggunakan uang hasil peredaran narkotika untuk kebutuhan membiayai perjalanan ibadah umrah bersama rombongan tujuh anggota keluarganya.

"Terdakwa menggunakan uang hasil penjualan narkotika jenis sabu tersebut untuk kepentingan pribadinya dengan cara melakukan pendaftaran ibadah umrah bagi terdakwa bersama dengan rombongan keluarganya," kata JPU.

Modus Teddy Minahasa

Mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa
Mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa
Sumber :
  • Kolase tim tvOne

Kehebohan kasus narkoba menerpa Teddy Minahasa terjadi pada Oktober 2022. Peristiwa ini setelah jajaran Polres Metro Jakarta Pusat melakukan pengembangan penyelidikan kasus narkoba.

Polisi mulanya berhasil meringkus seorang tersangka berinisial HE. Barang bukti yang diamankan berupa narkotika jenis sabu seberat 44 gram.

Penemuan ini tidak menghentikan kegiatan penyelidikan. Seiring waktu, pengembangan perkara menyasar pada beberapa anggota Polri yang masih aktif.

Sejumlah tersangka pun diperiksa. Berdasarkan hasil temuan terbaru, mantan Kapolres Bukittinggi berpangkat AKBP yakni Doddy Prawiranegara terseret dalam keterlibatan kasus tersebut.

Pada akhirnya, penyelidikan semakin mengerucut di mana Irjen Teddy Minahasa. Situasi ini membuat tim penyidik mendapatkan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak dua kilogram di rumah mantan Kapolres Bukittinggi.

Melalui hasil pemeriksaan lanjutan terkait kasus narkotika di Sumatera Barat, polisi menduga adanya penyisihan barang bukti sabu lainnya. Hal ini membuat Polri memutuskan penetapan Teddy Minahasa sebagai tersangka pada 14 Oktober 2022.

Dari hasil penyelidikan, lima kilogram sabu yang disisihkan menjadi dugaan utama dalam perkara tersebut. Hal ini membuat barang bukti tersebut diganti mengandalkan lima kilogram tawas.

Tak hanya itu, Teddy Minahasa diduga memberikan perintah terkait penjualan sebagian sabu. Jumlahnya diperkirakan mencapai dua kilogram hingga mendapatkan aliran dana mencapai sekitar Rp300 juta.

Apa Saja Perbedaan Siasat Licik AKBP Didik Putra Kuncoro dan Teddy Minahasa?

Melalui penjelasan modus mantan perwira Polri tersebut, terdapat karakter yang berbeda dalam pola dugaan tindak pidana antara Didik Putra dan Teddy Minahasa.

Perbedaan yang mencolok dari AKBP Didik Putra Kuncoro lantaran mengandalkan jabatan sebagai Kapolres Bima Kota. Hal ini bertujuan agar ia mendapat keuntungan finansial melalui setoran aliran dana yang diterima dari jaringan bandar narkoba.

Sementara, Teddy Minahasa lebih condong diduga bermain di hulu proses penanganan barang bukti. Siasat liciknya melalui aktivitas dugaan penyisihan barang bukti sabu diganti dengan tawas hingga mengalihkan narkotika demi kebutuhan diperjualbelikan.

Ditambah, kasus menimpa Teddy Minahasa tidak lama setelah ia berhasil mengungkap peredaran narkoba sebanyak 41,4 kilogram di wilayah Bukittinggi dan Agam. Aktivitas itu tercatat pencapaian terbesar di wilayah hukum Polda Sumatera Barat.

Selain itu, Teddy juga pernah mengungkap ratusan kasus perjudian online pada Agustus 2022. Ia menyatakan perang melalui operasi yang digelar sejak 1-15 Agustus 2022. Hasil ini berhasil meringkus 124 komplotan judi dengan total 226 tersangka.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Ratusan karyawan Club de Arjuna mendesak Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turun tangan membuka akses menuju tempat usaha mereka yang masih tertutup tembok.
Lantik Pengurus Peradi Profesional se-Sulsel, Harris Arthur Hedar Tekankan Pentingnya Kode Etik Profesi

Lantik Pengurus Peradi Profesional se-Sulsel, Harris Arthur Hedar Tekankan Pentingnya Kode Etik Profesi

Upaya memperkuat keadilan dan perlindungan hukum bagi masyarakat di Indonesia Timur semakin masif.
Inter Milan Krisis Bek Tengah, Yann Bisseck Berpeluang Jadi Andalan Cristian Chivu Lawan Parma

Inter Milan Krisis Bek Tengah, Yann Bisseck Berpeluang Jadi Andalan Cristian Chivu Lawan Parma

Yann Bisseck berpeluang mendapat peran penting saat Inter Milan menghadapi Parma. Bek asal Jerman itu bisa mengisi posisi bek tengah.
Jasa Marga Beri Pengalaman Tata Kelola Jalan Tol Bagi Peserta P3MD

Jasa Marga Beri Pengalaman Tata Kelola Jalan Tol Bagi Peserta P3MD

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mensosialisasikan pengelolaan bisnis dan pelayanan jalan tol kepada 37 peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD).
Setter Utama Hyundai Hillstate Kim Da-in Ungkap Karakter dan Kualitas Megawati Hangestri

Setter Utama Hyundai Hillstate Kim Da-in Ungkap Karakter dan Kualitas Megawati Hangestri

Pevoli andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi mendapat sambutan luar biasa dari rekan-rekan barunya di Hyundai E&C Hillstate menjelang bergulirnya Liga ..

Trending

Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Ratusan karyawan Club de Arjuna mendesak Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turun tangan membuka akses menuju tempat usaha mereka yang masih tertutup tembok.
Viral Pasien Diusir di Puskesmas Pasar Minggu karena Bidan Poli KB Mau Makan-makan di Ruang Praktik, Netizen: Kok Gak Geli?

Viral Pasien Diusir di Puskesmas Pasar Minggu karena Bidan Poli KB Mau Makan-makan di Ruang Praktik, Netizen: Kok Gak Geli?

Lewat unggahan di media sosial Threads, seorang netizen mengeluhkan pelayanan kurang baik yang diterimanya di Puskesmas Pasar Minggu pada Jumat (9/10/2026).
Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Persib Bandung berhasil mencatatkan remontada dengan kemenangan 3-1 atas Port FC di Stadion Thammasat, Kamis (8/10/2026).
Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Persib tampil gemilang dalam laga pekan perdana di ASEAN Club Championship 2026/2027.
Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Pedangdut asal Thailand, Afisan Jehdueramae atau Jirayut bangga bisa masuk media pemberitaan asal Thailand karena dukung Timnas Indonesia dan The War Elephants.
Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Kim Da-in siap membangun duet bersama Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Setter timnas Korea Selatan itu pun mengungkap keunggulan Megatron dalam tim.
Detik-detik Ibu dan Anak Melompat dari Atap Gedung yang Terbakar Hebat di Rawamangun Jaktim

Detik-detik Ibu dan Anak Melompat dari Atap Gedung yang Terbakar Hebat di Rawamangun Jaktim

Sang ibu tampak menyelamatkan sang anak yang masih sangat kecil di tengah kobaran api yang sangat besar. Asap hitam tebal juga tampak membumbung tinggi ke udara
Selengkapnya

Viral