News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Enam Mahasiswa Unesa Dinonaktifkan Diduga Lakukan Kekerasan Verbal, Berawal dari Chat WA Grup yang Tersebar

Iman menjelaskan kasus tersebut bermula dari laporan mengenai riwayat percakapan tidak etis di sebuah Grup WhatsApp yang libatkan enam mahasiswa program vokasi.
Minggu, 19 Juli 2026 - 13:25 WIB
Kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Sumber :
  • (ANTARA/HO-Humas Unesa)

Surabaya, tvOnenews.com - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menonaktifkan enam mahasiswa yang diduga melakukan kekerasan verbal dari seluruh kegiatan kampus.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Satgas PPK Unesa Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba di Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (19/7/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iman mengatakan penonaktifan itu dilakukan guna mendukung kelancaran pemeriksaan yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) terkait dugaan kekerasan verbal tersebut.

"Terlapor dinonaktifkan dari semua kegiatan akademik, kecuali untuk urusan pemenuhan kewajiban pemeriksaan kasus ini. Ini bukan sanksi akhir, melainkan bagian dari prosedur penanganan," katanya. 

Kronologi

Iman menjelaskan kasus tersebut bermula dari laporan mengenai riwayat percakapan tidak etis di sebuah Grup WhatsApp (WAG) yang melibatkan enam mahasiswa program vokasi.

Percakapan itu berisi pesan yang mengobjektifikasi sejumlah mahasiswi dan dosen, kemudian beredar luas sebelum dilaporkan secara resmi kepada Satgas PPK.

"Kasusnya kekerasan verbal yang terjadi yaitu dalam bentuk chat grup mahasiswa yang bersangkutan yang berisi pesan-pesan tidak etis tentang teman-teman mereka dan juga beberapa dosennya," ujar Imam.

Menurut Iman, penanganan kasus dilakukan sesuai mekanisme yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 55 Tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi dengan mengedepankan perspektif korban, asas keadilan, kerahasiaan, dan prinsip kehati-hatian.

"Dalam penanganan kasus ini ada mekanisme ketat yang dilakukan, mulai dari penerimaan laporan, penelaahan kasus, pengumpulan bukti, pemeriksaan terlapor dan saksi, pendampingan korban, pemanggilan orang tua, penyusunan simpulan dan rekomendasi, dan penetapan sanksi oleh rektor," ujarnya.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan dugaan kasus tersebut melibatkan enam terlapor dengan 26 pihak yang diduga menjadi korban, terdiri dari mahasiswi dan empat dosen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satgas PPK masih mendalami perkara dengan memeriksa saksi serta mengumpulkan bukti tambahan dari riwayat percakapan.

"Kami masih melakukan investigasi mendalam, memeriksa saksi-saksi, dan mengumpulkan bukti tambahan dari riwayat percakapan grup yang panjang dan banyak sekali itu untuk memetakan duduk perkara ini secara utuh, objektif, dan adil," kata Iman.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Antreannya Mengular Viral, Kenapa Kolesom Jumbo Beralkohol 19,7 Persen Tergolong Khamr? Begini Penjelasan LPPOM MUI

Antreannya Mengular Viral, Kenapa Kolesom Jumbo Beralkohol 19,7 Persen Tergolong Khamr? Begini Penjelasan LPPOM MUI

LPH LPPOM Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebut minuman kolesom jumbo yang viral tergolong khamr dan haram karena minuman beralkohol lebih dari 0,5 persen.
Respons Pemerintah Saat Publik Desak KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Respons Pemerintah Saat Publik Desak KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Desakan datang terkait penanganan dugaan kasus korupsi dan TPPU yang melibatkan eks Jampidsus, Febrie Adriansyah untuk diambil alih oleh KPK.
Gerindra Minta Publik Tak Terpengaruh Narasi Hubungkan Febrie dengan Prabowo

Gerindra Minta Publik Tak Terpengaruh Narasi Hubungkan Febrie dengan Prabowo

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI itu juga meminta agar pengacara Hotman Paris Hutapea tidak mengaitkan kasus hukum tersebut dengan Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Bahlil Isyaratkan Harga BBM Nonsubsidi Bakal Turun, Kapan?

Menteri Bahlil Isyaratkan Harga BBM Nonsubsidi Bakal Turun, Kapan?

Sinyal penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis nonsubsidi mulai diembuskan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. 
Menko Yusril Ihza Mahendra: KPK Belum Perlu Intervensi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Menko Yusril Ihza Mahendra: KPK Belum Perlu Intervensi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, berpandangan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum saatnya mengambil alih penanganan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. 
Denny Sumargo Komentari Video Klarifikasi Giorgio Antonio, Jawabannya Menohok!

Denny Sumargo Komentari Video Klarifikasi Giorgio Antonio, Jawabannya Menohok!

Setelah Giorgio Antonio akhirnya muncul melalui video klarifikasi di media sosial, tanggapan dari sejumlah figur publik pun bermunculan, termasuk dari Denny Sumargo.

Trending

Heboh! Ayu Ting Ting Disebut-sebut Jadi Kandidat Kuat Walikota Depok, Begini Pengakuan Sang Pedangdut

Heboh! Ayu Ting Ting Disebut-sebut Jadi Kandidat Kuat Walikota Depok, Begini Pengakuan Sang Pedangdut

Ayu Ting Ting kembali menjadi sorotan setelah mendapat pertanyaan mengenai peluang dirinya maju sebagai Wali Kota Depok pada masa mendatang.
Kemlu: Lebih dari 1.200 WNI Pulang dari Pusat Online Scam Myanmar Sejak 20 Februari-16 Juli 2026

Kemlu: Lebih dari 1.200 WNI Pulang dari Pusat Online Scam Myanmar Sejak 20 Februari-16 Juli 2026

Kemlu RI menyatakan lebih dari 1.200 warga negara Indonesia (WNI) dipulangkan dari pusat online scam.
Prabowo: Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Kita Bekerja Sangat Keras, Padat dan Cepat

Prabowo: Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Kita Bekerja Sangat Keras, Padat dan Cepat

Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan seluruh jajarannya bekerja sangat keras hingga cepat menjelang dua tahun pemerintahannya. 
Menteri Bahlil Isyaratkan Harga BBM Nonsubsidi Bakal Turun, Kapan?

Menteri Bahlil Isyaratkan Harga BBM Nonsubsidi Bakal Turun, Kapan?

Sinyal penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis nonsubsidi mulai diembuskan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. 
Menko Yusril Ihza Mahendra: KPK Belum Perlu Intervensi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Menko Yusril Ihza Mahendra: KPK Belum Perlu Intervensi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, berpandangan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum saatnya mengambil alih penanganan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. 
Gerindra Minta Publik Tak Terpengaruh Narasi Hubungkan Febrie dengan Prabowo

Gerindra Minta Publik Tak Terpengaruh Narasi Hubungkan Febrie dengan Prabowo

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI itu juga meminta agar pengacara Hotman Paris Hutapea tidak mengaitkan kasus hukum tersebut dengan Presiden Prabowo Subianto.
Denny Sumargo Komentari Video Klarifikasi Giorgio Antonio, Jawabannya Menohok!

Denny Sumargo Komentari Video Klarifikasi Giorgio Antonio, Jawabannya Menohok!

Setelah Giorgio Antonio akhirnya muncul melalui video klarifikasi di media sosial, tanggapan dari sejumlah figur publik pun bermunculan, termasuk dari Denny Sumargo.
Selengkapnya

Viral